BRIDA KALSEL-BRIN Kaji Situs Arkeologi Meratus untuk Diuji di Lab Australia

- Penulis

Rabu, 8 Juli 2026 - 21:22

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jajaran Pemprov Kalsel mengunjungi situs prasejarah Gua Liang Bangkai bagian dari kawasan Geopark Meratus di Dukuh Rejo, Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan. (Foto: HO-Pemprov Kalsel)

Jajaran Pemprov Kalsel mengunjungi situs prasejarah Gua Liang Bangkai bagian dari kawasan Geopark Meratus di Dukuh Rejo, Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan. (Foto: HO-Pemprov Kalsel)

SuarIndonesia — Badan Riset dan Inovasi Daerah (Brida) Provinsi Kalimantan Selatan menggandeng Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) mengkaji situs arkeologi kawasan Meratus, khususnya kronologis lukisan prasejarah Gua Liang Bangkai dengan rencana pengujian laboratorium di Australia.

Kepala Brida Kalsel Thaufik Hidayat di Banjarbaru, Rabu (8/7/2026), mengatakan kajian tersebut fokus pada inventarisasi, identifikasi, dan dokumentasi artefak serta tinggalan kehidupan masa lampau untuk memperkuat basis data ilmiah mengenai sejarah kawasan Geopark Meratus.

“Kami memprioritaskan uji kronologis lukisan prasejarah di Gua Liang Bangkai, Kabupaten Tanah Bumbu guna mengetahui usia artefak melalui penelitian bersama para ahli BRIN, dengan pengujian laboratorium direncanakan berlangsung di Australia,” ujarnya.

Selain Gua Liang Bangkai, Brida Kalsel juga mengkaji situs arkeologi Pulau Sirang di Kabupaten Banjar untuk memperkaya informasi mengenai jejak hunian manusia masa lampau sekaligus melengkapi inventarisasi warisan arkeologi di Kalimantan Selatan.

“Hasil penelitian diharapkan menghasilkan data yang lebih komprehensif mengenai sejarah hunian manusia dan perkembangan budaya di kawasan Meratus sebagai rujukan bagi penelitian lanjutan serta pelestarian warisan arkeologi,” kata Thaufik Hidayat, melansir dari Antara.

Di bidang kebudayaan, Brida Kalsel menyiapkan kajian inventarisasi, identifikasi, dan dokumentasi keragaman motif sasirangan di Kampung Tradisional Sasirangan Kota Banjarmasin guna memperkuat basis data warisan budaya daerah.

Baca Juga :   FESTIVAL BAMBOO RAFTING HSS Masuk Unggulan KEN 2026

Selain itu, Brida Kalsel merencanakan penelitian potensi tumbuhan penghasil pewarna alami sasirangan di Desa Balangan, Kabupaten Banjar, sebagai dasar ilmiah pemanfaatan sumber daya hayati lokal sekaligus mendukung pelestarian kain sasirangan secara berkelanjutan.

“Berbagai penelitian tersebut sebagai komitmen Brida memperkuat riset arkeologi, budaya, dan keanekaragaman hayati di Kalimantan Selatan untuk menyediakan landasan ilmiah bagi penyusunan kebijakan, pelestarian warisan daerah, dan pengembangan ilmu pengetahuan,” ujar Thaufik. (*/ut)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

GEDUNG BARU RS Bhayangkara Diresmikan Kapusdokkes Polri dan Kapolda Kalsel
TERUNGKAP ! Seorang Mahasiswa yang Tabrak Lari Tewaskan Perempuan Petugas DLH Banjarmasin
DIBONGKAR Polsek Banjarmasin Tengah Jaringan Narkotika, Sita 13 Kg Sabu dan 10 Ribu Ekstasi
PASAR BARU Blok Besi Banjarmasin Diamuk Api, Puluhan Toko Ludes
POLSEK Banjarmasin Utara Bantu Korban Kebakaran di Alalak Tengah
DUGAAN KORSLETING LISTRIK Hanguskan Tiga Rumah di Kawasan Padat Penduduk Kelayan A
“DISEMBUNYIKAN” Status Pengemudi Mobil Tabrak Lari Tewaskan Petugas DLH Banjarmasin
SUARA LEDAKAN  dan Kobaran Api di Lingkar Selatan 

Berita Terkait

Jumat, 10 Juli 2026 - 21:03

JAMPIDSUS Hormati Penyidikan Kasus Korupsi dan TPPU di Polri

Jumat, 10 Juli 2026 - 20:53

KLH Prioritaskan Pemulihan Lingkungan 3 Provinsi Rawan Karhutla

Kamis, 9 Juli 2026 - 22:54

KPK Tahan Mantan Sekjen MPR Ma’ruf Cahyono

Kamis, 9 Juli 2026 - 22:43

MENTERI ESDM: 57 Persen SPBU sudah Salurkan B50

Kamis, 9 Juli 2026 - 21:40

PENYERANG 3 Anggota Polres Katingan Ditangkap Bareskrim Polri

Rabu, 8 Juli 2026 - 21:07

HAJI 2027: Kemenhaj Usulkan Calhaj hanya Bayar Rp42,8 Juta

Selasa, 7 Juli 2026 - 23:24

BMKG: 8-12 Juli, 18 Wilayah Pesisir Berpotensi Banjir Rob Termasuk Kalbar, Kalteng, dan Kaltara

Selasa, 7 Juli 2026 - 22:37

BPIH 2027 Diusulkan Sebesar Rp107,34 Juta per Orang

Berita Terbaru

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca