TERDETEKSI 137 Hotspot di Kalteng, Kotim Paling Rawan Karhutla

- Penulis

Jumat, 10 Juli 2026 - 22:12 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas melakukan pemadaman karhutla di Tumbang Nusa, Kalimantan Tengah. (BPBD Pulang Pisau)

Petugas melakukan pemadaman karhutla di Tumbang Nusa, Kalimantan Tengah. (BPBD Pulang Pisau)

SuarIndonesia — Stasiun Meteorologi Kelas I Tjilik Riwut Palangka Raya mencatat sebanyak 137 titik panas (hotspot) tersebar di berbagai kabupaten dan kota di Kalteng berdasarkan hasil pemantauan pada Jumat (10/7/2026) siang.

Lonjakan jumlah hotspot tersebut menjadi sinyal peringatan dini bagi seluruh pihak untuk memperketat upaya pencegahan karhutla. Meski tidak seluruh titik panas menunjukkan adanya kebakaran, kondisi ini dinilai berpotensi berkembang menjadi kebakaran apabila tidak segera dilakukan pengecekan dan penanganan di lapangan.

Prakirawan Stasiun Meteorologi Kelas I Tjilik Riwut Palangka Raya, Chandra Mukti Wijaya, mengatakan pemantauan hotspot dilakukan setiap hari sebagai bagian dari sistem peringatan dini menghadapi ancaman karhutla di Kalimantan Tengah.

“Dari hasil pemantauan hari ini terdapat 137 titik panas di wilayah Kalimantan Tengah. Data ini menjadi indikator yang harus diwaspadai bersama, terutama di daerah yang jumlah hotspot-nya cukup tinggi. Kabupaten Kotawaringin Timur menjadi daerah dengan jumlah hotspot terbanyak, yakni mencapai 33 titik. Posisi berikutnya ditempati Lamandau dengan 23 titik, Pulang Pisau 19 titik, Kapuas 17 titik, dan Sukamara 13 titik,” terangnya.

Sementara itu, Gunung Mas terpantau memiliki 8 titik panas, Kotawaringin Barat 7 titik, Katingan dan Seruyan masing-masing 5 titik, Barito Timur serta Barito Utara masing-masing 2 titik, sedangkan Barito Selatan, Murung Raya, dan Kota Palangka Raya masing-masing tercatat satu titik panas.

Chandra menegaskan bahwa hotspot bukan berarti telah terjadi kebakaran. Namun, keberadaannya menjadi indikator awal yang harus segera diverifikasi oleh tim di lapangan agar tidak berkembang menjadi kebakaran hutan dan lahan yang lebih luas.

“Hotspot belum tentu menunjukkan adanya kebakaran, tetapi menjadi sinyal awal yang perlu segera ditindaklanjuti melalui pengecekan lapangan oleh instansi terkait,” ujarnya.

Di sisi lain, kondisi cuaca di Kalimantan Tengah saat ini masih didominasi kondisi cerah berawan hingga berawan. Peluang hujan ringan hingga sedang masih dapat terjadi secara lokal di sejumlah wilayah, bahkan berpotensi disertai petir dan angin kencang. Meski demikian, BMKG mengingatkan bahwa musim kemarau telah memasuki fase puncak sehingga risiko karhutla tetap tinggi.

“Kondisi cuaca memang masih memungkinkan adanya hujan di beberapa daerah. Namun masyarakat tetap harus meningkatkan kewaspadaan karena musim kemarau telah berlangsung dan potensi karhutla tetap ada,” tutur Chandra dilansir dari detikKalimantan.

BMKG mengimbau masyarakat agar tidak membuka lahan maupun membakar sampah dengan cara dibakar karena dapat memicu kebakaran yang sulit dikendalikan dan menimbulkan kabut asap yang berdampak terhadap kesehatan serta aktivitas masyarakat.

“Masyarakat diharapkan tidak melakukan pembakaran lahan untuk tujuan apa pun serta terus memantau informasi cuaca terbaru dari BMKG sebagai langkah antisipasi terhadap potensi karhutla maupun cuaca ekstrem,” tegas Chandra.

Siaga Karhutla hingga 31 Oktober

Baca Juga :   WARGA KOBAR Keluhkan Sulitnya dapat BBM

Ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Tengah terus meningkat memasuki puncak musim kemarau. Pemprov Kalimantan Tengah memperkuat status kesiapsiagaan dengan menetapkan Status Siaga Darurat Bencana Karhutla melalui Surat Keputusan Gubernur Nomor 100.3.3.1/142/2026 yang berlaku sejak 26 Mei hingga 31 Oktober 2026.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana dan Pemadam Kebakaran (BPBPK) Provinsi Kalimantan Tengah, Ahmad Toyib, mengatakan penetapan status siaga darurat juga telah dilakukan di Kabupaten Kotawaringin Timur, Kabupaten Kapuas, dan Kota Palangka Raya sebagai langkah memperkuat koordinasi penanganan kebakaran.

“Status siaga darurat menjadi dasar untuk memperkuat koordinasi, pengerahan personel, serta pelaksanaan langkah-langkah penanganan di lapangan,” ujar Toyib, Jumat (10/7/2026).

Karhutla Pulang Pisau Belum Takluk

Karhutla di Desa Tumbang Nusa, Kecamatan Jabiren Raya, Kabupaten Pulang Pisau, Kalimantan Tengah masih menjadi pekerjaan berat bagi tim gabungan. Memasuki hari kedelapan sejak pertama kali muncul pada 2 Juli 2026, api kembali membesar setelah sebelumnya sempat terkendali.


Helikopter melakukan water bombing di karhutla Tumbang Nusa, Pulang Pisau. (Foto: Istimewa)

Kondisi tersebut memaksa pemerintah mengerahkan dua unit helikopter untuk melakukan operasi water bombing guna menekan penyebaran api di kawasan lahan gambut yang sulit dipadamkan.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Pulang Pisau, Herman Wibowo, mengatakan bantuan helikopter didatangkan setelah BPBD Pulang Pisau berkoordinasi dengan BPBD Provinsi Kalimantan Tengah dan BNPB.

“Memasuki hari kedelapan, kebakaran di Desa Tumbang Nusa mendapatkan bantuan dua unit helikopter untuk melakukan water bombing di lokasi kebakaran,” ujar Herman Wibowo, Jumat (10/7/2026).

Menurutnya, pada hari keenam titik api sebenarnya hampir berhasil dipadamkan. Namun cuaca yang sangat panas disertai embusan angin kencang membuat bara api kembali hidup dan menyebar pada hari berikutnya.

“Kondisi cuaca menjadi tantangan terbesar. Api yang sempat padam kembali menyala sehingga kami segera mengajukan bantuan operasi pemadaman melalui udara agar kebakaran tidak semakin meluas,” katanya.

Dua helikopter milik PT Aviasindo Global Trans OPS.PLY/N 814 AR kemudian diterjunkan untuk mengguyur titik-titik api dari udara. Upaya ini diharapkan mampu mempercepat proses pemadaman sekaligus melindungi kawasan sekitar dari ancaman kebakaran yang lebih besar.

Alhamdulillah, setelah berkoordinasi dengan BPBD Provinsi Kalteng dan BNPB, dua hari ini dua helikopter telah melakukan water bombing. Harapan kami api segera padam sehingga kebakaran tidak terus meluas,” tambah Herman. (*/ut)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

DISEBUTKAN Penyebab Karhutla di Kalsel karena Aktivitas Manusia
DITINDAK TEGAS Kementerian LH Puluhan Perusahaan Pembakar Hutan
ENAM RUMAH dan Tiga Motor di Prona IV Diamuk Api
PRESIDEN Prabowo Pastikan Perkuat Pengendalian Karhutla di Kalteng
314 NAKES-Logistik Dikirim ke Provinsi Terdampak Karhutla
PERKUAT Ikhtiar Hadapi Kemarau Melalui Salat Istisqa
DANREM !01/Ant Bersama KASAL dan Gubernur Padamkan Karhutla di Guntung Damar
WAMENKO PANGAN Bersama Dankodaeral XIII dan Kapolda Kalsel Cek Langsung Posko Tegal Arum

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 19:10

DISEBUTKAN Penyebab Karhutla di Kalsel karena Aktivitas Manusia

Senin, 24 Agustus 2026 - 19:03

DITINDAK TEGAS Kementerian LH Puluhan Perusahaan Pembakar Hutan

Senin, 24 Agustus 2026 - 01:11

PRIA MABUK Aniaya Perempuan dengan Botol

Minggu, 23 Agustus 2026 - 23:19

BNPB Perkuat OMC-Armada Pemadaman Karhutla Kalimantan

Minggu, 23 Agustus 2026 - 22:57

314 NAKES-Logistik Dikirim ke Provinsi Terdampak Karhutla

Minggu, 23 Agustus 2026 - 22:41

SEJUMLAH Menteri Ditunjuk Tangani Karhutla per Wilayah

Minggu, 23 Agustus 2026 - 22:13

PERKUAT Ikhtiar Hadapi Kemarau Melalui Salat Istisqa

Minggu, 23 Agustus 2026 - 22:11

DANREM !01/Ant Bersama KASAL dan Gubernur Padamkan Karhutla di Guntung Damar

Berita Terbaru

Rumah di Jalan Prona IV Gang Ridha RT 35 RW 02 Banjarmasin Selatan, yang terbakar,, Senin (24/8/2026) subuh. (SuarIndonesia/DO)

Headline

ENAM RUMAH dan Tiga Motor di Prona IV Diamuk Api

Senin, 24 Agu 2026 - 14:00

Nasional

PRIA MABUK Aniaya Perempuan dengan Botol

Senin, 24 Agu 2026 - 01:11

Personel Yonif TP 882/Hulubalang melakukan pembasahan untuk mencegah api kembali menyala di lokasi kebakaran lahan gambut di Desa Arang Limbung, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat, Minggu (23/8/2026). (Foto: Antara/Jessica Wuysang)

Nasional

BNPB Perkuat OMC-Armada Pemadaman Karhutla Kalimantan

Minggu, 23 Agu 2026 - 23:19

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca