BRI TEGASKAN KOMITMEN Zero Tolerance Terhadap Fraud di Seluruh Lini Operasional

- Penulis

Jumat, 17 Oktober 2025 - 18:47

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk menegaskan komitmennya terhadap penerapan prinsip zero tolerance to fraud dan tata kelola perusahaan yang baik (Good Corporate Governance/GCG) di seluruh lini operasionalnya.

Hal ini disampaikan menyusul pemberitaan mengenai Eks oknum BRI dalam kasus dugaan korupsi di BRI Unit Senakin, Batulicin.

“Kasus tersebut diketahui merupakan hasil pengungkapan internal BRI melalui Kantor Cabang Batulicin,” kata Pemimpin Cabang BRI Batulicin, Galilea Prima Khristianto, dalam penyataannya diterima,  Jumat (17/10/2025).

Ia  menjelaskan bahwa pengungkapan ini merupakan bagian dari langkah tegas BRI dalam menegakkan integritas dan memastikan seluruh proses bisnis berjalan sesuai ketentuan.

“BRI secara konsisten menerapkan prinsip zero tolerance to fraud di lingkungan kerja. Kami tidak mentolerir setiap tindakan yang berpotensi merugikan perusahaan maupun nasabah,” tegas Galilea.

Sebagai tindak lanjut, BRI telah memberikan sanksi tegas berupa Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) kepada oknum pekerja yang terlibat, sekaligus menyerahkan sepenuhnya proses hukum kepada pihak berwenang.

Baca Juga :   SMAN BANUA Kalsel Bertranformasi Menjadi Sekolah Garuda

Lebih lanjut, BRI menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada JPU Banjarmasin dan aparat penegak hukum lainnya yang telah memproses laporan BRI dengan cepat, profesional, dan sesuai peraturan perundang-undangan.

“Kami mendukung penuh langkah kejaksaan dan berharap penanganan kasus ini dapat memberikan efek jera serta menjadi pembelajaran bersama untuk memperkuat budaya integritas di sektor perbankan,” tambah Galilea.

Sebagai salah satu bank terbesar di Indonesia, katanya, BRI terus berkomitmen menjaga kepercayaan publik dengan memperkuat sistem pengendalian internal, menerapkan prinsip kehati-hatian (prudential banking), serta menegakkan nilai-nilai Good Corporate Governance (GCG) dalam setiap kegiatan usaha. (*/ZI)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

SNBT 2026: 256.369 Peserta Lulus
PUNCAK HAJI: Pemerintah Siagakan Pos Kesehatan di Arafah dan Mina
KASUS Eks Bupati Kukar Berlanjut, Pejabat Kemenkeu Dipanggil KPK Jadi Saksi
DUA GADIS Asal Medan Diamankan, Diduga akan Dijual ke China
KASUS K3: JPU Tuntut Eks Wamenaker Noel 5 Tahun Penjara
DIGAGALKAN Pelarian Pecatan Polisi
KEMENSOS Evaluasi Ratusan Penerima Bansos di Banjarmasin
KEMENHUT Tahan Tersangka Penyelundup 3 Ton Sisik Trenggiling

Berita Terkait

Senin, 25 Mei 2026 - 23:16

KASUS Eks Bupati Kukar Berlanjut, Pejabat Kemenkeu Dipanggil KPK Jadi Saksi

Senin, 25 Mei 2026 - 23:09

DUA GADIS Asal Medan Diamankan, Diduga akan Dijual ke China

Senin, 25 Mei 2026 - 23:02

KASUS K3: JPU Tuntut Eks Wamenaker Noel 5 Tahun Penjara

Senin, 25 Mei 2026 - 22:48

DUA IKON Daerah di Kalteng Ditetapkan jadi Kawasan Berbasis KI

Senin, 25 Mei 2026 - 14:44

AKSI SADIS Seorang Paman Habisi Bocah Ponakannya hingga Bacok Ibu Korban dan Warga

Minggu, 24 Mei 2026 - 21:50

LAHAN JADI TAMBANG, Warga Adat Barut Ajukan Banding ke PTUN-MA

Minggu, 24 Mei 2026 - 21:42

PECATAN Polisi Bawa Kabur Mobil

Minggu, 24 Mei 2026 - 21:33

3 PROVINSI di Kalimantan Rawan Karhutla

Berita Terbaru

Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto (tengah) dan Ketua Umum Tim Penanggung Jawab Panitia SNPMB Tahun 2026 Eduart Wolok (kiri) dalam konferensi pers di Jakarta, Senin (25/5/2026). (Foto: Antara/Sean Filo M)

Headline

SNBT 2026: 256.369 Peserta Lulus

Selasa, 26 Mei 2026 - 00:28

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca