SuarIndonesia — Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat luas panen padi di Provinsi Kalimantan Selatan meningkat 17,97 persen dari sekitar 246.060 pada 2024 menjadi 290.330 hektare pada akhir 2025.
Kepala BPS Kalsel Mukhamad Mukhanif di Banjarbaru, Senin (9/2/2026) mengatakan, data yang dirilis pada Februari 2026 itu merupakan hasil Kerangka Sampel Area (KSA) Padi per Desember 2025.
“Peningkatan luas panen tersebut mencerminkan aktivitas budidaya padi di daerah yang berlangsung lebih optimal dalam satu tahun terakhir,” dikutip AntaraNews dari laporan BPS Kalsel.
Mukhanif menyebutkan, luas panen padi yang meningkat menunjukkan kapasitas produksi padi di Kalimantan Selatan tetap terjaga dan cenderung menguat dibandingkan tahun sebelumnya.
Ia menjelaskan, kenaikan luas panen tersebut terjadi hampir di seluruh periode pengamatan 2025, dengan peningkatan paling menonjol pada Subround III (September-Desember 2025). Pada periode tersebut, luas panen padi tercatat sekitar 130,90 ribu hektare, atau meningkat 40,61 persen dibandingkan Subround III 2024.
Menurut dia, peningkatan luas panen pada paruh kedua tahun itu memberikan kontribusi besar terhadap capaian luas panen kumulatif tahunan, sekaligus menjadi faktor penting dalam mendorong peningkatan produksi padi.
Sejalan dengan bertambahnya luas panen, produksi padi di Kalimantan Selatan sepanjang 2025 tercatat mencapai sekitar 1,17 juta ton gabah kering giling (GKG), atau meningkat 14,55 persen dibandingkan produksi 2024. Dari produksi padi tersebut, BPS mencatat produksi beras daerah pada 2025 mencapai sekitar 697,79 ribu ton.
Ia menuturkan, data KSA Padi digunakan sebagai rujukan utama dalam memantau perkembangan luas panen dan produksi padi secara periodik, sekaligus menjadi dasar evaluasi kebijakan sektor pertanian dan ketahanan pangan di daerah.
“Informasi ini penting untuk melihat dinamika sektor pertanian secara menyeluruh serta mendukung perencanaan pembangunan pertanian dan ketahanan pangan di Kalimantan Selatan,” ujar Mukhanif. (*/ut)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















