BPJN Wilayah XI Banjarmasin Diingatkan Agar Selektif Memilih Kontraktor

- Penulis

Kamis, 23 Desember 2021 - 20:28

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia – Balai Jalan Pelaksana Nasional (BPJN) wilayah XI Banjarmasin, agar selektif dalam memilih kontraktor.

Terlebih saat ini pengerjaan jalan di daerah liang anggang dan Bati Bati Tanah laut masih menjadi sorotan, karena belum terselesaikan.

“Kita mengingatkan pada balai jalan, meski pemilihan kontraktor lewat online namun juga harus diperhatikan dan lebih selektif, dalam menentukan pemenang tender proyek tersebut,” kata Wakil Ketua DPRD Provinsi Kalimantan Selatan Muhammad Syaripuddin kepada awak media, Kamis (23/12/2021)

Menurut Bang Dhin sapaan akrabnya, keterlambatan penyelesaian proyek infrastruktur, yang pekerjaannya berjalan dengan lamban ini, sehingga imbasnya merugikan masyarakat dan perekonomian di daerah.

“Balai Jalan dapat menindak tegas, kendati ada ketentuan membayar denda oleh pemenang proyek,” katanya.

Dirinya juga meingatkan pembayaran denda terhitung sampai pengerjaan proyek selesai, oleh karena itu semua pihak yang terlibat harus bertanggung jawab atas keterlambatan penyelesaian pekerjaan.

“Ini menyangkut kenyamanan masyarakat dalam beraktivitas dan harus diingat lagi sehubungan dengan akhir tahun 2021, maka seluruh pembayaran dilakukan pada pertengahan bulan Desember.

“Inikan sudah lewat, berarti ada perhitungan yang harus dibayarkan, akan tetapi diperiksa, apakah nantinya terdapat unsur kesengajaan atau tidak,” sarannya.

Bang Dhin juga menekankan kepada pihak Balai Jalan untuk mencari jalan alternatif, sehingga masyarakat tidak mengalami kendala untuk aktifitas sehari-hari.

“Masyarakat yang mengalami kerugian, baik material, waktu dan lain sebagainya,” ujarnya.

Rehabilitasi pengerjaan jalan tersebut dibiayai dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), menurut informasi jalan Simpang Liang Anggang sampai Batas Kabupaten Tanah Laut sepanjang 3,52 km dengan nilai Rp 42,7 miliar.

Baca Juga :   REKRUTMEN PPIH Tahun 2025, Kalsel Dapat Kuota 24 Orang

Sedangkan jalan Batas Kota Pelaihari sampai pertigaan Bati Bati mencapai 2,7 km senilai Rp 32,9 miliar.

Selain itu Bang dhin menambahkan, terkait berbagai proyek perbaikan infrastruktur atau gedung dan lainnya, dirinya menekankan pada panitia agar lebih selektif dalam memilih kontraktor,

“baik itu proyek dari APBN atau APBD panitia mencari orang yang berkompeten dalam melaksanakan pengerjaan, kita tidak ingin kedepannya terjadi lagi, seperti halnya jalan di liang anggang dan Bati bati Tanah laut saat ini,” harapnya

Informasi yang diperoleh, pengerjaan jalan tersebut dikerjakan kontraktor dari Malang Jawa Timur, yakni PT Anugerah Karya Agra Sentosa (AKAS) beralamat jalan Besar Ijen dan PT Nugroho Lestari Jalan Ciliwung

Seperti diberitakan sebelumnya Ketua Komisi III DPRD Kalsel Sahrujani menjelaskan, terkait pengerjaan jalan tersebut, pihaknya mendapat informasi dari pihak balai bahwa benar kontraktornya dari luar.

“Informasi dari balai, Pola pengerjaan jalan tersebut, tidak sesuai dengan kondisi dilapangan, menyusul cuaca tidak mendukung,” ujarnya.

Menurut Sahrujani, pihaknya sempat bertindak tegas, kenapa pengerjaan jalan tersebut dilakukan kontraktor luar yang tak mengetahui medan.

“Katanya, karena kontraktor tersebut telah melalui lelang terbuka,”katanya (HM)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

DIGAGALKAN PASOKAN 6.726 Butir Ekstasi di Kalsel dari Jaringan Fredy Pratama
MEMICU KONTROVERSI Rencana HUT RSUD Ulin Digelar di Jakarta
DIGREBEK MENTERI LH, Hanif Faisol Dua Pasar di Martapura Kabupaten Banjar
KORBAN TENGGELAM Mengenakan Pakaian Ayahnya, Terseret Radius 10 Kilometer dari Lokasi Awal Kampung Sasirangan
JASAD REMAJA Tenggelam di Sungai Martapura Ditemukan
HARI JADI ke-27 Banjarbaru, Ketua DPRD Kalsel Ajak Perkuat Sinergi
KETUA DPRD Kalsel Dorong Sinergi BPK dan Stakeholder demi Percepatan Pembangunan
GADIS di Martapura Ditemukan Tewas, dalam Mulutnya Ada Sikat Cuci Baju

Berita Terkait

Selasa, 21 April 2026 - 21:31

HARI PERTAMA UTBK-SNBT, Ditemukan Sejumlah Praktik Curang

Senin, 20 April 2026 - 18:24

DIGREBEK MENTERI LH, Hanif Faisol Dua Pasar di Martapura Kabupaten Banjar

Minggu, 19 April 2026 - 00:21

TIM SAR Gabungan Masih “Berjibaku” Pencarian Remaja Tenggelam di Sungai Martapura

Jumat, 17 April 2026 - 21:52

4 KORBAN Heli PK-CFX Teridentifikasi, Sisanya Tunggu Data Keluarga

Jumat, 17 April 2026 - 20:09

PRESIDEN Terbitkan Tiga Regulasi Perkuat Ketahanan Pangan Nasional

Kamis, 16 April 2026 - 20:51

KEJAGUNG Tetapkan Ketua Ombudsman Hery Susanto Tersangka Korupsi Nikel

Kamis, 16 April 2026 - 20:41

TANGANI KBGO, Kemkomdigi Ketatkan Pengawasan Platform Digital

Kamis, 16 April 2026 - 19:45

LULUSAN SR Dijanjikan Beasiwa dan Peluang Kerja

Berita Terbaru

Massa aksi 21 April tiba di Kantor Gubernur Kaltim. (Foto: detikKalimantan/Riani Rahayu)

Headline

GUBERNUR Rudy Mas’ud Didesak Mundur!

Selasa, 21 Apr 2026 - 22:21

Kendaraan yang digunakan untuk uji jalan B50 yang terparkir di Stasiun Blending dan Pengisian Bahan Bakar Uji Jalan B50 Lembang, Jawa Barat, Selasa (21/4/2026). (Antara/Putu I Savitri)

Bisnis

MULAI Juli, B50 Diterapkan Serentak untuk Semua Sektor

Selasa, 21 Apr 2026 - 21:37

Ketua Umum Tim SNPMB 2026 Eduart Wolok (kanan) dan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto (kiri) saat meninjau pelaksanaan Ujian Tulis Berbasis Komputer Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (UTBK-SNBT) hari pertama di Universitas Negeri Jakarta (UNJ), Selasa (21/4/2026). (UNJ)

Nasional

HARI PERTAMA UTBK-SNBT, Ditemukan Sejumlah Praktik Curang

Selasa, 21 Apr 2026 - 21:31

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca