BNPB Uji Kompetensi Tenaga Penanggulangan Bencana di Kalsel

- Penulis

Senin, 24 Juni 2024 - 23:14

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pusdiklat Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) di sela pelaksanaan uji kompetensi tenaga penanggulangan bencana BPBD Kalsel di Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Senin (24/6/2024). [ANTARA/Tumpal Andani A]

Pusdiklat Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) di sela pelaksanaan uji kompetensi tenaga penanggulangan bencana BPBD Kalsel di Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Senin (24/6/2024). [ANTARA/Tumpal Andani A]

SuarIndonesia — Pusat Pendidikan dan Pelatihan (Pusdiklat) Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaksanakan uji kompetensi terhadap puluhan tenaga penanggulangan bencana di Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel).

“Hari ini kami dari BNPB melakukan uji kompetensi tenaga penanggulangan bencana yang sebelumnya sudah menjalani tahapan pelatihan dan pembekalan yang diberikan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kalsel,” kata Tim Asesor Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Pusdiklat BNPB Bayu Pradana di sela kegiatan sertifikasi kompetensi LSP PB BNPB di Banjarbaru, Senin (24/6/2024).

Dia menyebutkan sertifikasi profesi untuk menguji kemampuan personel dalam hal penanggulangan bencana, kemampuan dan pengalaman diuji untuk memastikan sumber daya manusia (SDM) BPBD Kalsel memenuhi kriteria sebagai tenaga penanggulangan bencana.

“Jika memenuhi seluruh persyaratan dan layak, kita berikan sertifikasi kompeten. Namun kita uji terlebih dahulu,” ujarnya dikutip dari AntaraNews.

Bayu menjelaskan untuk memenuhi kriteria kompeten, ada tiga hal utama yang harus diperhatikan, yakni pemahaman secara teori sebelum melakukan tugas penanggulangan bencana, selanjutnya apakah mampu untuk mempraktekkan ilmu teori di lapangan saat sebelum bencana, saat bencana, dan setelah terjadinya bencana.

Kemudian, yang ketiga adalah sikap ketika menghadapi kondisi bencana, masalah, dan kondisi kesulitan di lapangan, apakah mampu mencari solusi untuk keluar dari permasalahan.

Menurut Bayu, meskipun tenaga penanggulangan bencana itu telah memiliki berbagai pengalaman di lapangan baik secara teori maupun praktek, namun harus mengikuti sertifikasi sebagaimana standar operasional pekerjaan yang ditetapkan suatu organisasi.

Baca Juga :   BANK INDONESIA Hidupkan Semangat Pahlawan Dalam Lembaran Rupiah

Ia mengungkapkan dampak positif tahapan sertifikasi, ketika terjadi bencana maka koordinator di lapangan akan lebih mudah menggerakkan tenaga penanggulangan bencana karena sudah terdata kompetensi masing-masing sesuai sertifikasi yang diberikan BNPB.

Oleh karena itu, Bayu menilai sertifikasi ini sangat penting karena berdampak terhadap tercapainya SDM yang unggul dan tangguh bencana.

Di samping itu, dia mengatakan sertifikasi penanggulangan bencana tidak hanya bagi lembaga pemerintah. BNPB juga membuka peluang sertifikasi bagi lembaga non-pemerintah seperti dunia usaha, perusahaan swasta, akademisi, relawan, dan masyarakat umum.

“Kami membuka seluas-luasnya kepada masyarakat yang ingin mengajukan sertifikasi profesi sesuai dengan kemampuan dan latar belakang keilmuan, pengalaman di lapangan akan dicek dan diuji apakah mereka menguasai atau tidak,” ujar Bayu.

Sementara itu, Kepala BPBD Kalsel Raden Suria Fadliansyah mengatakan uji kompetensi ini sebagai upaya memperkuat SDM yang tangguh bencana dengan cara meningkatkan kapasitas dan kemampuan yang mumpuni sesuai dengan kriteria yang dimiliki BNPB.

Menurut dia, uji kompetensi ini sebagai uji teori terhadap kemampuan praktek di lapangan yang dimiliki SDM BPBD Kalsel.

“Meskipun secara praktek di lapangan sudah mumpuni, tetapi secara teori harus dibenahi karena berdampak pada hasil akhir nanti di lapangan. Sehingga nantinya juga korban bencana yang ditolong terjamin keselamatannya,” tutur Suria. [*/UT]

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

PIMPIN PERBAKIN KALSEL; Rais Ruhayat Targetkan Kebangkitan Prestasi
TERBAKAR-AMBRUK Kios Pedagang Bawang dan Sembako di Pasar Baru Banjarmasin
TARIF LISTRIK Tiba-tiba ‘Menyengat” jadi Ramai Perbincangan-Dikeluhkan
TUAN GURU APRESIASI Pengungkapan Pembunuhan Terhadap Ustazah, Meski Tinggalkan Kesedihan Mendalam
AKSI UDARA Spektakuler Aerosport Modeling Indonesia dI HSU
TERUNGKAP MOTIF Pembunuhan Seorang Ustazah di Banjarbaru
JASAD ABK Camara Nusantara 6 Ditemukan Mengapung
PERDA Perlindungan Anak dan Toleransi Disosialisasikan Desy Oktavia
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 1 Mei 2026 - 21:58

SAR GABUNGAN Temukan Nelayan Terseret Arus di Muara Badak

Senin, 27 April 2026 - 15:54

TIM EKSPEDISI RUPIAN Kalimantan 2026 Dilepas Dankodaeral XIII Bersama KPW BI Kalsel

Minggu, 26 April 2026 - 22:22

KALTIM Berpotensi Karhutla Seiring Terdeteksi 151 Titik Panas

Selasa, 21 April 2026 - 22:21

GUBERNUR Rudy Mas’ud Didesak Mundur!

Rabu, 15 April 2026 - 21:51

MANTAN Kadistamben Kukar Ditahan Terkait Dugaan Korupsi Rp500 M

Senin, 13 April 2026 - 23:56

TIGA POTONGAN Jari dalam Toples, Identitas Masih Misteri!

Minggu, 12 April 2026 - 22:29

5 PROVINSI dengan Korban PHK Paling Banyak, Diantaranya Kalsel dan Kaltim

Minggu, 12 April 2026 - 02:04

RIBUAN ALUMNI Angkatan 1979-2022 Bersatu dalam Pertemuan IKA FISIP ULM

Berita Terbaru

Tim bulu tangkis Korea Selatan berpose setelah menghempaskan tim China 3-1 di Uber Cup 2026. Negeri Ginseng membawa pulang trofi dari kesuksesan tim putrinya. (Foto: Badminton Korea Association)

Olahraga

KOREA SELATAN Juara Uber Cup 2026

Minggu, 3 Mei 2026 - 21:40

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca