BNN RI Cegah Peredaran Narkoba di Perbatasan Kalbar-Malaysia

- Penulis

Kamis, 14 Agustus 2025 - 20:40

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Komjen Pol Marthinus Hukom (tengah) didampingi Kepala BNN Provinsi Kalbar Brigjen Pol Totok Lisdiarto (kanan) dan Bupati Sambas Satono (kiri) memberikan keterangan pers usai peresmian Kantor BNN Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat, Rabu (13/8/2025). (ANTARA/HO-Jessica Helena Wuysang)

Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Komjen Pol Marthinus Hukom (tengah) didampingi Kepala BNN Provinsi Kalbar Brigjen Pol Totok Lisdiarto (kanan) dan Bupati Sambas Satono (kiri) memberikan keterangan pers usai peresmian Kantor BNN Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat, Rabu (13/8/2025). (ANTARA/HO-Jessica Helena Wuysang)

SuarIndonesia — Badan Narkotika Nasional (BNN) Republik Indonesia memperkuat pencegahan peredaran narkoba di kawasan perbatasan Kalimantan Barat dengan negara tetangga Malaysia melalui pembukaan Kantor BNN Kabupaten (BNNK) Sambas.

“Pembukaan Kantor BNNK Sambas ini sebagai langkah strategis memperkuat upaya pencegahan dan pemberantasan narkoba di wilayah perbatasan Indonesia-Malaysia,” kata Kepala BNN RI, Marthinus Hukom, di Pontianak, Kamis (14/8/2025).

Dia mengatakan kehadiran BNNK Sambas merupakan bukti komitmen pemerintah dalam menangkal peredaran gelap narkoba di daerah yang memiliki kerawanan tinggi karena letaknya yang berbatasan langsung dengan negara tetangga.

“Komitmen dari masyarakat melalui Bupati Sambas untuk ikut terlibat secara aktif dalam pencegahan dan pemberantasan narkoba sangat diperlukan. Dengan dibangunnya kantor BNNK ini, pemerintah membuktikan bahwa Kabupaten Sambas dapat terus bersinergi untuk melawan penyebaran narkoba,” tutur Marthinus dilansir dari ANTARANews.

Ia menegaskan bahwa keberadaan BNNK menjadi wujud nyata hadirnya negara untuk menjawab keresahan masyarakat. Menurutnya, desa harus menjadi basis utama dalam membangun kesadaran dan ketahanan moral warga dari ancaman narkoba.

“Informasi terkait dampak negatif penyalahgunaan narkoba masih minim diketahui masyarakat. Karena itu, desa-desa harus dibersihkan dari narkoba. Kepala BNNK yang baru harus mampu memetakan wilayah rawan dan menekankan pelayanan, penyuluhan, rehabilitasi, serta intervensi kesadaran masyarakat, bukan hanya penegakan hukum,” katanya.

Baca Juga :   DIUNGKAP Polda Kalsel 17 Kasus Narkoba dengan Barang Bukti Senilai 17,4 Miliar

Bupati Sambas, Satono, mengapresiasi langkah pemerintah meresmikan BNNK di wilayahnya. Ia menyebut masyarakat Sambas telah menantikan kehadiran lembaga ini selama lebih dari 20 tahun.

“Hari ini pemerintah menunjukkan bahwa negara benar-benar hadir di daerah perbatasan untuk memerangi narkotika. Ini adalah langkah awal untuk menyelamatkan anak bangsa di perbatasan dan membentuk generasi yang tangguh dan kokoh,” tuturnya.

Ia berharap peresmian ini menjadi awal dari upaya menyeluruh untuk melindungi masyarakat dari ancaman penyalahgunaan narkoba, dimulai dari desa-desa yang menjadi garda terdepan perlawanan terhadap peredaran gelap narkotika.

BNNK Sambas akan memperkuat koordinasi dengan pemerintah daerah, aparat penegak hukum, tokoh masyarakat, dan lembaga pendidikan untuk menjalankan strategi pencegahan yang komprehensif, sekaligus meningkatkan pengawasan di jalur-jalur perlintasan perbatasan. (*/ut)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

FEBRIE Adriansyah Ditahan Kejagung!
SH, Nenek 70 Tahun Diduga Edarkan Sabu
POLRI: Bhabinkamtibmas tidak Berwenang Pungut Pajak
KUNTADI Dilantik jadi Jampidsus
DPRD KALSEL Dorong Program Rumah Layak Huni, Ribuan Unit BSPS Disiapkan 2026
BUKA SUARA ! Pelapor Babe Aldo Merasa Terzalimi hingga Ranah Pribadi dan Apresiasi Polda Kalsel
PEKAN DEPAN Finalisasi Perpres Ojol Rampung
NANIK S Deyang Diminta jadi Dewan Pengawas BGN

Berita Terkait

Sabtu, 25 Juli 2026 - 00:30

FEBRIE Adriansyah Ditahan Kejagung!

Jumat, 24 Juli 2026 - 20:48

PENANGANAN Karhutla Dilakukan Cepat dan Responsif

Jumat, 24 Juli 2026 - 20:37

POLRI: Bhabinkamtibmas tidak Berwenang Pungut Pajak

Jumat, 24 Juli 2026 - 20:29

KUNTADI Dilantik jadi Jampidsus

Jumat, 24 Juli 2026 - 16:34

BUKA SUARA ! Pelapor Babe Aldo Merasa Terzalimi hingga Ranah Pribadi dan Apresiasi Polda Kalsel

Kamis, 23 Juli 2026 - 22:31

DIUSULKAN Kewarganegaraan Ganda Terbatas bagi Talenta

Kamis, 23 Juli 2026 - 22:02

DITETAPKAN TERSANGKA Delapan Pembakar Lahan

Kamis, 23 Juli 2026 - 18:23

KABID HUMAS : Penahanan Babeh Aldo Guna Proses Penyidikan, Begini Reaksi Tim Kuasa Hukum Tersangka

Berita Terbaru

Kab. Banjar

KOBARAN API Ludeskan Delapan Rumah, Empat Warga Terluka

Sabtu, 25 Jul 2026 - 21:52

Kalsel

DIRESMIKAN Pos Bakamla Zona Tengah Banjarmasin

Sabtu, 25 Jul 2026 - 16:38

Febrie Adriansyah. (detikcom/Rumondang Naibaho)

Hukum

FEBRIE Adriansyah Ditahan Kejagung!

Sabtu, 25 Jul 2026 - 00:30

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca