SuarIndonesia – Bertambah, jemaah haji Debarkasi Banjarmasin yang wafat di Mekkah.
Sebelumnya hanya lima orang, kini menjadi 6 orang. Terbaru jemaah yang meninggal berasal dari Kabupaten Kotabaru.
Almarhum merupakan jemaah haji tertua yang tergabung dalam Kloter 11.
Ia mengembuskan napas terakhir sekitar pukul 10.24 waktu Arab Saudi (WAS) di Hotel Sofwat Al Shouruq, Makkah, saat akan dirujuk ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut.
“Innalillahi wa inna ilaihi raji’un. Kepergian almarhum adalah pengingat bagi kita semua akan fana-nya dunia dan kemuliaan wafat dalam keadaan ibadah.
Semoga Allah SWT menerima amal ibadah beliau dan menempatkannya di sisi terbaik-Nya,” ucap Ketua PPIH Embarkasi Banjarmasin, Muhammad Tambrin.
Dengan demikian, hingga saat ini total jemaah haji Embarkasi Banjarmasin yang wafat di Tanah Suci ada enam orang.
Pertama Acil Suhud Yusuf. Berusia 81 tahun, almarhumah merupakan jemaah asal Tabalong dan tergabung dalam Kloter BDJ-04.
Kedua, Ardiansyah Arjan Asmuni. Wafat di usia 63 tahun, jemaah ini berasal dari Hulu Sungai Tengah dan tergabung di Kloter BDJ-12.
Ketiga, Hartati Anang Saal (49) berasal dari Pulang Pisau.
Almarhumah tergagabung di Kloter BDJ-06.
Keempat, Adnan Hadri (79) dan tergabung dalam Kloter BDJ-03, alrmahum merupakan jemaah asal Kapuas.
Lima, Mujianto Sutomo (65). Jemaah ini juga tergabung di Kloter BDJ-03 dan berasal dari Kotawaringin Barat. Terakhir, Mustafa Sahamma Putang.
Muhammad Tambrin mendoakan semua jemaah Embarkasi Banjarmasin asal Kalsel mendapatkan haji yang mabrur.
Termasuk jemaah yang wafat di Tanah Suci.
“Mereka yang wafat saat melaksanakan ibadah, adalah syuhada haji.
Semoga dikumpulkan bersama Rasulullah di akhirat nanti,” doanya.
Sebelumnya dua kloter jemaah haji Debarkasi Banjarmasin telah tiba di Banua.
Masing-masing dengan jumlah 423 dan 421 orang. Termasuk petugas pendamping.(RW)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















