Berkas Habib Bahar Dilimpahkan ke Kejari Cibinong

- Penulis

Senin, 4 Februari 2019 - 21:20 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suarindonesia – Berkas perkara dugaan penganiayaan yang dilakukan penceramah Bahar bin Smith telah dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri Cibinong, Jawa Barat, Senin (4/2). Bahar Bin Smith diketahui masih ditahan di rumah tahanan Mapolda Jawa Barat dalam dugaan kasus penganiayaan terhadap santrinya pada Desember 2018.

“Jadi hari ini, kasus yang dilakukan oleh HBS (Habib Bahar Bin Smith) bersama rekan-rekan tersangka lainnya, yang ditangani oleh Polres Bogor dan Ditreskrimum Polda Jabar, saat ini berkas perkaranya serta barang buktinya sudah dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri Cibinong, Bogor,” kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Barat Komisaris Besar Trunoyudo Wisnu Andiko kepada CNNIndonesia.com, Senin (4/2).

Diketahui sebelumnya pada pelimpahan berkas tahap pertama, Januari lalu, berkas tersebut dinyatakan belum lengkap dan dikembalikan kepada penyidik.

“Telah dinyatakan P21 per tanggal hari ini 4 Februari 2019. Tahap sudah sampai ke penuntut umum. Penyidikan sudah dinyatakan lengkap,” ujarnya.

Trunoyudo mengatakan pasal yang menjerat Habib Bahar Bin Smith bersama tersangka lainnya adalah Pasal 170 KUHP, Pasal 351 KUHP, Pasal 333 KUHP, Pasal 55 Ayat (1) KUHP dan Pasal 80 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang perubahan atas UU Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.

Baca Juga :   MASYARAKAT Adat Suku Balik Uji Materiil UU IKN ke MK

“Dengan ancaman pidana maksimal di atas 5 tahun penjara,” terangnya.

Bahar ditetapkan menjadi tersangka kasus penganiayaan terhadap dua remaja berinisial MHU (17) dan ABJ (18) di Pesantren Tajul Alawiyyin di Pabuaran, Kecamatan Kemang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat pada Sabtu (1/12).

Sementara di kasus yang berbeda, Direktorat Tindak Pidana Umum Bareskrim juga menetapkan Bahar sebagai tersangka atas dugaan pelanggaran Pasal 4 huruf b angka 2 Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2008 tentang Penghapusan Diskriminasi Ras dan Etnis.

Dugaan pidana itu diduga dilakukan Bahar saat ceramah di peringatan Maulid Nabi di Palembang, Sumatera Selatan pada 8 Januari 2017 silam. Nama Bahar Smith mendadak viralusai dalam ceramahnya di Palembang itu menyebut Presiden Jokowi mirip seorang banci.(CNNIndonesia/RA)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

PEMBUNUHAN Terhadap Ijay Seorang Nelayan, 26 Adegan Diperagakan
KASUS KORUPSI TAMBANG: Samin Tan Jalani Sidang Perdana Pekan Depan
KORBAN KARHUTLA: Ditolak MK! Gugatan 4 Warga Palangka Raya
DUA KORPORASI TERSANGKA Karhutla Kalbar dan Kalteng, termasuk Satu PMA
GAGALKAN PENYELUNDUPAN Kendaraan Lintas Pulau, Hasil Sinergi Denpom Lanal dengan Polsek KPL Banjarmasin
KPK PERIKSA BS, Ipar Eks Kepala BNPB
SATPAM Bank Kalsel Diduga Tilep Tabungan Pendidikan Anak Nasabah Rp1,2 Miliar
OPERASI PATUH 2026: Fokus Tertibkan Lawan Arus di Titik Rawan

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 15:54

AMUK API di Kawasan Pasar Baru Banjarmasin Lalap Dua Kios, Diduga Akibat Korsleting Listrik

Selasa, 3 November 2026 - 15:42

PEMBUNUHAN Terhadap Ijay Seorang Nelayan, 26 Adegan Diperagakan

Selasa, 3 November 2026 - 01:16

CUACA EKSTREM, Porak-poranda hingga Kabel Listrik Putus

Selasa, 3 November 2026 - 01:11

RATUSAN ASN se Kalsel Penguatan Pertahanan Negara

Senin, 2 November 2026 - 21:46

DIGANTI, Jabatan Stategis Dirlantas Polda Kalsel

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 21:00

KEBAKARAN Melanda Kawasan Permukiman di Pangeran Antasari

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 17:19

AJANG PEMANASAN, Fourfeo PWI-Adaro 2026 Jelang Porwanas Lampung

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 15:37

RIBUAN JEMAAH Padati Kubah pada Peringatan Haul ke-80 Habib Basirih

Berita Terbaru

Kalsel

RATUSAN ASN se Kalsel Penguatan Pertahanan Negara

Selasa, 3 Nov 2026 - 01:11

Kalsel

DIGANTI, Jabatan Stategis Dirlantas Polda Kalsel

Senin, 2 Nov 2026 - 21:46