BB POM Banjarmasin Temukan Makanan Kedaluwarsa di HSS

- Penulis

Kamis, 20 Maret 2025 - 23:29

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BB POM) Banjarmasin memeriksa produk makanan pada salah satu minimarket di Desa Karasikan, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS), Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), Kamis (20/3/2025). (Foto: ANTARA/HO-Diskominfo Kabupaten HSS)

Petugas Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BB POM) Banjarmasin memeriksa produk makanan pada salah satu minimarket di Desa Karasikan, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS), Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), Kamis (20/3/2025). (Foto: ANTARA/HO-Diskominfo Kabupaten HSS)

SuarIndonesia — Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BB POM) Banjarmasin Provinsi Kalimantan Selatan mengemuka produk makanan yang telah melewati batas waktu untuk dikonsumsi atau kedaluwarsa pada salah satu minimarket di Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS).

Pengawas Farmasi dan Makanan Ahli Muda BB POM Banjarmasin Anna Yulisbeth Simangunsong dikonfirmasi di Kandangan, Kabupaten HSS, Kamis (20/3/2025), mengatakan petugas menemukan produk makanan tidak layak dikonsumsi tersebut saat giat intensifikasi pengawasan produk pangan.

“Balai Besar POM Banjarmasin harus memastikan keamanan dan kelayakan produk makanan yang dijual kepada masyarakat,” kata Anna.

Dia menuturkan BB POM Banjarmasin dan Dinas Kesehatan, Dinas Perdagangan, Dinas Tenaga Kerja Koperasi Usaha Kecil Menengah dan Perindustrian, serta Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten HSS menyasar tiga minimarket, guna memeriksa keamanan produk pangan.

Diterangkan dia, petugas mendatangi Minimarket Saidan di Desa Karasikan, Kecamatan Sungai Raya, Minimarket Zein di Desa Hamalau, Kecamatan Sungai Raya, dan Minimarket Hitro Kelurahan Kandangan Utara, Kecamatan Kandangan.

Dari hasil pengawasan, Anna menyebutkan petugas mendapati satu minimarket yang terdapat beberapa produk pangan yang telah melewati masa kedaluwarsa, tidak memiliki izin edar, serta kemasan yang rusak.

Baca Juga :   TERLILIT UTANG, Umi Renggut Kalung Emas Pemesan Kue Hingga Menganiaya

“Terhadap minimarket yang tidak memenuhi ketentuan tersebut, kami telah memberikan peringatan tertulis, memantau dan mendampingi untuk perbaikan ke depannya,” ucap Anna.

Dia mengungkapkan petugas BB POM Banjarmasin telah mengamankan produk tersebut dan meminta kepada pihak minimarket untuk segera mengembalikan kepada produsen.

Dia mengingatkan para pengusaha minimarket lebih teliti mengecek stok barang dan memastikan produk yang dijual sesuai dengan standar keamanan pangan.

“Apabila tetap mengulangi kesalahan yang sama, maka BB POM Banjarmasin akan memberikan tindakan tegas berupa peringatan keras kepada pelaku usaha yang melanggar aturan,” tutur Anna dilansir dari AntaraKalsel.

Selain itu, dia juga mengimbau masyarakat untuk selalu memeriksa kemasan, label, dan masa kedaluwarsa, serta izin edar sebelum membeli produk. (*/ut)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

IKA UNAIR Kalsel, “Podcast” Bersama Kajati dalam Rangkaian “Tour Office”
KABID HUMAS : Penahanan Babeh Aldo Guna Proses Penyidikan, Begini Reaksi Tim Kuasa Hukum Tersangka
NASIB KRITIKAN Babeh Aldo Berujung Ditahan Penyidik Polda Kalsel
FESTIVAL Kuliner Banua Berikan Dampak Positif bagi UMKM
HELIKOPTER Water Bombing Dioptimalkan Tangani Karhutla
TKD BERKURANG, Anggaran Dinas PUPR Kalsel 2027 Anjlok 800 Miliar
PATROLI HUMANIS Perkuat Kedekatan dengan Warga Sungai Miai Dalam
DIUPAYAKAN Penerbangan Umrah Langsung ke Jeddah

Berita Terkait

Kamis, 23 Juli 2026 - 22:31

DIUSULKAN Kewarganegaraan Ganda Terbatas bagi Talenta

Kamis, 23 Juli 2026 - 22:00

IKA UNAIR Kalsel, “Podcast” Bersama Kajati dalam Rangkaian “Tour Office”

Kamis, 23 Juli 2026 - 14:33

NASIB KRITIKAN Babeh Aldo Berujung Ditahan Penyidik Polda Kalsel

Rabu, 22 Juli 2026 - 20:24

FESTIVAL Kuliner Banua Berikan Dampak Positif bagi UMKM

Rabu, 22 Juli 2026 - 20:17

HELIKOPTER Water Bombing Dioptimalkan Tangani Karhutla

Rabu, 22 Juli 2026 - 20:05

KOMJAK Pantau Langsung Penanganan Perkara Febrie

Selasa, 21 Juli 2026 - 22:04

TKD BERKURANG, Anggaran Dinas PUPR Kalsel 2027 Anjlok 800 Miliar

Selasa, 21 Juli 2026 - 21:20

PATROLI HUMANIS Perkuat Kedekatan dengan Warga Sungai Miai Dalam

Berita Terbaru

Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad (tengah) dan Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi (kanan) memberikan keterangan kepada pers usai rapat koordinasi membahas peraturan presiden (Perpres) terkait ojek daring (ojol) di Gedung Nusantara III, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (23/7/2026). (Foto: Antara/Fath Putra M)

Nasional

PEKAN DEPAN Finalisasi Perpres Ojol Rampung

Kamis, 23 Jul 2026 - 23:03

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi (kanan) menjawab pertanyaan wartawan di Gedung DPR, Jakarta, Kamis (23/7/2026). (Foto: Antara/Fath Putra M)

Nasional

NANIK S Deyang Diminta jadi Dewan Pengawas BGN

Kamis, 23 Jul 2026 - 22:56

Petugas kepolisian mengecek barang bukti yang ditampilkan saat konferensi pers kasus judi online jaringan internasional, di Bareskrim Mabes Polri, Jakarta, Jumat (26/6/2026). (Foto: Antara/Fauzan/kye)

Bisnis

PERPUTARAN Dana Judol Rp40,3 T pada Triwulan I-2026

Kamis, 23 Jul 2026 - 22:24

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca