BAYI TERLEMPAR KE SUNGAI Martapura Bersama Sang Nenek Ketika Kelotok Tambrak Tiang Penyangga Dermaga

- Penulis

Sabtu, 11 Oktober 2025 - 22:10 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Satpolairud Polreta Banjarmasin, tunjukan lokasi kejadian yang ada di Sungai Martapura, Sabtu (11/10/2025). )SuarIndonesia/YI)

Anggota Satpolairud Polreta Banjarmasin, tunjukan lokasi kejadian yang ada di Sungai Martapura, Sabtu (11/10/2025). )SuarIndonesia/YI)

SuarIndonesia – Bayi laki-laki berumur sebulan bernama Ahmad Alfatih, yang dititipkan sang ibu pada neneknya terlepar ke Sungai Martapura, Sabtu (11/10/2025)

Semua akibat adanya sebuah kelotok (perahu bermesin) yang menabrak tiang penyangga Dermaga di belakang Pos Macan Reskrim Polresta Banjarmasin.

Dari keterangan, kelotok yang dikemudikan Ahmad Jarkasi (59), seorang nelayan asal Jalan Simpang Hampalam, Banjarmasin.

Benturan keras menyebabkan dua orang yang berada di sebuah warung tepi sungai, yakni nenek Hamidah (50) beserta cucunya terlempar ke sungai.

Beruntung, warga sekitar dengan sigap memberikan pertolongan dan berhasil menyelamatkan keduanya.

Bayi Alfatih langsung dilarikan ke RSUD Ulin Banjarmasin untuk mendapatkan perawatan intensif. Sementara sang nenek tidak mengalami luka serius.

Kasat Polairud Polresta Banjarmasin, Kompol Dading Kalbu Adie, membenarkan kejadian tersebut.

“Benar, ada laka air di Sungai Martapura. Kelotok menabrak tiang kayu dermaga hingga menyebabkan dua orang tercebur, termasuk seorang bayi,” jelas kasat

Baca Juga :   DIPANGGIL Gubernur Muhidin Jajaran PLN Daerah dan Pusat

Hasil penyelidikan awal, bayi tersebut sebelumnya dititipkan ibunya, Noor Bainah (39), kepada sang nenek yang berjualan di warung pinggir sungai.

Dugaan sementara, motoris kelotok kehilangan kendali saat melintas di dekat dermaga sehingga menabrak tiang penyangga.

Saat ini, Sat Polairud Polresta Banjarmasin masih memeriksa pengemudi kelotok dan sejumlah saksi untuk menyelidiki penyebab pasti kecelakaan.(YI)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

HUJAN di Banjarbaru Diwarnai Pohon Tumbang dan Angin Kencang
MENKO PM: Pelibatan Pesantren untuk Mencegah Karhutla
SELEKSI KONTINGEN Brisportartcular 2026 Digelar BRI Region 14 Banjarmasin, Tercatat 31 Peserta Berebut 8 Posisi Wakil Badminton
GRAND FINAL Nanang – Galuh Kalsel, Ini Deretan Sosok yang Dinobatkan
AMUK API di Permukiman Blok Pasar Lama, Seorang Meninggal Dunia
TENGGELAM Dua Anak Peserta Porsadin Tingkat Provinsi Kalsel, Satu Tak Terselamatkan
DIPROSES Polda Kalsel 12 Korporasi Terkait Karhutla Ada Keterkaitan Saham Asing, 11 Orang Diperiksa
SEJUMLAH RELAWAN BPK Mendapat Voucer BBM Gratis

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 21:12

WARGA LAMANDAU ‘MENUGAL’ Padi Gogo di Lahan Bekas Karhutla

Minggu, 25 Oktober 2026 - 20:54

VIRAL! Foto Menkes Pakai Oksigen, Menkes Bantah Sesak Napas

Jumat, 23 Oktober 2026 - 21:59

PUNCAK MUSIM HUJAN antara Desember-Januari 2027

Jumat, 23 Oktober 2026 - 20:33

PETUGAS Terus Berjibaku Tangani Karhutla

Kamis, 22 Oktober 2026 - 00:07

TERKAIT KARHUTLA, 6 Izin Perusahaan di Kalteng Dibekukan

Selasa, 20 Oktober 2026 - 00:26

DEMO KARHUTLA-KABUT ASAP Memanas! Mahasiswa Segel Kantor Gubernur Kalteng

Minggu, 18 Oktober 2026 - 20:42

KASUS KARHUTLA Kalteng: 46 Tersangka, 12 Laporan Seret Perusahaan

Minggu, 18 Oktober 2026 - 19:37

WATER BOMBING Dimaksimalkan atasi Karhutla Tanjung Puting

Berita Terbaru

Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM) A Muhaimin Iskandar batau Cak Imin dalam rangka Peringatan Hari Santri di Pondok Pesantren Al Falah Putera Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Sabtu (24/10/2026). (Foto: Kemenko PMK)

Kalsel

MENKO PM: Pelibatan Pesantren untuk Mencegah Karhutla

Minggu, 25 Okt 2026 - 22:14

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca