BARANG Bukti Tembang Emas Ilegal Disita

- Penulis

Senin, 8 Desember 2025 - 20:26

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy


Petugas mengamankan sejumlah barang bukti saat patroli di lokasi tambang emas ilegal di kawasan hutan produksi di Desa Riam Adungan, Kecamatan Kintap, Kabupaten Tanah Laut, Kalimantan Selatan, Minggu (7/12/2025). (Dok Dishut Kalsel)

Petugas mengamankan sejumlah barang bukti saat patroli di lokasi tambang emas ilegal di kawasan hutan produksi di Desa Riam Adungan, Kecamatan Kintap, Kabupaten Tanah Laut, Kalimantan Selatan, Minggu (7/12/2025). (Dok Dishut Kalsel)

SuarIndonesia — Polisi Kehutanan Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Selatan (Dishut Kalsel) menyita sejumlah barang bukti seusai patroli tambang emas ilegal fi kawasan hutan produksi di Desa Riam Adungan, Kecamatan Kintap, Kabupaten Tanah Laut.

Kepala Dishut Kalsel Fathimatuzzahra di Banjarbaru, Senin (8/12/2025), mengatakan tim mengamankan sejumlah barang bukti berupa dua unit keong tromol, satu unit mesin genset, beberapa selang spiral, radio komunikasi, pompa air, jeriken, sepatu boot, mesin dumping, hingga peralatan pendukung lainnya.

“Seluruh barang bukti dibawa ke Kantor Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Tanah Laut untuk didata dan diproses sesuai ketentuan hukum guna mendukung langkah penegakan hukum,” ujarnya.

Saat patroli petugas, ia menyebutkan lokasi yang sebelumnya terpantau aktif menambang emas secara ilegal dalam kondisi kosong tanpa adanya aktivitas pelaku.

“Namun, petugas mendapati sejumlah pondok dan sarana tambang dalam keadaan terbengkalai. Saat penyisiran lokasi, pelaku penambangan tidak ada di lokasi,” tutur Fathimatuzzahra dilansir dari AntaraNews.

Fathimatuzzahra menjelaskan keberadaan aktifitas tambang emas ilegal itu sudah terpantau oleh KPH Tanah Laut sejak Oktober 2025.

Menindaklanjuti informasi dari masyarakat, sehingga petugas melakukan patroli dan dipasang papan informasi bahwa areal tersebut merupakan kawasan hutan dan dilarang melakukan aktivitas yang tidak berizin.

Baca Juga :   ASPIRASI Mahasiswa Kalsel Masuk Meja DPR RI

Dalam operasi pengamanan hutan itu, petugas melakukan pendataan, dokumentasi, penertiban barang-barang yang ditinggalkan, pemasangan garis polisi, serta pemasangan spanduk peringatan sebagai bentuk pencegahan agar aktivitas tambang ilegal tidak kembali terjadi di lokasi tersebut.

Patroli tersebut melibatkan Polhut Dishut Kalsel, KPH Tanah Laut, Tahura Sultan Adam, serta aparatur Desa Riam Adungan.

Fathimatuzzahra menegaskan bahwa patroli ini merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam menjaga kawasan hutan dari aktivitas ilegal meskipun saat ini keterbatasan tenaga Polhut yang ada di Dishut Kalsel.

“KPH dan Tahura akan terus meningkatkan pengawasan dan berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk memastikan kawasan hutan tetap terlindungi,” ucapnya.

Saat ini, kata dia, pemilik aktivitas tambang emas ilegal di kawasan hutan itu masih dalam proses pendalaman.

“KPH Tanah Laut bekerjasama dengan Polres Tanah Laut akan terus mencari informasi pemilik tambang ilegal tersebut untuk dimintai keterangan,” ujar Fathimatuzzahra. (*/ut)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

MOMEN KENANGAN Menteri Mukhtarudin di Kampus FISIP ULM Bersama Rekan Ikmafis 84
POLRESTA BANJARMASIN Bedah Rumah, Resmikan Tandon Air Bersih dan Bagikan Sembako
PERMOHONAN Justice Collaborator Sony Sonjaya Ditolak
AMUK API Hanguskan Tiga Toko di Sungai Andai Banjarmasin Utara
KOLABORASI Polri – Media Investasi Sosial Sangat Penting, Begini Penekanan Kapolda Kalsel
SEORANG MONTIR MOTOR Tergeletak Tak Bernyawa di Bengkel
BAKTI KESEHATAN POLRI, Berkaitan Hari Bhayangkara ke-80 Polda Kalsel Layani 7.414 Warga
DISOROT Anggota Komisi XIII DPR RI Pangeran Khairul Saleh, Target Pemberian Amnesty Maupun Abolisi 40 Hingga 100 Ribu

Berita Terkait

Rabu, 24 Juni 2026 - 13:31

POLRESTA BANJARMASIN Bedah Rumah, Resmikan Tandon Air Bersih dan Bagikan Sembako

Selasa, 23 Juni 2026 - 21:49

AMUK API Hanguskan Tiga Toko di Sungai Andai Banjarmasin Utara

Selasa, 23 Juni 2026 - 21:41

KOLABORASI Polri – Media Investasi Sosial Sangat Penting, Begini Penekanan Kapolda Kalsel

Selasa, 23 Juni 2026 - 21:36

SEORANG MONTIR MOTOR Tergeletak Tak Bernyawa di Bengkel

Selasa, 23 Juni 2026 - 18:33

BAKTI KESEHATAN POLRI, Berkaitan Hari Bhayangkara ke-80 Polda Kalsel Layani 7.414 Warga

Selasa, 23 Juni 2026 - 18:17

DISOROT Anggota Komisi XIII DPR RI Pangeran Khairul Saleh, Target Pemberian Amnesty Maupun Abolisi 40 Hingga 100 Ribu

Selasa, 23 Juni 2026 - 16:25

MIGRAN CENTER ULM Satu-satunya di Kalimantan, Menteri P2MI : Berorientasi tak Hanya Lokal Tetapi Menjadi Talenta Global

Senin, 22 Juni 2026 - 21:45

PWI KALSEL Dorong Puluhan Media Bisa Terverifikasi Dewan Pers Tahun Ini

Berita Terbaru

Presiden RI Prabowo Subianto (tengah) meninjau lahan padi dalam rangkaian acara Puncak Pekan Nasional Petani dan Nelayan XVII Tahun 2026 di Kabupaten Gorontalo, Rabu (24/6/2026). (Foto: BPMI Sekretariat Presiden)

Nasional

INDONESIA Targetkan jadi Lumbung Pangan Dunia

Rabu, 24 Jun 2026 - 20:35

Presiden Prabowo Subianto berpidato saat acara puncak Pekan Nasional (PENAS) Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) XVII di Kabupaten Gorontalo, Provinsi Gorontalo, Rabu (24/6/2026). (Foto: BPMI Setpres)

Nasional

PRESIDEN PRABOWO: Program MBG Penting Atasi Kelaparan

Rabu, 24 Jun 2026 - 20:21

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca