SuarIndonesia – Kepala Dinas PUPR Tanah Bumbu (Tanbu) Subhansyah mengatakan, terkait jalan menuju Desa Lasung arah ke Desa Sayung Kecamatan Kusan Hilir yang tersapu banjir saat ini sedang teratasi.
“Kami dari PU tengah membuat suatu titian atau jembatan sementara untuk aktivitas warga setempat,” ucap Subhan lewat pesan singkatnya. Minggu (5/9/2021)
Subhansyah juga mengatakan, sesuai arahan Bupati Tanbu penanganan segera dilakukan, segala material dan perlengkapan pembuatan jembatan sementara sudah ada di lokasi dengan menyiapkan karung karung berisi pasir untuk menghambat arus air yang menyebrang
“Hari ini Minggu (5/9/2021) pengerjaan jembatan sudah mulai dilakukan, agar air tidak menyebrang jalan, kita akan buatkan tanggul dan drainase, agar bisa dilakukan penghamparan pengerasan jalan agar bisa dilewati warga,” ujarnya
Menurut Subhan, untuk jangka panjang perbaikan kerusakan jalan masih dalam tahapan pengukuran. Sambil berkoordinasi dengan tim konsultan.
Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Kalimantan Selatan (Kalsel) M Syaripuddin berharap lokasi jalan putus tersapu banjir di Desa Lasung, Kusan Hilir, segera teratasi.
“Harapan bisa segera diperbaiki dulu, mnimal tak membahayakan warga saat lewat,” katanya.
Politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Kalsel mengatakan kondisi jalan yang rusak menghambat masyarakat atau relawan yang mengirimkan bantuan
Pasca banjir nanti, Pria yang akrab dipanggil bang Dhin ini berharap pemerintah daerah juga melakukannya upaya pemetaan lokasi bencana.
Selain untuk meminimalisir bencana dengan gerakan, peta bencana juga mengurangi potensi korban yang jatuh dan kerugian.
“Pemerintah dapat mengira anggaran bantuan untuk bencana,” ujarnya.
Tidak hanya Tanah Bumbu, setiap daerah di Kalsel punya potensi bencana yang berbeda, oleh sebab itu pemerintah daerah bisa membuat perencanaan mitigasi dengan adanya Peta tersebut.
Sebagai informasi, sudah belasan hari akses jalan Desa Lasung – Sayung terputus oleh luapan arus Sungai Kusan, akibat hujan lebat, hingga beberapa titik jalan di sepanjang bantaran sungai terputus, utamanya dari Desa Lasung arah ke Desa Satiung. (HM)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















