BAAYUN MAULID di Kubah Basirih, Pesertanya dari Bayi Usia 2 Hari Hingga Nenek 70 Tahun

- Penulis

Sabtu, 9 November 2019 - 23:44 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia – Rusminah. Nenek berusia 70 tahun ini menjadi satu-satunya peserta tertua baayun maulid yang diselenggarakan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Banjarmasin.

Meski harus dibopong dan menaiki kursi roda, namun warga Jalan Kelayan, Banjarmasin Selatan ini terlihat sangat bersemangat mengikuti seluruh rangkaian kegiatan tersebut,

Atas partisipasinya itu, wanita yang telah dikaruniai beberapa orang cucu ini pun menerima hadiah dari panitia yang diserahkan oleh Walikota Banjarmasin H Ibnu Sina.

Kegiatan baayun maulid ini merupakan acara tahunan yang masuk dalam agenda pariwisata Kota Banjarmasin.

Penyelenggaraannya dilaksanakan di kawasan Kubah Basirih, Kecamatan Banjarmasin Barat, Sabtu (09/11).

Setidaknya tercatat 500 lebih peserta yang mengikuti kegiatan tersebut. Peserta termuda dalam kegiatan yang dilaksanakan sejak pukul 09.00 WITA itu adalah Syaid Akhmad Khabir.

Balita berumur 2 hari ini pun dinobatkan menerima hadiah yang diserahkan langsung oleh Ketua TP PKK Kota Banjarmasin, Hj Siti Wasilah.

Tradisi setiap Bulan Maulid ini ternyata tak hanya popular di lingkup Provinsi Kalsel. Tetapi juga sudah diketahui masyarakat di luar Pulau Kalimantan.

Bahkan, di event menjelang akhir tahun 2019 ini, beberapa pesertanya diketahui berasal dari luar pulau ini, seperti dari Jakarta, Kalteng dan Provinsi Riau.

Kegiatan ini merupakan tradisi setiap Bulan Maulid. Selain untuk memperingati bulan kelahiran Nabi Muhammad SAW, juga bertujuan untuk memeriahkan Harijadi Kota Banjarmasin ke 493, yang telah dilaksanakan tanggal 24 September lalu.

Menurut Kadis Kebudayaan dan Pariwisata Kota Banjarmasin, Ihsan Alhaq, kegiatan baayun maulid tahun 2019 ini lebih banyak pesertanya dari tahun-tahun sebelumnya.

“Peserta yang terdaftar sekira 400 an, tetapi saat pelaksanaan, pesertanya bertambah. Jadi diperkirakan jumlah seluruh peserta yang mengikuti kegiatan ini sekira 500 lebih,” katanya.

Baca Juga :   DITINJAU Gubernur Muhidin dan Forkopimda PLTU Asam-asam

Ia juga mengucapkan terima kasih kepada jajaran Pemko Banjarmasin dan seluruh keluarga besar Habib Hamid Basirih bin Abbas Bahasyim, yang telah membantu seluruh persiapan hingga terlaksananya kegiatan tersebut.

Walikota Banjarmasin H Ibnu Sina dalam sambutannya mengatakan, tradisi baayun di Bulan Maulid merupakan tradisi masyarakat Banjar yang sudah beratus-ratus tahun dilaksanakan untuk memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW.

Dalam filosofi orang Banjar, jelasnya, anak-anak diayun merupakan cerminan kasih sayang orangtua. Dn dengan diayun diharapkan dapat mengantarkan mereka pada keselamatan hingga menjadi anak-anak yang sholeh dan sholeha.

“Jadi tradisi orang Banjar itu ada bapantun, baayun, dan basyair, semuanya dalam rangka mendidik anak-anak kita. Oleh karena itu, dengan tradisi kita ini mudah-mudahan anak-anak kita tumbuh dalam suasana kasih sayang, dan penuh kecintaan kepada Baginda Nabi Muhammad SAW,” jelasnya.

Pelaksanaan kegiatan baayun ini telah empat kali dilaksanakan. Mudah-mudahan, lanjutnya lagi, kegiatan ini dapat terus dilaksanakan setiap tahunnya.

“Tahun ini di Kubah Basirih, kemudian tahun lalu kita laksanakan di Masjid Jami Sungai Jingah, dan tahun sebelumnya di Masjid Keramat Nurul Amilin di Haur Kuning. Dan Insya Allah tahun depan kita laksanakan lagi kegiatan baayun maulid ini,” pungkasnya.(SU)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

MR X Tergeletak Tak Bernyawa di Rumah Kontrakan
PEMILIK KM Virgo Transport 8 “Angkat Bicara” Terkait Musibah di Laut Jawa
DIUNGKAP PAKET GANJA Hampir Setengah Kilogram, Seorang Pria Diamankan Polresta Banjarmasin
PENGIRIMAN Rokok Ilegal dari Surabaya, 3,4 Juta Batang Diamankan
ARISAN ONLINE Berujung Petaka di Banjarmasin
OPERASI SAR, Tiga Tim Khusus Dikerahkan Pencarian di Bawah Permukaan Air
KCP BANK KALSEL Hadir di Halong, Layanan Perbankan Makin Mudah
KONTES Kambing jadi Ajang Kenalkan Potensi Peternakan Desa Sumber Rejeki

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 19:05

MR X Tergeletak Tak Bernyawa di Rumah Kontrakan

Kamis, 17 September 2026 - 18:52

PEMILIK KM Virgo Transport 8 “Angkat Bicara” Terkait Musibah di Laut Jawa

Kamis, 17 September 2026 - 16:15

DIUNGKAP PAKET GANJA Hampir Setengah Kilogram, Seorang Pria Diamankan Polresta Banjarmasin

Kamis, 17 September 2026 - 16:06

PENGIRIMAN Rokok Ilegal dari Surabaya, 3,4 Juta Batang Diamankan

Kamis, 17 September 2026 - 16:00

ARISAN ONLINE Berujung Petaka di Banjarmasin

Rabu, 16 September 2026 - 21:58

KCP BANK KALSEL Hadir di Halong, Layanan Perbankan Makin Mudah

Rabu, 16 September 2026 - 21:53

KONTES Kambing jadi Ajang Kenalkan Potensi Peternakan Desa Sumber Rejeki

Rabu, 16 September 2026 - 21:47

TP-PKK Balangan Raih Lima Juara di Jambore PKK Kalsel 2026

Berita Terbaru

ditemukan Tergeletak tak bernyawa di sebuah rumah kontrakan di Jalan Pekapuran B Laut Gang Sriwijaya RT 08 RW 01, Kelurahan Pekapuran Laut, Kecamatan Banjarmasin Tengah, Kamis (17/9/2026). (SuarIndonesia/DO)

Headline

MR X Tergeletak Tak Bernyawa di Rumah Kontrakan

Kamis, 17 Sep 2026 - 19:05

Pengungkapan kasus disampaikan Kapolresta Banjarmasin Kombes Pol Riza Muttaqin, Kamis (17/9/2026), di Ruangan Mathilda Banjarmasin (SuarInonesia/YI)

Hukum

ARISAN ONLINE Berujung Petaka di Banjarmasin

Kamis, 17 Sep 2026 - 16:00

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca