ASN Jangan Sampai Ada Anggapan `Cepat-Diperlambat’

ASN Jangan Sampai Ada Anggapan `Cepat-Diperlambat’

Suarindonesia – Ada anggapan yang disematkan terhadap Aparatur Sipil Negara (ASN) adalah yang bisa cepat diperlambat dan yang lambat bisa dipercepat. Anggapan ini bisa jadi hampir sejalan dengan realita yang ada.

Sekdaprov Kalsel, H Abdul Haris Makkie, enggan anggapan itu disematkan kepada ASN pemprov.

Dengan berkembanganya teknologi, ujar Haris, pejabat eselon IV, III dan II sudah semestinya mempermudah birokrasi dalam hal pelayanan publik dan kelancaran pekerjaan di masing-masing instansi.

“Pejabat yang terpilih menduduki jabatan harus mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi. Pejabat sekarang dituntut kritis dan kreatif dalam mengendalikan pekerjaan,” kata Haris ketika membuka Pendidikan dan Pelatihan Kepemimpinan (Diklatpim) tingkat IV angkatan 34 lingkup provinsi, kabupaten/kota se Kalsel, Senin (21/1) di aula Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah Kalsel.

Menurutnya, ASN harus mampu melakukan perencanaan kegiatan dan menjalankan sesuai dengan ketentuan yang berlaku,

“ASN sebagai unsur penting yang menentukan keberhasilan penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan. ASN harus siap menghadapi perubahan,” pintanya. (RW)

 188 kali dilihat,  1 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Komentar

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: