14 SPESIES MANGROVE Ditemukan di Kawasan PBPH Kotabaru

- Penulis

Selasa, 2 Juni 2026 - 21:10 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kawasan mangrove di Kotabaru yang dikelola ULM sebagai pusat penelitian lingkungan lahan basah. (Foto: Antara)

Kawasan mangrove di Kotabaru yang dikelola ULM sebagai pusat penelitian lingkungan lahan basah. (Foto: Antara)

SuarIndonesia — Unit Penunjang Akademik (UPA) Lingkungan Lahan Basah Universitas Lambung Mangkurat (ULM) menemukan 14 spesies mangrove di kawasan Perizinan Berusaha Pemanfaatan Hutan (PBPH) di Kabupaten Kotabaru, Kalimantan Selatan.

“Beragam spesies mangrove ini ditemukan saat kegiatan identifikasi keanekaragaman hayati mangrove,” kata Wakil Rektor ULM Bidang Kerjasama, Humas dan Sistem Informasi Dr Yusuf Azis di Banjarmasin, Senin (1/6/2026).

Adapun 14 jenis mangrove yang teridentifikasi meliputi acrostichum aureum (paku laut), avicennia officinalis (api-api ludat), terminalia catappa (ketapang), bruguiera cylindrica (tanjang), ceriops decandra (tengar), xylocarpus granatum (nyirih), lumnitzera littorea (teruntum merah), lumnitzera racemosa (teruntum putih), nypa fruticans (nipah), rhizophora apiculata (bakau minyak), rhizophora mucronata (bakau hitam/bakau merah), rhizophora stylosa (bakau kecil), senna siamea (johar) dan sonneratia alba (pedada).

Selain 14 spesies mangrove, ada juga 6 spesies asosiasi yang tumbuh secara alami di kawasan tersebut. Hal itu menunjukkan kawasan mangrove memiliki kondisi ekosistem yang relatif stabil.

Yusuf menyatakan keberagaman jenis tersebut menunjukkan struktur vegetasi yang lengkap, mulai fase semai (seedling), pancang (stake), hingga pohon (tree).

“Kondisi ini menjadi indikator penting bahwa regenerasi alami mangrove berlangsung baik,” kata Yusuf, melansir dari AntaraKalsel.

Ia menjelaskan, keanekaragaman hayati mangrove memiliki peran strategis dalam menjaga keseimbangan lingkungan pesisir, di antaranya melindungi garis pantai dari abrasi dan gelombang laut, menjadi habitat penting bagi berbagai jenis biota pesisir hingga mendukung produktivitas ekosistem perairan.

Baca Juga :   WASPADAI! Potensi Gelombang Tinggi

Yusuf menambahkan, melalui identifikasi itu ULM berharap dapat memberikan data ilmiah sebagai dasar pengelolaan kawasan berbasis konservasi, sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kelestarian ekosistem mangrove.

Diketahui sejak pertengahan tahun 2024, ULM melalui Koperasi Berkah Wasaka Mandiri mendapatkan Perizinan Berusaha Pemanfaatan Hutan (PBPH) pada Hutan Produksi seluas 611 hektare di Kabupaten Kotabaru.

Melalui izin tersebut, ULM memiliki hak terhadap kawasan hutan mangrove untuk dikelola sebagai penyerapan dan penyimpanan karbon, budidaya perikanan, serta menjadi objek rekreasi atau wisata pendidikan hingga pusat penelitian lingkungan lahan basah. (*/ut)

 

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

DIPROSES Polda Kalsel 12 Korporasi Terkait Karhutla Ada Keterkaitan Saham Asing, 11 Orang Diperiksa
SEJUMLAH RELAWAN BPK Mendapat Voucer BBM Gratis
UNGKAP BELASAN KASUS, Polda Kalsel Tetapkan 18 Tersangka BBM Subsidi hingga Jutaan Rokok Ilegal
HIJAUKAN Lingkungan Lewat “Green Policing”
RAKORDA ASDEKSI Kalsel Tekankan Pentingnya Akuntabilitas Pendalaman Tugas Anggota DPRD
BAKAR TERPAL Warung Bakso, ABH 12 Tahun Dimediasi Polisi
PULUHAN WARGA-POLISI Aksi Donor Darah Wujud Kepedulian Terhadap Sesama
PEMUKIMAN di Jalan Batu Merah Sungai Andai Membara

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 21:59

PUNCAK MUSIM HUJAN antara Desember-Januari 2027

Kamis, 22 Oktober 2026 - 00:07

TERKAIT KARHUTLA, 6 Izin Perusahaan di Kalteng Dibekukan

Selasa, 20 Oktober 2026 - 00:26

DEMO KARHUTLA-KABUT ASAP Memanas! Mahasiswa Segel Kantor Gubernur Kalteng

Minggu, 18 Oktober 2026 - 20:42

KASUS KARHUTLA Kalteng: 46 Tersangka, 12 Laporan Seret Perusahaan

Minggu, 18 Oktober 2026 - 19:37

WATER BOMBING Dimaksimalkan atasi Karhutla Tanjung Puting

Jumat, 16 Oktober 2026 - 21:56

TIGA Fokus Utama Penanganan Karhutla Kalteng

Jumat, 16 Oktober 2026 - 19:54

PANGKALAN BUN Diguyur Hujan, BMKG: Tetap Waspada!

Kamis, 15 Oktober 2026 - 23:10

IRA Diselamatkan dari Area Karhutla Kotim

Berita Terbaru

Dua WNA Afghanistan dideportasi Imigrasi Balikpapan. (Foto: Imigrasi Balikpapan)

Kaltim

2 WNA AFGHANISTAN Dideportasi

Jumat, 23 Okt 2026 - 22:05

Foto ilustrasi hujan menyelimuti Kota Cantik Palangka Raya pada tahun lalu. (Foto: Istimewa)

Kalteng

PUNCAK MUSIM HUJAN antara Desember-Januari 2027

Jumat, 23 Okt 2026 - 21:59

Barito Kuala

SEJUMLAH RELAWAN BPK Mendapat Voucer BBM Gratis

Jumat, 23 Okt 2026 - 21:14

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca