AMBLASNYA Jembatan Patih HKSN, Dorong Evaluasi Seluruh Oprit Jembatan di Banjarmasin

- Penulis

Rabu, 31 Agustus 2022 - 22:32

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia – Kondisi bagian oprit Jembatan HKSN 1 atau Jembatan Patih Masih yang belum lama ini amblas menjadi catatan tersendiri bagi Pemerintah Kota (Pemko) Banjarmasin.

Pasalnya, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Banjarmasin berencana mengevaluasi seluruh oprit jembatan di Kota Seribu Sungai ink

Kepala Bidang (Kabid) Jalan dan Jembatan Dinas PUPR Kota Banjarmasin, Dedy Hamdani menjelaskan, hal itu dikarenakan kondisi tanah di Banjarmasin yang merupakan lahan rawa, kerap membuat jalan pendekat jembatan mengalami penurunan atau amblas.

“Kita akan amati dan evaluasi seluruh struktur oprit jembatan. Memang ada beberapa yang harus kita tangani,” ucapnya saat dikonfirmasi awak media di Balai Kota, Rabu (31/8/2022).

Bukan tanpa alasan, menurutnya kelenturan plat injak di bagian opritnya pasti semakin dalam, sehingga kalau tidak segera ditangani akan membahayakan lalu lintas.

Baca Juga :

AMBLAS Oprit Jembatan Patih Masih, Belum Genap Lima Bulan

Ia membeberkan, pihaknya sudah mengantongi beberapa beberapa oprit jembatan yang menjadi perhatiannya. Salah satunya oprit jembatan R.K Ilir di kawasan Banjarmasin Selatan, yang kerap ditangani tiap tahun.

Baca Juga :   KOMITMEN Arifin-Akbari Pengelolaan Lingkungan, Ciptakan Sampah Menjadi Bernilai Ekonomis Lewat Program "Simpun"

“Tapi balik lagi ke struktur tanah di Banjarmasin. Memang cukup susah. Jembatan Merdeka saja bertahun-tahun konsolidasinya untuk pemadatan,” ungkapnya.

“Kita akan kerjakan bertahap untuk memelihara semua oprit jembatan yang ada. Baik struktur rangka baja atau beton,” tambah Dedy.

Terkait bentuk penanganan yang dilakukan, Ia menyampaikan berupa stabilitas oprit jembatan. Bisa berupa injeksi beton atau perkuatan pancangan, tergantung bentuk kerusakannya.

“Akan berbeda setiap tipe setiap jembatan bentuk penangananya. Kita lihat dulu dan perlu perencanaan detail dengan mengundang para pakar,” tukasnya.

Disinggung berapa biaya yang diperlukan untuk perbaikan satu oprit jembatan, Dedy tampak tak bisa memastikan, karena tergantung kerusakan yang terjadi.

“Itemnya banyak. Bisa saja cuma pelapisan aspal. Seperti di oprit jembatan Patih Masih yang sudah dikerjakan pihak kontraktor karena masih dalam masa pemeliharaan,” tandasnya. (SU)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

1.814 DESA di Kalsel Terbebas dari “Blank Spot”
BPG MERATUS Gandeng BRL Jerman Manfaatkan Lahan Bekas Tambang
EL NINO Berpotensi Perpanjang Kemarau dan Karhutla di Kalsel
PERJUANGAN PERSIT Kartika Chandra Kirana Merawat Budaya Banjar, “Tajam seperti Todak, Teguh seperti Budaya”
AKSI SOLIDARITAS dan Seruan Hapus Outsourcing, Warnai May Day di Mapolresta Banjarmasin
1.079 JCH Embarkasi Banjarmasin Tiba di Madinah
KALSEL Kembangkan Porang 127 Hektare untuk Diversifikasi Pangan
PRAKTIK KENDARAAN Bermuatan Berlebih “Menjadi Momok”,. Ditlantas Polda Kalsel Perkuat Sinergi Stakeholder

Berita Terkait

Rabu, 29 April 2026 - 23:45

1.814 DESA di Kalsel Terbebas dari “Blank Spot”

Rabu, 29 April 2026 - 23:40

BPG MERATUS Gandeng BRL Jerman Manfaatkan Lahan Bekas Tambang

Rabu, 29 April 2026 - 17:27

PERJUANGAN PERSIT Kartika Chandra Kirana Merawat Budaya Banjar, “Tajam seperti Todak, Teguh seperti Budaya”

Rabu, 29 April 2026 - 16:53

AKSI SOLIDARITAS dan Seruan Hapus Outsourcing, Warnai May Day di Mapolresta Banjarmasin

Selasa, 28 April 2026 - 23:18

1.079 JCH Embarkasi Banjarmasin Tiba di Madinah

Selasa, 28 April 2026 - 23:11

KALSEL Kembangkan Porang 127 Hektare untuk Diversifikasi Pangan

Selasa, 28 April 2026 - 17:24

PRAKTIK KENDARAAN Bermuatan Berlebih “Menjadi Momok”,. Ditlantas Polda Kalsel Perkuat Sinergi Stakeholder

Selasa, 28 April 2026 - 17:11

DIPRIORITASKAN Legislator Balangan Infrastruktur Juai dan Halong

Berita Terbaru

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Provinsi Kalimantan Selatan, H Muhamad Muslim (kanan). (Foto: MC Kominfo Kalsel)

Kalsel

1.814 DESA di Kalsel Terbebas dari “Blank Spot”

Rabu, 29 Apr 2026 - 23:45

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca