ALARM Banjir Bagi Kota Banjarmasin Semakin Terlihat

- Penulis

Senin, 29 November 2021 - 23:16

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia — Banjir yang terjadi di wilayah hulu seperti Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), Hulu Sungai Selatan (HSS), Tabalong dan Balangan baru-baru ini menjadi alarm tersendiri bagi Kota Banjarmasin.

Hal tersebut dikarenakan posisi Ibukota Provinsi Kalimantan Selatan ini yang berada di bawah otomatis menjadi muara atau pelarian seluruh air yang berasal dari wilayah hulu atau atas.

Bahkan, Kepala Pelaksana (Kalak) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Banjarmasin, Fahruraji mengatakan, bahwa ancaman tersebut semakin jelas terlihat lantaran sudah terjadi banjir di wilayah tetangga.

“Tadi malam kami dapat laporan ada dua desa di Pengaron Kabupaten Banjar yang sudah terendam banjir,” ungkapnya saat ditemui awak media di Balai Kota, Senin (28/11/2021).

Pasalnya, berkaca dari musibah banjir yang terjadi di awal tahun 2021 kemarin. Kondisi alam di wilayah tetangga terutama Kabupaten Banjar dan Kabupaten Tanah Laut sangat berpengaruh terhadap nasib Kota Banjarmasin khususnya banjir.

“Kita bisa lihat sendiri dampaknya. Seperti banjir di kawasan Banjarmasin Timur yang berbatasan dengan Kabupaten Banjar dan Banjarmasin Selatan yang langsung berbatasan dengan Tanah Laut,” jelasnya.

Kendati demikian, berdasarkan pengamatan pihaknya, permukaan air Sungai Martapura saat ini masih dalam kondisi normal alias belum terlihat adanya tambahan debit air akibat kiriman dari wilayah atas.

“Ketinggian Sungai Martapura masih aman-aman saja. Tidak memperlihatkan tanda-tanda yang mengkhawatirkan,” klaimnya.

Baca Juga :   REMBUK STUNTING, Optimis Angka dI Banjarmasin Turun

Namun, ia menegaskan bahwa kondisi tersebut tidak membuat pihaknya melonggarkan pengawasan terhadap ketinggian air agar bisa mendeteksi sedini mungkin atas resiko terjadinya banjir di Kota Baiman ini.

Bukan tanpa alasan, hal itu dilakukan lantaran data yang mereka terima dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), cuaca buruk yang terjadi saat ini bakal bertahan hingga pergantian tahun nanti.

“Curah hujan akan terus meningkat. Yang kita khawatirkan itu kondisi cuaca di bulan Desember, Januari sampai Februari. Karena rilis BMKG akan terjadi peningkatan curah hujan dengan intensitas yang tinggi di tiga bulan itu,” imbuhnya.

Karena itu, pihaknya memutuskan untuk mengaktifkan posko induk sebagai langkah awal dalam upaya penanggulangan banjir di Markas BPBD Banjarmasin.

“Tadi malam kita dirikan tenda yang jadi Posko Induk BPBD untuk memudahkan komunikasi dan pengawasan kebencanaan yang bersiaga 24 jam,” imbuhnya.
.
“Tapi kalau situasinya memang bertambah parah (peningkatan status kebencanaan) maka tidak menutup kemungkinan posko ini akan kita dirikan di setiap kecamatan sebagai langkah antisipasi. Tentunya dengan melibatkan berbagai pihak,” pungkasnya. (SU)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

MENTERI LH Titip Pesan Lingkungan di Banjarbaru
RIBUAN KARATE asal Kalselteng Berjuang ke Tingkat Nasional maupun Internasional di Laga Piala Pangdam XXII/TB
DUA KABUPATEN di Kalsel Butuh Pendekatan Khusus Kelola Sampah
JUMIATI PINGSAN dan Dilarikan ke Rumah Sakit Setelah Melihat Rumahnya Diamuk “Jago Merah”
KASUS SAMIN TAN: Kejagung Sita Bangunan, Batu Bara hingga Alat Berat dari Perusahaan Terafiliasi
KETUA DPRD Apresiasi Peluncuran SDC Polda Kalsel
TEKAN ANGKA KECELAKAAN, Kakorlantas Resmikan Beroperasinya “Safety Driving Center” di Mapolda Kalsel
EKS KEKASIH Terdakwa Pembunuh Mahasiswi ULM, Berucap : “Saya Sedih, Kecewa dan Benci”

Berita Terkait

Kamis, 9 April 2026 - 22:23

MENTERI LH Titip Pesan Lingkungan di Banjarbaru

Kamis, 9 April 2026 - 22:04

RIBUAN KARATE asal Kalselteng Berjuang ke Tingkat Nasional maupun Internasional di Laga Piala Pangdam XXII/TB

Kamis, 9 April 2026 - 13:23

JUMIATI PINGSAN dan Dilarikan ke Rumah Sakit Setelah Melihat Rumahnya Diamuk “Jago Merah”

Rabu, 8 April 2026 - 23:09

KASUS SAMIN TAN: Kejagung Sita Bangunan, Batu Bara hingga Alat Berat dari Perusahaan Terafiliasi

Rabu, 8 April 2026 - 22:47

KETUA DPRD Apresiasi Peluncuran SDC Polda Kalsel

Rabu, 8 April 2026 - 22:16

TEKAN ANGKA KECELAKAAN, Kakorlantas Resmikan Beroperasinya “Safety Driving Center” di Mapolda Kalsel

Rabu, 8 April 2026 - 00:22

EKS KEKASIH Terdakwa Pembunuh Mahasiswi ULM, Berucap : “Saya Sedih, Kecewa dan Benci”

Selasa, 7 April 2026 - 23:29

DPRD KALSEL Ajukan 1.774 Usulan Pokir untuk RKPD 2027

Berita Terbaru

Menteri Lingkungan Hidup RI sekaligus Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup, Hanif Faisol Nurofiq, melakukan kunjungan kerja  ke Banjarbaru, yakni di Kelurahan Guntung Damar, Kamis (9/4/2026). (SuarIndonesia/Ist)

Headline

MENTERI LH Titip Pesan Lingkungan di Banjarbaru

Kamis, 9 Apr 2026 - 22:23

Dahnil Anzar Simanjuntak, Wakil Menteri Haji dan Umrah RI. (Antara)

Nasional

SKEMA HAJI tanpa Antrean Dikaji

Kamis, 9 Apr 2026 - 20:41

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca