AKSI SOLIDARITAS Mahasiswa Kaos Hitam terhadap Tindakan Aparat

- Penulis

Minggu, 27 Juni 2021 - 22:29 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia – Puluhan mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Antasari, Banjarmasin menggelar aksi solidaritas di pinggiran trotoar depan kampus UIN Antasari, Sabtu (26/06/2021) .

Rupanya, aksi tersebut sebagai bentuk solidaritas terhadap mahasiswa Kalimantan Selatan (Kalsel) yang mengalami tindakan represif oknum aparat keamanan kepolisian pada aksi #SaveKPK Jilid II Kamis, 24 Juni 2021 lalu.

Dengan mengenakan baju kaos hitam-hitam sembari memegang selebaran bergambar mahasiswa korban tindakan represif, para mahasiswa menggelar mimbar bebas.

Mereka mengecam dan mengutuk tindakan represif aparat keamanan terhadap mahasiswa. Selain itu, mereka juga menginginkan agar oknum aparat yang bertindak represif ditindak tegas.

“Lagi-lagi tindakan represif aparat terjadi terhadap mahasiswa. Padahal di tahun-tahun sebelumnya sudah pernah terjadi dan sudah dikecam, tapi kenapa masih saja terulang? Tentu catatan buruk ini sangat disayangkan, dan harus segera diperbaiki di internal kepolisian Kalsel,” ujar Arbani, Wapresma UIN Antasari Banjarmasin saat dihubungi, Minggu (27/06/2021) pagi.

Ia menegaskan, mestinya polisi memberikan pengayoman dan perlindungan hingga memberikan rasa aman terhadap mahasiswa. Bukan malah bertindak represif.

“Karena polisi bukan preman yang dibayar untuk memukuli rakyat,” tegasnya.

Di sisi lain, dia menyayangkan Ketua DPRD Provinsi Kalsel Supian HK yang tak kunjung menemui massa aksi #SaveKPK Jilid II. Hal ini lah yang menyulut amarah massa aksi yang sudah terlalu lama menunggu. Hingga akhirnya mereka mencoba untuk langsung masuk ke Kantor DPRD.

Baca Juga :   MASUK GERBONG ROTASI Empat Kajari di Wilayah Kalsel

Namun sayang, massa aksi dihadang barikade aparat kepolisian yang mengamankan jalannya aksi, hingga terjadi bentrok.

“Ketua DPRD ini menjadi penyebab bentrok. Andaikata dia kooperatif dengan keinginan kami, tidak mungkin kami berusaha masuk langsung,” sesalnya.

Arbani juga menyesalkan, aparat yang menghalangi massa aksi yang ingin masuk. Padahal menurutnya, andai tidak dihalangi-halangi tidak mungkin terjadi bentrok.

“Akhirnya kan, ada oknum polisi yang bertindak represif dan ada mahasiswa yang jadi korban. Bahkan polisi juga kena pukul temannya sendiri. Inilah yang sangat kita sesalkan,” pungkasnya. (SU)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

HUJAN di Banjarbaru Diwarnai Pohon Tumbang dan Angin Kencang
MENKO PM: Pelibatan Pesantren untuk Mencegah Karhutla
SELEKSI KONTINGEN Brisportartcular 2026 Digelar BRI Region 14 Banjarmasin, Tercatat 31 Peserta Berebut 8 Posisi Wakil Badminton
GRAND FINAL Nanang – Galuh Kalsel, Ini Deretan Sosok yang Dinobatkan
AMUK API di Permukiman Blok Pasar Lama, Seorang Meninggal Dunia
TENGGELAM Dua Anak Peserta Porsadin Tingkat Provinsi Kalsel, Satu Tak Terselamatkan
DIPROSES Polda Kalsel 12 Korporasi Terkait Karhutla Ada Keterkaitan Saham Asing, 11 Orang Diperiksa
SEJUMLAH RELAWAN BPK Mendapat Voucer BBM Gratis

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 21:12

WARGA LAMANDAU ‘MENUGAL’ Padi Gogo di Lahan Bekas Karhutla

Minggu, 25 Oktober 2026 - 20:54

VIRAL! Foto Menkes Pakai Oksigen, Menkes Bantah Sesak Napas

Jumat, 23 Oktober 2026 - 21:59

PUNCAK MUSIM HUJAN antara Desember-Januari 2027

Jumat, 23 Oktober 2026 - 20:33

PETUGAS Terus Berjibaku Tangani Karhutla

Kamis, 22 Oktober 2026 - 00:07

TERKAIT KARHUTLA, 6 Izin Perusahaan di Kalteng Dibekukan

Selasa, 20 Oktober 2026 - 00:26

DEMO KARHUTLA-KABUT ASAP Memanas! Mahasiswa Segel Kantor Gubernur Kalteng

Minggu, 18 Oktober 2026 - 20:42

KASUS KARHUTLA Kalteng: 46 Tersangka, 12 Laporan Seret Perusahaan

Minggu, 18 Oktober 2026 - 19:37

WATER BOMBING Dimaksimalkan atasi Karhutla Tanjung Puting

Berita Terbaru

Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM) A Muhaimin Iskandar batau Cak Imin dalam rangka Peringatan Hari Santri di Pondok Pesantren Al Falah Putera Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Sabtu (24/10/2026). (Foto: Kemenko PMK)

Kalsel

MENKO PM: Pelibatan Pesantren untuk Mencegah Karhutla

Minggu, 25 Okt 2026 - 22:14

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca