SuarIndonesia.com – Akhirnya kloter 4 embarkasi Banjarmasin (BDJ 04) yang sempat tertunda dan mendapat protes diterbanghkan, namun secara terpisah.
Dari keterangan, Minggu (4/6/2023) pemberangkatan tersebut dilaksanakan dalam dua kali penerbangan
Sementara Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Kalsel, HM Tambrin, membenarkan soal pemberangakatan calon haji yang sempat tertunda itu.
Pemberangkatan pertama 46 orang jemaah dilaksanakan dalam dua kali penerbangan.
Pertama sebanyak 24 orang dengan nomor penerbangan GA6133 bergabung dengan SOC 33 yang direncanakan berangkat 4 Juni pukul 05.15 menuju Madinah.
Dan untuk penerbangan kedua sebanyak 22 orang dengan nomor penerbangan GA6134 bergabung dengan SOC 34 yang direncanakan berangkat 4 Juni pukul 15.55.
Sisa 281 orang akan diberangkatkan dari Banjarmasin menuju Madinah Pukul 00.34 dan transit mengisi bahan bakar di Kuala Namo setelah itu Berangkat Menuju Madinah.
“Dan dipernerbangan ada terdapat 1 jamaah kloter 2 dari Tabalong untuk mengisi open seat yang kemaren sempat gagal berangkat.
Dan sekarang diperbolehkan berangkat berdasarkan rekomendasi dari KKP,” jelasnya.
Penerbangan jemaah haji tersebut terbagi dalam beberapa penerbangan dengan alasan dikarenakan pesawat pengganti yang didatangkan dari Jakarta berukuran lebih kecil.
Itu dengan kapasitas tempat duduk yang tidak mencukupi untuk satu kloter.
“Calon haji yang tertunda dari daerah Barito Selatan dan Kotawaringin Timur.
Penundaan keberangkatan diakibatkan kerusakan teknis pada pesawat yang disiapkan maskapai Garuda Indonesia,” tutupnya. (*/ZI)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















