Akal-akalan Roy, Pungut Sumbangan Atasnamakan Korban Bencana Alam

Akal-akalan Roy, Pungut Sumbangan Atasnamakan Korban Bencana Alam

Suarindonesia – Dasar, mencari kesempatan dan akal-akalan saja dilakukan pemuda mengaku bernama  Roy Candra alias Roy (28), yang di tubuhnya banyak hiasan tato ini.

Berkeliling dari satu tempat ke empat lain di wilayah Banjaramasin pungut sumbangan atasnamakan korban bencana alam, ternyata semua bohong, karena uang yang terkumpul digunakan untuk pribadi.

Dengan kotak kardus , Roy meminta sumbangan dan diamanakan  anggota Barisan Pemadam Kebakaran (BPK) Kompebar 623,

Roy, mengaku warga Jalan Pekapuran Raya Banjarmasin Timur, sering melakukan pungutan liar dan aksinya di Jalan Soetoyo S Gang 20 Banjarmasin Barat, dengan membawa kotak bertulisan “Sumbangan Sunami Selat Sunda Banten, dan Kota Lampung, Jum’at (4/1).

Roy yang usai melakukan kasinya itum diamankan di sekitar kawasan Pekauman oleh anggota BPK sempat dibawa  ke Mapolsekta Banjarmasin Selatan, dan selanjutnya diserahkan ke Mapolsekta Banjarmasin Barat, sesuai lokasi aksinya pungut sumbangan liar.

Dari pengakuan Roy, yang pernah menjalani hukuman sebanyak dua kali kasus obat-obatan dan narkoba, dirinya sudah beberapa kali melakukan pungutan di wilayah Banjarmasin dan wilayah Kertak Hanyar Kabupaten Banjar.

Hal ini dilakukan karena tak ada pekerjaan dan pungutan sumbangan dalam sehari terkumpul  sebanyak Rp50 ribu atau lebih.

“Uangnya habis saya belikan rokok, minuman serta kebutuhan lainnya,” ujar Roy.

Sedangkan menurut, Ferdi seorang Driver BPK Kompebar 623, semua itu diketahui  pada waktu mengantar seniornya  yang meninggal dunia,  mendapat kabar dari warga sekitar bahwa ada seorang pemuda melakukan pungutan sumbangan’

“Kemudian setelah itu saya bersama teman-teman menyebar  mencari orang tersebut, dan akhirnya ditemukan,” ujarnya.

Kapolsekta Banjarmasin Barat, AKP Mars Suryo Kartiko SIk melalui Kanit Reskrim, Ipda Jody Dharma STIK, ketika dikonfirmasi membenarkan adanya seorang pria yang sedang melakukan pungutan liar bersama barang bukti satu buah kotak dan uang sebanyak Rp42ribu hasil pungutan liar tersebut.

Dihimbau kepada masyarakat untuk tidak melakukan pungutan liar apalagi mengatasnamakan korban bencana alam. (DO)

 322 kali dilihat,  1 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Komentar

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: