Ahmad Dhani Masih Ditahan meski Belum Ditetapkan Status Penahanan

- Penulis

Senin, 4 Februari 2019 - 21:19 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ahmad Dhani masih ditahan meski status penahanannya belum diputuskan. (CNN Indonesia/Andry Novelino)

Suarindonesia – Pengadilan Tinggi (PT) DKI Jakarta belum menetapkan status penahanan terdakwa kasus pelanggaran Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) Ahmad Dhani Prasetyo hingga Senin (4/2) sore.

Namun, pentolan grup musik Dewa 19 itu pun masih mendekam di dalam Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Cipinang, Jakarta Timur hingga saat ini.

Kepala Hubungan Masyarakat Pengadilan Tinggi DKI Jakarta, James Butar-Butar, seharusnya penetapan status penahanan Ahmad Dhani sudah keluar pada hari ini, Senin (4/2).

Namun, ia mengaku belum melihat seputar penetapan penahanan Ahmad Dhani hingga saat ini. Dia berkata, status penahanan Ahmad Dhani akan dijelaskan pada Rabu (6/2).

“Saya belum bisa sampaikan, karena belum lihat. Hari Rabu ya disampaikan, karena besok libur. [Ahmad Dhani] masih ditahan,” kata James saat dikonfirmasi, Senin (4/2).

James pun menyampaikan, pihaknya biasanya langsung mengirimkan perihal penetapan status penahanan seorang terdakwa ke pengadilan negeri dan kejaksaan terkait, serta kepada pihak terdakwa secara langsung.

Namun, pihak Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (PN Jaksel) dan kuasa hukum Ahmad Dhani, Ali Lubis, mengatakan belum melihat serta menerima terkait penetapan status penahanan Ahmad Dhani hingga saat ini.

“Belum lihat, biasanya via e-mail seharusnya cepat,” kata Humas PN Jaksel Achmad Guntur.

“Belum terima,” timpal Ali Lubis.

Baca Juga :   MASYARAKAT tidak Boleh Main Hakim Sendiri

Sementara itu, pihak kejaksaan belum memberikan tanggapan saat coba dikonfirmasi CNNIndonesia.com hingga berita ini diturunkan.

Ahmad Dhani divonis hukuman penjara selama 1,5 tahun (18 bulan). Dalam persidangan yang digelar Senin (28/1), Dhani terbukti bersalah secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana.

Dhani dinyatakan bersalah atas cuitan di akun Twitter @AHMADDHANIPRAST. Menurut Ratmoho, Dhani dengan sengaja dan tanpa hak menyuruh menyebarkan informasi yang menunjukkan rasa kebencian.

Sebelumnya, Anggota Komisi III DPR RI dari Fraksi Gerindra HR Muhammad Syafi’i menilai penahanan Ahmad Dhani melanggar Hak Asasi Manusia (HAM).

Menurut dia, PT DKI Jakarta harus segera memutuskan status penahanan Ahmad Dhani yang telah mengajukan memori banding ke PN Jaksel setelah divonis bersalah pada Kamis (31/1).

“Kalau sampai jam 15.00 WIB Dhani masih dalam tahanan, maka ini sudah penyalahgunaan wewenang dan melanggar HAM,” kata Syafi’i kepada wartawan di PT DKI Jakarta, Senin (4/2).(CNNIndonesia/RA)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

PEMBUNUHAN Terhadap Ijay Seorang Nelayan, 26 Adegan Diperagakan
KASUS KORUPSI TAMBANG: Samin Tan Jalani Sidang Perdana Pekan Depan
KORBAN KARHUTLA: Ditolak MK! Gugatan 4 Warga Palangka Raya
DUA KORPORASI TERSANGKA Karhutla Kalbar dan Kalteng, termasuk Satu PMA
GAGALKAN PENYELUNDUPAN Kendaraan Lintas Pulau, Hasil Sinergi Denpom Lanal dengan Polsek KPL Banjarmasin
KPK PERIKSA BS, Ipar Eks Kepala BNPB
SATPAM Bank Kalsel Diduga Tilep Tabungan Pendidikan Anak Nasabah Rp1,2 Miliar
OPERASI PATUH 2026: Fokus Tertibkan Lawan Arus di Titik Rawan

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 19:00

REFORMASI POLRI di Persimpangan antara Kekuasaan dan Kepercayaan Rakyat

Rabu, 4 November 2026 - 18:50

KAPOLSEK Banjarmasin Timur Ajak Warga Dialog di Bawah Jembatan

Rabu, 4 November 2026 - 18:44

DIHENTIKAN Pencarian Korban KM Virgo Transport 8, Tercatat 53 Orang Belum Ditemukan

Rabu, 4 November 2026 - 18:15

HELIKOPTER TNI Jatuh saat Misi Padamkan Karhutla di Kalteng

Selasa, 3 November 2026 - 21:39

PROYEK Strategis Daerah Anggaran Infrastruktur 2027 Dibahas DPRD Kalsel dan Dinas PUPR

Selasa, 3 November 2026 - 20:05

WARTONO MUNDUR dari Wawali Banjarbaru

Selasa, 3 November 2026 - 15:54

AMUK API di Kawasan Pasar Baru Banjarmasin Lalap Dua Kios, Diduga Akibat Korsleting Listrik

Selasa, 3 November 2026 - 15:42

PEMBUNUHAN Terhadap Ijay Seorang Nelayan, 26 Adegan Diperagakan

Berita Terbaru