4.528 KK Terdampak Banjir di 9 Kabupaten di Kalteng

- Penulis

Senin, 22 September 2025 - 21:14

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banjir melanda 9 kabupaten di Kalimantan Tengah. (Foto: Dok BPB-PK Kalteng)

Banjir melanda 9 kabupaten di Kalimantan Tengah. (Foto: Dok BPB-PK Kalteng)

SuarIndonesia — Banjir terjadi di beberapa wilayah di Kalimantan Tengah (Kalteng) sejak 1 hingga 21 September 2025. Sebanyak 4.528 kepala keluarga (KK) terdampak.

Kabid Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana dan Pemadam Kebakaran (BPB-PK) Kalteng Alpius Patanan mengungkapkan data hingga Senin (22/9/2025). Tercatat 9 kabupaten telah terendam banjir.

Enam kabupaten di antaranya masih tergenang. Yakni Gunung Mas, Katingan, Lamandau, Sukamara, Kotawaringin Barat dan Seruyan. Sedangkan tiga kabupaten lainnya sudah surut yakni Kotawaringin Timur, Murung Raya, dan Barito Utara.

“Banjir di Kabupaten Murung Raya ada 142 KK yang terdampak. Kemudian, Kabupaten Katingan 3.115 KK,” tutur Alpius dikutip SuarIndonesia dari detikKalimantan, Senin (22/9/2025).

Selanjutnya, banjir di Kabupaten Lamandau sebanyak 480 KK terdampak, Sukamara sebanyak 155 KK, Kotawaringin Barat sebanyak 328 KK, Seruyan sebanyak 103 KK, dan Barito Utara sebanyak 205 KK terdampak.

Baca Juga :   MK TOLAK Sengketa Pilkada Barito Utara, Shalahuddin-Felix Menang

Berkenaan dengan banjir tersebut, Alpius menyampaikan bahwa BPBD Provinsi Kalteng menekankan agar penanganan banjir dilaksanakan sesuai kebutuhan di lapangan. Hal tersebut secara intensif dikoordinasikan dengan pihak BPDB Kota maupun Kabupaten.

“Salah satu arahan yang selalu disampaikan supaya melaksanakan penanganan banjir sesuai dengan kebutuhan di lapangan,” tegasnya.

Diketahui, banjir telah melanda 1 kecamatan ke 6 desa di Lamandau; 2 kecamatan dan 18 desa di Kotawaringin Barat; 3 kecamatan dan 8 desa di Sukamara; 2 kecamatan dan 4 desa di Gunung Mask; serta 3 kecamatan dan 4 desa di Seruyan. (*/ut)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

4 KORBAN Heli PK-CFX Teridentifikasi, Sisanya Tunggu Data Keluarga
DELAPAN Penumpang Heli Jatuh Dievakuasi dalam Kondisi Meninggal
DUGAAN PERSETUBUHAN Terungkap Lewat Ponsel
TERKAIT MORTIL, Dicek Gegana Brimob Polda Kalsel dan Dihancurkan
DITEMUKAN BAHAN PELEDAK Mortil “81 Tampella” Peninggalan Zaman Perang di Kampung Arab
KALTENG-KALSEL Bersinergi Pacu Pembangunan Regional dan Nasional
20 PERSONEL Tim SAR Dikerahkan Cari Helikopter Hilang di Sekadau
IIMU RETRET AKMIL, Supian HK : Siap Terapkan di Kalsel !

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 21:53

PENYALAHGUNAAN Bio Solar Subsidi Dibongkar Reskrim Polresta Banjarmasin

Jumat, 17 April 2026 - 21:52

4 KORBAN Heli PK-CFX Teridentifikasi, Sisanya Tunggu Data Keluarga

Jumat, 17 April 2026 - 20:02

DELAPAN Penumpang Heli Jatuh Dievakuasi dalam Kondisi Meninggal

Kamis, 16 April 2026 - 22:51

TERKAIT MORTIL, Dicek Gegana Brimob Polda Kalsel dan Dihancurkan

Kamis, 16 April 2026 - 22:18

DITEMUKAN BAHAN PELEDAK Mortil “81 Tampella” Peninggalan Zaman Perang di Kampung Arab

Kamis, 16 April 2026 - 21:52

TERUNGKAP P.elaku Percobaan Pemerkosaan di Rawasari, Korban Melawan

Kamis, 16 April 2026 - 20:51

KEJAGUNG Tetapkan Ketua Ombudsman Hery Susanto Tersangka Korupsi Nikel

Kamis, 16 April 2026 - 19:32

RUPIAH Menguat Dipicu Ketegangan Geopolitik yang Mereda

Berita Terbaru

Kapal tanker berlayar di Teluk, dekat Selat Hormuz di tengah perang Iran vs AS-Israel. (REUTERS/Stringer)

Internasional

IRAN: Selat Hormuz Dibuka Penuh Selama Gencatan Senjata

Jumat, 17 Apr 2026 - 22:18

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca