25 JENIS Buah Hutan Endemik Ditanam di Kebun Raya Bulungan

- Penulis

Sabtu, 15 Juni 2024 - 01:06

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto Ilustrasi -- Bupati Bulungan, Syarwani Ikiri) bersama Sekretaris Deputi Pemanfaatan Riset dan Inovasi BRIN, Lindawati Wardani (kiri) menanam bibit

Foto Ilustrasi -- Bupati Bulungan, Syarwani Ikiri) bersama Sekretaris Deputi Pemanfaatan Riset dan Inovasi BRIN, Lindawati Wardani (kiri) menanam bibit "Lepiu" buah hutan endemik Bulungan di kawasan Kebun Raya Bundayati Tanjung Selor. [ANTARA/Muhammad A]

SuarIndonesia — Pemkab Bulungan menunjukkan komitmennya mengembangkan kawasan hijau, salah satunya menanamkan 25 jenis buah hutan endemik Kalimantan Utara di Kebun Raya Bunda Hayati, Tanjung Selor yang memiliki luas 85,7 Ha.

“Jenis buah hutan endemik itu di antaranya adalah Lepiu dan Rambai. Penanaman 25 jenis buah hutan endemik ini salah satu komitmen Bulungan menjaga kelestarian alam dan mewujudkan pembangunan berkelanjutan,” ujar Bupati Bulungan Syarwani di Tanjung Selor, Jumat (14/6/2024).

Untuk diketahui, Pemkab Bulungan menggelar penanaman pohon di Kebun Raya Bundayati dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup pada pekan ini.

Syarwani menjelaskan Kebun Raya Bundayati tidak hanya menjadi ruang hijau, tetapi juga sebagai pusat edukasi dan wisata. Ia optimistis kebun raya ini menjadi ikon kebanggaan Bulungan dan Provinsi Kaltara.

“Kita ingin Kebun Raya Bunda Hayati ini menjadi tempat bagi masyarakat untuk belajar tentang alam, budaya, dan kearifan lokal, juga menjadi destinasi wisata menarik bagi wisatawan,” ujarnya.

Dikutip dari AntaraNews, Bupati juga mengajak seluruh masyarakat Bulungan bersama-sama menjaga dan mengembangkan Kebun Raya Bunda Hayati. Ia optimis bahwa dengan kerjasama semua pihak, kebun raya ini akan menjadi aset berharga bagi daerah.

Penanaman 25 jenis buah hutan endemik dan bernilai ekonomis tinggi di Kebun Raya Bunda Hayati merupakan langkah penting dalam upaya pelestarian alam Bulungan.

“Kami optimistis buah-buahan ini dapat terjaga kelestariannya dan dapat dipelajari oleh generasi mendatang,” ujarnya.

Pembangunan Kebun Raya Bunda Hayati dilakukan secara bertahap menggunakan dana APBD Bulungan dan bantuan dari berbagai pihak sejak 2023.

Kebun Raya Bundayati dibangun dalam tiga tahap dengan jangka waktu masing-masing tahap dengan periode lima tahun.

Kebun ini direncanakan akan dibagi menjadi lima zona, yakni Zona Penerima, Zona Wisata dan Budaya, Zona Koleksi, Zona Pengelola, dan Zona Pengembangan.

Pembangunan Zona Penerima meliputi jalan masuk utama, gerbang utama, gerbang sekunder, gerbang tersier, gedung pusat informasi pengunjung (visitor information center/VIC), toilet, pos jaga, pergola, toilet, plaza penerima, dan fasilitas parkir kendaraan.

Pembangunan Zona Pengelola meliputi kantor pembibitan, perkerasan pembibitan, bangunan herbarium, bengkel, gudang peralatan, pos keamanan, kantor/warehouse, instalasi kompos, parkir area gudang.

Pembangunan Zona wisata berupa kawasan rumput, menara pandang, pembuatan kanal tahap dua, area outbond, amphitheater, dan sarana pendukung wisata lainnya.

Kemudian, pembangunan Zona Koleksi tematik tahap dua, berupa pengumpulan material koleksi, pendataan koleksi, serta penataan area.

Adapun Zona Pengelola berupa rumah pembibitan tahap dua, rumah paranet tahap tiga, dan perluasan area pembibitan. termasuk pembangunan prasarana dan sarana umum berupa sebagian jaringan jalan, gerbang sekunder dan tersier, jaringan irigasi (PDAM dan non-PDAM), jaringan listrik, jaringan drainase, serta sebagian site furniture pendukung wisata. [*/UT]

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

DIMUSNAHKAN 1,7 Ton Media Pembawa tanpa Dokumen
PESUT MATI Terbelah Kena Pukat Kurau
RIBUAN ALUMNI Angkatan 1979-2022 Bersatu dalam Pertemuan IKA FISIP ULM
POPULASI PESUT di Bulungan tak Sampai 100 Ekor
WFA Pemprov Kaltara Hemat Listrik-Air Rp230 Juta Sebulan
MOTIF MUTILASI Gegara Dituduh Selingkuh, Pelaku Suami Siri dan Rekannya
POTENSI EL NINO “Godzilla” Mengintai, Waspada Karhutla di Kalimantan
KEMENTERIAN PU Kerahkan 1.461 Alat Berat Tangani Infrastruktur Jalan, di Kalimantan Disiapkan 233 Unit DRU

Berita Terkait

Minggu, 19 April 2026 - 00:21

TIM SAR Gabungan Masih “Berjibaku” Pencarian Remaja Tenggelam di Sungai Martapura

Jumat, 17 April 2026 - 21:52

4 KORBAN Heli PK-CFX Teridentifikasi, Sisanya Tunggu Data Keluarga

Kamis, 16 April 2026 - 20:51

KEJAGUNG Tetapkan Ketua Ombudsman Hery Susanto Tersangka Korupsi Nikel

Kamis, 16 April 2026 - 20:41

TANGANI KBGO, Kemkomdigi Ketatkan Pengawasan Platform Digital

Kamis, 16 April 2026 - 19:45

LULUSAN SR Dijanjikan Beasiwa dan Peluang Kerja

Kamis, 16 April 2026 - 19:41

KERIBUTAN di Depan Tempat Gym, Seorang Pria Keluarkan “Pistol”

Kamis, 16 April 2026 - 19:17

20 PERSONEL Tim SAR Dikerahkan Cari Helikopter Hilang di Sekadau

Rabu, 15 April 2026 - 21:24

MENHAJ: Kesiapan Layanan Haji Indonesia Sudah Hampir Selesai

Berita Terbaru

Kapal tanker berlayar di Teluk, dekat Selat Hormuz di tengah perang Iran vs AS-Israel. (REUTERS/Stringer)

Internasional

IRAN: Selat Hormuz Dibuka Penuh Selama Gencatan Senjata

Jumat, 17 Apr 2026 - 22:18

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca