23 PROYEK di DPRD Kalsel, Anggaran Ditentukan Berdasarkan Koordinasi LPSE dan Tim Internal

Bagikan :
23 PROYEK di DPRD Kalsel, Anggaran Ditentukan Berdasarkan Koordinasi LPSE dan Tim Internal

SuarIndonesia – Sekretaris Dewan Kalsel AM Rozaniansyah menjelaskan, terkait program 23 proyek PL (Pengadaan Langsung) di lingkungan Setwan DPRD Kalsel.

Untuk Januari 2022, dianggarkan 2,6 Miliar lebih, bersumber dari APBD.

“Hal itu memang diumumkan secara terbuka melalui aplikasi Sirup LKPP, namun kegiatan tersebut belum dimulai.

Berdasarkan pengumuman di aplikasi sirup, saya akan membuat surat pengantar dimulai pelaksanaan proyek pengadaan langsung tersebut,” katanya kepada awak media, Rabu (19/1/2022)

Menurut Rozaniansyah mengenai nilai setiap anggaran proyek PL di lingkungan Setwan Kalsel, ditentukan berdasarkan hasil masukkan dengan LPSE dan internal Setwan.

“Besarnya nilai proyek ditentukan berdasarkan koordinasi dan masukkan dari LPSE serta perhitungan tim internal Setwan serta membandingkan proyek tahun sebelumnya,” kata Nunung, yang akrab dipanggil.

Untuk besarnya nilai proyek, kata Nunung, nantinya ditentukan oleh pihak yang mengerjakan atau pihak yang ditunjuk.

“Bila yang mengerjakan tidak bersedia, berarti menganggap nilainya kurang, Anggarannya tiap proyek ditentukan berdasarkan koordinasi LPSE dan perhitungan tim internal,” katanya.

Rozaniansyah juga membenarkan diantara 23 program pengadaan langsung di sekretariat DPRD Kalsel, salah satunya rehab ruangan Ketua DPRD dianggarkan Rp 200.000.000

“Kita selalu berkoordinasi mana yang lebih didahulukan, tugas kita hanya sebagai membantu agar kinerja dewan lancar,” ujarnya.

Lanjutnya, anggaran proyek-proyek pengadaan yang bersumber dari APBD di Setwan dan SKPD banyak pengurangan karena untuk penanggulangan Covid-19 dan bencana alam.

Seperti diberitakan sebelumnya, mengutip dari situs Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan (Sirup) https://sirup.lkpp.go.id/sirup/ro/penyedia/satker/62153, Untuk Januari 2022 ini total proyek pengadaan langsung dengan pagu anggaran sudah mencapai Rp 2.632.272.200.

Ditambah 1 proyek tender pakaian Dinas dan atribut pimpinan dan anggota DPRD di anggarkan Rp 1.063.250.000

Rincian dari Rekap Rencana Umum Penyedia (RUP) penyedia DPRD Kalsel, anggaran belanja proyek Pengadaan Langsung dan melalui tender sebagai berikut:
1.Belanja Modal Peralatan Personal Computer Rp 42.150.000
2.Belanja Modal Alat Studio Lainnya Rp 88.000.000,
3.Belanja Modal Peralatan Studio Gambar Rp 50.000.000
4.Belanja Modal Peralatan Studio Video dan Film Rp 75.000.000
5.Belanja Modal Alat Pemadam Kebakaran Rp 20.000.000
6.Belanja Modal Peralatan Studio Video dan Film Rp 70.000.000
7.Belanja Modal Lemari dan Arsip Pejabat Rp 154.800.000
8.Belanja Modal Kursi Kerja Pejabat Rp 42.000.000
9.Belanja Modal Meja Kerja Pejabat Rp 193.578.500
10.Belanja Modal Mebel Rp 298.369.000
11.Belanja Modal Alat Rumah Tangga Lainnya Rp 9.491.500
12.Belanja Modal Alat Pendingin Rp 72.200.000
13.Alat Pemadam/Portable Rp 2.000.000
14.Souvenir/Cinderamata Lainnya (Sasirangan) Rp 175.000.000
15.Plakat Rp 160.000.000
16. Pemeliharaan lift ganti alat (4 buah) Rp 125.000.000
17.Rehab Rumah Dinas Ketua DPRD Rp 150.000.000
18.Pembersihan Kaca 3 (Tiga) Gedung Rp 150.000.000
19.Pemeliharaan Halaman/Pagar Rumah Dinas Ketua DPRD Rp 100.000.000
20.Pengecatan Rumah Dinas Ketua DPRD Rp 100.000.000
21.Pekerjaan Rehab Ruangan Kerja Rumah Ketua DPRD Rp 200.000.000
22.Pekerjaan Rehab Ruangan Ketua DPRD Rp 200.000.000
23.Belanja Cetakan Rp 154.683.200, Belanja pakaian Dinas dan atribut pimpinan dan anggota DPRD Rp 1.063.250.000.

Apabila di total anggaran proyek belanja Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Kalimantan Selatan untuk bulan Januari 2022 telah mencapai Rp 3.695.522.200.

Kemungkinan proyek pengadaan langsung akan diprogramkan kembali di lingkungan DPRD Kalsel pada bulan selanjutnya, dalam rangka menunjang aktivitas dan kinerja dewan. (HM)

 241 kali dilihat,  1 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.