SuarIndonesia — Pelatih timnas U-24 Indonesia Indra Sjafri mengaku masih bingung kenapa wasit menganulir gol yang dicetak Ramadhan Sananta. Ia juga menyinggung perlunya penggunaan Video Assistant Referee (VAR) di Asian Games.
Dikutip bolaSport, tim Merah Putih menelan kekalahan 0-2 dari Uzbekistan melalui perpanjangan waktu di Shangcheng Sports Centre Stadium, Hangzhou, China, Kamis (27/9/2023).
Timnas U-24 Indonesia langkahnya terhenti di babak 16 besar Asian Games 2022.
Tim asuhan Indra Sjafri ini memang telah berjuang hingga akhir karena pada waktu normal pun timnas U-24 Indonesia masih mampu menahan Uzbekistan 0-0.
Akan tetapi, skuad Garuda Muda kebobolan tepat setelah menit-menit awal babak perpanjangan waktu.
Namun, pemain timnas U-24 Indonesia sempat berhasil menekan Uzbekistan hingga akhirnya Rizky Ridho dan kawan-kawan berhasil menyamakan kedudukan.
Ramadhan Sananta berhasil mencetak gol pada menit ke-110. Gol ini tercipta melalui tendangan bebas Rizky Ridho dan langsung disambut dan ditanduk oleh Sananta ke gawnag Uzbekistan.
Bahkan gol Sananta itu langsung disambut riang oleh para pemain timnas U-24 Indonesia hingga sang pelatih Indra Sjafri.
Pelatih berusia 60 tahun itu bahkan melakukan sujud Syukur karena gol yang tercipta. Sayangnya, hakim garis mengangkat bendera tanda offside.
Alhasil wasit menganulir gol tersebut dan keunggulan Uzbekistan tetap berlanjut. Hasil ini memang tak sesuai dengan harapan para pemain maupun pecinta sepak bola Tanah Air.
Akan tetapi, Indra Sjafri tetap memuji para pemain yang telah berjuang dari awal hingga akhir pertandingan. Pelatih asal Sumatera Barat itu menilai para pemain telah berjuang keras dari awal dan akhirnya kalah melalui perpanjangan waktu.
“Pertandingan hari ini menjadi pertandingan terakhir timnas U-24 Indonesia,” ujar Indra Sjafri kepada awak media seusai telan kekalahan dari Uzbekistan.
“Terutama saya mengucapkan banyak terima kasih atas perjuangan para pemain di partai 2×45 menit mereka berjuang dan diakhiri dengan perpanjangan waktu,” ujarnya.
Indra Sjafri mengaku bahwa sebenarnya pertandingan timnas U-24 Indonesia melawan Uzbekistan ini sudah sesuai dengan game plan yang dirancang tim pelatih.
Hanya saja ada kesalahan kecil yang dilakukan pemain. Sehingga Uzbekistan mampu memanfaatkan error yang dialami pemain timnas U-24 Indonesia.
Dengan begitu, tim Merah Putih pun harus mengakui keunggulan Uzbekistan dan dipaksa puas dengan hasil ini.
“Pertandingan ini berjalan sesuai dengan game plan yang kami lakukan, tetapi ada kesalahan, kesalahan kecil yang akhirnya berbuah kebobolan,” ucap Indra Sjafri.
Namun, mantan pelatih Bali United itu mengaku cukup bingung karena gol Ramadhan Sananta harus dianulir. Indra mengaku masih bingung dan tak paham, karena ia tak tahu betul apakah posisi Sananta offside.
Perkara ini, Indra Sjafri juga menyinggung soal VAR yang memang harus diterapkan di Asian Games.
Menurutnya ajang multievent empat tahunan seperti Asian Games ini memang harus mengunakan peralatan canggih. Sehingga semua pihak bisa dengan jelas dan adil melihat keputusan wasit.
“Dan juga sebenarnya kami sampai sekarang tidak tahu kenapa gol yang tadi dianulir wasit apakah memang offside,” kata Indra Sjafri yang kebinggungan.
“Tentu event sebesar ini perlu ada VAR ya untuk bisa menentukkan itu offside atau tidak offside,” ujarnya.
Namun, terlepas dari kontroversi sang wasit. Indra Sjafri tetap mengapresiasi para pemain yang berhasil menampilkan permainan terbaik mereka.
Selain itu, Indra juga berterima kasih kepada klub yang rela melepas pemainnya ke timnas U-24 Indonesia untuk tampil di Asian Games 2022.
Padahal ajang ini tak masuk dalam kalender FIFA. Akan tetapi, klub rela melepas pemainnya ke timnas U-24 Indonesia.
“Tapi terlepas dari itu kami mengucapkan terima kasih kepada semua pemain dan pada kesempatan ini juga sekali lagi saya mengucapkan terima kasih kepada klub yang memberikan para pemainnya untuk tim nasional Asian Games,” tutur Indra Sjafri.
“Walaupun ini bukan menjadi agenda resminya FIFA, tetapi klub berkorban dengan memberikan para pemainnya ke tim nasional. Sekali lagi terima kasih,” ujarnya. (*/UT)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















