SuarIndonesia – Menyusul hasil rapid test massal yang dinyatakan reaktif, sedikitnya 11 orang karyawan di RSUD Sultan Suriansyah Kota Banjarmasin, ternyata hasil swab mereka dinyatakan positif Covid-19.
Hasil ini baru diketahui setelah menjalani pemeriksaan swab yang dilakukan oleh tim medis dari Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Kota Banjarmasin beberapa waktu lalu.
Dengan kondisi 11 karyawan positip, mereka terpaksa harus dirumahkan guna menjalani karantina mandiri.
Dirut RSUD Sultan Suriansyah Banjarmasin dr. Sukotjo Hartono, yang dikonfirmasi Kamis (2/7/2020) siang membenarkan.
Menurut Sukotjo, seluruh karyawan yang terkonfirmasi positif Covid-19 itu berasal dari berbagai profesi. Terdiri dari tenaga medis seperti dokter, bidan, dan perawat.
“Bahkan, petugas laundry, satpam dan clening service juga termasuk dalam daftar yang terinfeksi virus ini,” kata Sukotjo.
SebelumnyaSukotjo mengungkapkan, sedikitnya 65 karyawan di rumah sakit milik Pemko Banjarmasin itu dinyatakan reaktif. Ini berdasarkan hasil dari pemeriksaan skrining melalui rapid test yang dilakukan terhadap 427 orang di rumah sakit itu.
“Ternyata dari jumlah yang reaktif memang ada, tapi kebanyakan dari hasil tes swab itu negatif,” ucap Sukotjo.
Tetapi, Sukotjo menyebut masih terdapat beberapa karyawan yang belum menjalani skrining berupa rapid test dan swab test Covid-19. Tentunya ia berharap, hasil baik dari rapid test maupun swab test menunjukkan hasil negatif Covid-19.
Walikota Banjarmasin, H Ibnu Sina mengaku prihatin terhadap kondisi tersebut. Terutama dengan adanya tenaga kesehatan (nakes) yang juga termasuk dalam daftar terkonfirmasi positif Covid-19.
Kendati demikian, Ibnu belum berencana untuk menutup layanan di rumah sakit tersebut. “Untuk layanan tidak kita tutup, masih bisa jalan,” singkatnya.
Kendati begitu, Ibnu mengakui kondisi yang tengah dialami oleh garda terdepan dalam penanganan Covid-19 ini memperparah krisis bagi jumlah tenaga medis.
Sehingga ia telah mengusulkan kepada Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Banjarmasin untuk bisa menambah tenaga kesehatan di rumah sakit yang masih tergolong baru itu.
“Kita suda membuka kembali untuk menerima tenaga medis maupun kesehatan untuk membantu di RSUD Sultan Suriansyah,” demikian Walikota H Ibnu Sina.(SU)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















