1.384 DEBITUR Perbankan Ajukan Restrukturisasi Kredit, Bank Kalsel Siap Layani

- Penulis

Selasa, 21 April 2020 - 15:02

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Regional 9 Wilayah Kalimantan mengklaim, sejak wabah pandemi Virus Corona (Covid-19) masuk ke Provinsi Kalsel dan memukul sektor ekonomi, sudah mulai banyak debitur yang mengajukan restrukturisasi kredit kepada perbankan, lembaga jasa keuangan non bank hingga leasing.

Kepala OJK Regional 9 Wilayah Kalimantan Riza Aulia Ibrahim mengatakan, terkhusus untuk perbankan daerah maupun Bank Perkreditan Rakyat (BPR) se-Kalsel saja, hingga kini sudah ada kurang lebih 1.384 debitur yang mengajukan restrukturisasi kredit.

“Dari 1.384 debitur itu total restrukturisasi kreditnya mencapai angka Rp1,1 triliun. Dari jumlah tersebut baru sekitar 163 debitur yang disetujui dengan nilai restrukturisasi kredit mencapai Rp264 miliar,” ungkapnya, Senin (13/4/2020).

Angka ini dipastikannya akan terus meningkat, karena data tersebut belum termasuk perbankan plat merah, bank swasta, lembaga jasa keuangan non bank hingga leasing.

“Angka pastinya nanti akan kita sampaikan. Kami saat ini masih mengumpulkan datanya, semoga minggu depan sudah ada data final,” tambahnya.

Dalam kesempatan itu dirinya mengingatkan agar debitur di Banua bisa memahami bahwa setiap perbankan, lembaga jasa keuangan non bank hingga leasing memiliki formula masing-masing dalam memberikan restrukturisasi kredit kepada debiturnya.

Ada yang memberikan penambahan jangka waktu, pengurangan suku bunga hingga memberikan tambahan fasilitas kredit. Ini semua tergantung dari masing-masing perusahaan dan tidak bisa disamaratakan.

“Jadi nanti debitur yang memang tidak sanggup membayar karena terdampak Covid-19 silakan ajukan saja ke perbankan, lembaga jasa keuangan non bank hingga leasing. Tapi nanti mereka akan survei dulu, jika memang layak pasti mereka akan menawarkan berbagai formula restrukturisasi kredit sesuai dengan kemampuan usaha mereka,” jelasnya.

Baca Juga :   PERMUDAH TRANSAKSI, Bank Kalsel Launching Penggunaan QRIS untuk Pedagang Pasar Terapung Kota Banjarmasin

Sementara itu, Direktur Utama Bank Kalsel Agus Syabaruddin mengaku Bank Kalsel siap memberikan pelayanan restrukturisasi kredit bagi debitur yang usahanya terkena dampak Covid-19.

Bahkan direncanakan kebijakan restrukturisasi kredit ini sudah mulai dijalankan oleh Bank Kalsel pada minggu ini. Saat ini pihaknya masih fokus dalam mendata para debitur di Bank Kalsel yang mengajukan restrukturisasi kredit.

“Kami sadar betul hari ini banyak sekali debitur Bank Kalsel yang usahanya ikut terdampak Covid-19. Karena itulah sesuai arahan Presiden Joko Widodo kami juga akan menyediakan fasilitas restrukturisasi kredit dengan beragam pilihan sesuai dengan kebutuhan debitur,” tegasnya.

Memang diakuinya akibat wabah Covid-19 bisnis Bank Kalsel ikut mengalami penurunan bisnis yang cukup signifikan. Namun begitu pihaknya tetap meyakini bisnis Bank Kalsel di tahun 2020 bisa tetap bertahan dan tumbuh melalui terobosan yang dilakukan.

“Salah satu terobosan yang Bank Kalsel lakukan disituasi sekarang yaitu melakukan pemangkasan pengeluaran yang tidak penting maupun melakukan ekspansi bisnis ke bidang-bidang yang dianggap potensial, baik itu kesehatan hingga Consumer Goods. Melalui cara ini kami tetap optimis Bank Kalsel tetap mampu mencapai kinerja bisnis yang menggembirakan,” katanya.(ADV)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

PERPUTARAN Dana Judol Rp40,3 T pada Triwulan I-2026
FESTIVAL Kuliner Banua Berikan Dampak Positif bagi UMKM
KONTROVERSI Pelibatan Babinsa dalam Mengawasi Kepatuhan Wajib Pajak Dikritik – ‘Bisa Menggerus Kepercayaan’
DIUPAYAKAN Penerbangan Umrah Langsung ke Jeddah
DILIBATKAN BPBD Dua Sekolah di Balangan dalam MPLS
SEPAKATI Banggar DPRD Kalsel dan TAPD Pendapatan Daerah 2027 Sebesar 8 Triliun
PERKUAT KOMITMEN Kesejahteraan Warga, Dinsos Balangan Luncurkan Lima Inovasi Layanan
MEMBENTUK MPA Pemkab Balangan dan Kementerian LH
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 23 Juli 2026 - 22:31

DIUSULKAN Kewarganegaraan Ganda Terbatas bagi Talenta

Kamis, 23 Juli 2026 - 22:00

IKA UNAIR Kalsel, “Podcast” Bersama Kajati dalam Rangkaian “Tour Office”

Kamis, 23 Juli 2026 - 14:33

NASIB KRITIKAN Babeh Aldo Berujung Ditahan Penyidik Polda Kalsel

Rabu, 22 Juli 2026 - 20:24

FESTIVAL Kuliner Banua Berikan Dampak Positif bagi UMKM

Rabu, 22 Juli 2026 - 20:17

HELIKOPTER Water Bombing Dioptimalkan Tangani Karhutla

Rabu, 22 Juli 2026 - 20:05

KOMJAK Pantau Langsung Penanganan Perkara Febrie

Selasa, 21 Juli 2026 - 22:04

TKD BERKURANG, Anggaran Dinas PUPR Kalsel 2027 Anjlok 800 Miliar

Selasa, 21 Juli 2026 - 21:20

PATROLI HUMANIS Perkuat Kedekatan dengan Warga Sungai Miai Dalam

Berita Terbaru

Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad (tengah) dan Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi (kanan) memberikan keterangan kepada pers usai rapat koordinasi membahas peraturan presiden (Perpres) terkait ojek daring (ojol) di Gedung Nusantara III, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (23/7/2026). (Foto: Antara/Fath Putra M)

Nasional

PEKAN DEPAN Finalisasi Perpres Ojol Rampung

Kamis, 23 Jul 2026 - 23:03

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi (kanan) menjawab pertanyaan wartawan di Gedung DPR, Jakarta, Kamis (23/7/2026). (Foto: Antara/Fath Putra M)

Nasional

NANIK S Deyang Diminta jadi Dewan Pengawas BGN

Kamis, 23 Jul 2026 - 22:56

Petugas kepolisian mengecek barang bukti yang ditampilkan saat konferensi pers kasus judi online jaringan internasional, di Bareskrim Mabes Polri, Jakarta, Jumat (26/6/2026). (Foto: Antara/Fauzan/kye)

Bisnis

PERPUTARAN Dana Judol Rp40,3 T pada Triwulan I-2026

Kamis, 23 Jul 2026 - 22:24

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca