Suarindonesia – WOW !, keberhasilan Ori Sasirangan yang meraup pundi-pundi dari pemasaran produknya sasirangan dengan Kain Motif Seribu Sungai ternyata di luar dugaan.
Bahkan desainer kondang yang kerap menjuarai berbagai even kini di tengah BSF tiga tahun 2019, diluncurkan produk terbarunya Sasirangan bermotif Matahari Terbit di Sungai Martapura, Jumat (8/3/) sore.
Spontan kain sutra lembut tersebut membuat para pengunjung membanjiri stand milik pengusaha UKM yang sudah melalang buana ini.
Padahal waktu pembukaan Ori yang membuka stand di tengah itu dalam rangka menyemarakkan BSF (Banjarmasin Sasirangan Festival) 2019 sudah kebanjiran pengunjung.

Namun sebagai perajin sasirangan menawarkan sesuai inovasi motif kain dengan produksi yang dibuat terus dikembangkan dan baru dibuka langsung banyak yang pesan.
Hal yang ini sangat berbeda dengan pengrajin sasirangan yang satu ini, Ori Sasirangan yang terkenal dengan kainnya dengan motif seribu sungai tak terus melakukan inovasi.
Bahkan di stand Dekranasda ia menawarkan beragam kain seperti kain sutera motif seribu sungai juga ada motif flora dan fauna. Hal ini menurutnya karena setiap pengrajin punya inovatif motif dan warna berbeda tersendiri terhadap produksi kain yang dibuatnya.
“Saya mempertahankan motif seribu sungai selain itu juga flora dan fauna, karena ini menurut filosofi yang berhubungan dengan budaya Kalsel dan motif flora dan fauna berdasarkan sumber daya alamnya seperti motif rotan” ujarnya.

Ia menambahkan dalam satu bulan dapat mencapai omset hingga Rp30 juta. dengan anak buah 40 orang dalam satu bulan ia bisa menghasilkan 80 kain sasirangan motif seribu sungai.
Ia juga mengatakan “ini masih ada PR untuk diperhatikan perajin kain sasirangan seperti pengolahan kain sasirangan. Hal itu menurutnya ketika mengikuti forum diskusi digitalisasi marketing sasirangan 2019”.
“Forum diskusi itu membahas bagaimana packaging para perajin sasirangan nanti untuk menjual sasirangan dan bagaimana cara memasarkan di era digitalisasi seperti marketing marketplace dan menitik temukan pengrajin harga semua sama rata” tuturnya.
Dia juga berharap pemerintah Kota Banjarmasin terus mensupport, perajin sasirangan ini diberdayakan lebih sering diikutsertakan pameran juga bisa difasilitasi tempatnya, supaya lebih kreaktif.(SU)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















