WASPADA Bencana Alam saat Kemarau

- Penulis

Rabu, 16 April 2025 - 19:59

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas melakukan pemadaman kebakaran lahan di Palangka Raya. (Foto: Dok ANTARA/Rendhik Andika)

Petugas melakukan pemadaman kebakaran lahan di Palangka Raya. (Foto: Dok ANTARA/Rendhik Andika)

SuarIndonesia — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah (Kalteng), mengingatkan semua pihak untuk mewaspadai bencana alam yang berisiko terjadi saat kemarau.

“Kemaraunya singkat, sekitar tiga bulan, tetapi harus kita waspadai bersama. Mudah-mudahan Agustus atau September sudah hujan kembali,” kata Kepala Pelaksana BPBD Kotawaringin Timur Multazam di Sampit, Rabu (16/4/2025).

BPBD Kotawaringin Timur belum lama ini sudah berkoordinasi saat rapat dengan BMKG Tjilik Riwut Palangka Raya membahas antisipasi dampak kemarau. Intensitas hujan diperkirakan mulai berkurang pada Juli, sehingga kewaspadaan perlu ditingkatkan saat cuaca kering pada Agustus dan September.

Meski singkat, kata dia, kemarau tahun ini diprediksi lebih panas dibanding tahun lalu. Untuk itu kewaspadaan perlu ditingkatkan, khususnya mencegah kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).

Masyarakat diimbau tidak membuka lahan dengan cara pembakaran karena akan menimbulkan dampak luas. Semua pihak, lanjutnya, harus belajar dari karhutla sangat parah terjadi pada tahun 2015, 2019, dan 2023, yakni hampir setiap hari terjadi kebakaran lahan.

Baca Juga :   DUA REMAJA Tenggelam Ditemukan Meninggal

Semua wilayah perlu waspada, kata dia, terlebih daerah-daerah rawan kebakaran lahan seperti Kecamatan Teluk Sampit, Seranau, Mentaya Hilir Selatan, Mentaya Hilir Utara, Pulau Hanaut, Cempaga, serta beberapa lokasi di Kecamatan Parenggean.

Menurut Multazam, jika air sudah turun 60 sentimeter dari permukaan tanah, maka risiko karhutla cukup besar. Kebanyakan kebakaran diawali oleh kebakaran kecil, kemudian meluas sehingga sulit dikendalikan.

“Daerah-daerah kebakaran hutan sering terjadi di lokasi yang tidak mudah dijangkau sehingga petugas kesulitan. Kita berharap masyarakat atau pelaku dunia usaha agar disiplin mempersiapkan peralatan dan personel dalam mengantisipasi karhutla,” tutur Multazam dilansir dari AntaraNewsKalteng.

BPBD berharap karhutla pada 2025 ini bisa ditanggulangi. Ini tidak hanya tanggung jawab BPBD, kata dia, tetapi juga semua unsur karena kebencanaan itu merupakan urusan bersama sehingga seluruh sektor harus terlibat didalamnya. (*/ut)

 

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

DEWI PUTRI Raih Perunggu Kejurnas Taekwondo U-13 dan U-17 2026
TERCATAT 913 ODGJ di Palangka Raya, Dinsos: ‘Himpitan Ekonomi Picu Gangguan Mental’
DIDUGA! Oknum Pegawai KUA Sampit Bawa Kabur dan Sekap Anak di Bawah Umur
358 JEMAAH HAJI Kalteng Tiba, 2 Masih Dirawat di Arab Saudi
WASPADA BANJIR ROB di Kalimantan 14-25 Juni 2026
PENCURI 1,6 TON SAWIT Ketahuan! Gegara Tertidur Pulas Usai Beraksi
2 NAPI LAPAS Palangka Raya Dikirim ke Nusakambangan
SAAT BERENANG, Bocah Jio Hilang Misterius di Sungai

Berita Terkait

Selasa, 9 Juni 2026 - 21:13

TERCATAT 913 ODGJ di Palangka Raya, Dinsos: ‘Himpitan Ekonomi Picu Gangguan Mental’

Selasa, 9 Juni 2026 - 21:05

DIDUGA! Oknum Pegawai KUA Sampit Bawa Kabur dan Sekap Anak di Bawah Umur

Selasa, 9 Juni 2026 - 20:51

358 JEMAAH HAJI Kalteng Tiba, 2 Masih Dirawat di Arab Saudi

Senin, 8 Juni 2026 - 23:22

WASPADA BANJIR ROB di Kalimantan 14-25 Juni 2026

Minggu, 7 Juni 2026 - 23:03

PENCURI 1,6 TON SAWIT Ketahuan! Gegara Tertidur Pulas Usai Beraksi

Minggu, 7 Juni 2026 - 22:58

2 NAPI LAPAS Palangka Raya Dikirim ke Nusakambangan

Minggu, 7 Juni 2026 - 22:52

SAAT BERENANG, Bocah Jio Hilang Misterius di Sungai

Minggu, 7 Juni 2026 - 22:45

PRIA R NGAMUK Bacok Ibu dan Anak

Berita Terbaru

Aridiwi alias Diwi (36). ditemukan terbujur kakui tak bernyawa di dalam rumah Jalan A Yani 7 Kompleks Mahligai Permai Indah Jalur 12, Kecamatan Kertak Hanyar, Kabupaten Banjar, Rabu (10/6/2026).  (SuarIndonesia/DO)

Kab. Banjar

SEORANG PRIA Ditemukan Terbujur Kaku Tak Bernyawa

Rabu, 10 Jun 2026 - 14:56

Ratusan CPNS dilantik menjadi PNS angkatan pertama OIKN. (Foto: Humas OIKN)

Kaltim

OIKN Lantik 555 PNS Angkatan Pertama

Selasa, 9 Jun 2026 - 21:30

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca