WARGA Loksado Serahkan Burung Julang Emas ke Petugas Kehutanan

- Penulis

Senin, 9 Maret 2020 - 21:47 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia – Namanya burung Julang Emas atau bahasa ilmiahnya Rhyticeros Undulatus. Satwa dilindungi ini dievakuasi, baru-baru ini.

Salah satu jenis enggang atau rangkong dari Pegunungan Meratus ini,  dijemput dari rumah Pi’i, warga Loksado di Kabupaten Hulu Sungai Selatan.

Pi’i bercerita, pemilik burung pak Wayan, saat ke ladang bertemu dengan seorang pencari kayu.

Ia membawa seekor anak burung enggang. Oleh warga lokal, burung itu dikenal dengan nama Julang Emas.

“Pak Wayan kemudian membelinya,” kisah Pi’i kepada Kepala Seksi Perlindungan Hutan KPH Hulu Sungai, Karlan, saat tiba di Loksado.

Kepada Pi’i dan Wayan, juga beberapa warga yang ada di Loksado, Karlan berterimasih. Sikap warga melaporkan keberadaan burung khas hutan tropis di Pegunungan Meratus ini sudah benar dan patut dipuji.

Baca Juga :   KASUS "3C", Jajaran Polda Kalsel Amankan Ratusan Tersangka

“Penangkapan satwa liar dan dilindungi tidak diperbolehkan. Karena dilarang undang-undung,” katanya.

Anak burung enggang berjenis kelamin betina ini dibawa ke markas KPH Hulu Sungai untuk dilepas liarkan ke habitatnya.(ADV/RW)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

GUBERNUR KALSEL Dicek Langsung Ketersediaan dan Suplai Air untuk Perendaman Hutan Lindung
KALTENG Status Tanggap Darurat Karhutla
DISETUJUI Komisi III DPR RI Tambahan Anggaran Kejagung 22,1 Triliun Disertai Sejumlah Catatan
KETUA – PENGURUS PMI Banjarmasin Dilantik di Tengah Polemik dan Proses Hukum Gugatan
BANK KALSEL Apresiasi Petenis Meja U-16 dan Perlu Terus Dibina untuk Kancah Nasional
HOTSPOT Karhutla Meningkat di Tiga Provinsi Kalimantan
KARHUTLA Kalimantan “Alarm Keras” Jangan Hanya Padamkan Api, Periksa Tata Kelola
BANK KALSEL Kembali Dukung Turnamen Tenis Meja Terbuka VI DPRD Kalsel 2026

Berita Terkait

Selasa, 1 September 2026 - 22:51

DIDUGA 12 Perusahaan di Kalimantan Jadi Penyebab Karhutla

Selasa, 1 September 2026 - 22:17

ZIARAH Dirangkai Peringatan Maulid Dilaksanakan Jajaran Kejati Kalsel

Selasa, 1 September 2026 - 21:45

DIJAGA KETAT Dishut Kalsel dan Lanal Banjarmasin Hutan Lindung Liang Anggang

Selasa, 1 September 2026 - 21:41

GUBERNUR KALSEL Dicek Langsung Ketersediaan dan Suplai Air untuk Perendaman Hutan Lindung

Selasa, 1 September 2026 - 19:54

PENDERITA ISPA Kalsel Capai 3.990 Orang

Selasa, 1 September 2026 - 19:48

DAMPAK Karhutla tak Hanya Hutan, Juga Kesehatan dan Ekonomi

Selasa, 1 September 2026 - 18:00

DISETUJUI Komisi III DPR RI Tambahan Anggaran Kejagung 22,1 Triliun Disertai Sejumlah Catatan

Selasa, 1 September 2026 - 16:58

KETUA – PENGURUS PMI Banjarmasin Dilantik di Tengah Polemik dan Proses Hukum Gugatan

Berita Terbaru

Kapolda Kalteng Irjen Iwan Kurniawan tinjau karhutla di Palangka Raya. (Foto: HO-Polda Kalteng)

Hukum

KARHUTLA KALTENG: 23 Orang Tersangka dalam 19 Kasus

Selasa, 1 Sep 2026 - 23:09

Foto Ilustrasi helikopter water bombing. (Foto: x.com/@ModJapan_en)

Kalteng

HELIKOPTER Water Bombing Sulit Beroperasi Padamkan Api

Selasa, 1 Sep 2026 - 22:58

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca