SuarIndonesia — Wapres Ma’ruf Amin menyerahkan dana insentif fiskal untuk percepatan penurunan stunting kepada 20 perwakilan daerah. Ke-20 daerah itu disebut merupakan perwakilan dari 130 daerah yang berhak menerima dana insentif fiskal 2024.
Penghargaan diberikan pada acara pembukaan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Stunting Tahun 2024 di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta, Rabu (4/9/2024). Ma’ruf Amin menyerahkan langsung piagam penghargaan kepada masing-masing perwakilan penerima manfaat.
“Semoga program percepatan penurunan stunting dapat terus dilanjutkan dan disempurnakan di periode-periode berikutnya, sebagai upaya menciptakan generasi unggul sesuai visi Indonesia Emas 2045,” ujar Ma’ruf, mengutip detikNews, Rabu (4/9/2024).
Diketahui, penurunan angka stunting adalah salah satu program prioritas nasional.Pemerintah mentargetkan penurunan prevalensi stunting hingga 14% pada 2024 dan target ini dimasukkan ke Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2020-2024.
Alokasi anggaran terkait percepatan penurunan stunting pada belanja K/L dalam 5 tahun mencapai Rp 188,3 triliun.
Sedangkan dana alokasi khusus dalam kurun 2019-2023 secara total mencapai Rp 40,8 triliun.
Mulai 2018, penurunan angka stunting menjadi salah satu prioritas dalam penggunaan Dana Desa. Pemerintah menyadari bahwa pelaksanaan percepatan penurunan angka stunting memerlukan dukungan dari Lembaga nonpemerintah.
Oleh karena itu, pemerintah mendorong berbagai pihak terlibat secara aktif dalam upaya percepatan penurunan angka stunting. (*/UT)
Berikut 20 Daerah Penerima Dana Insentif Percepatan Penurunan Angka Stunting:
- Provinsi Sumatra Utara
- Provinsi Jambi
- Provinsi Jawa Tengah
- Kota Bima
- Kota Depok
- Kota Payakumbuh
- Kota Dumai
- Kota Prabumulih
- Kota Banjarmasin
- Kota Denpasar
- Kabupaten Bintan
- Kabupaten Lamongan
- Kabupaten Aceh Barat Daya
- Kabupaten Tanggamus
- Kabupaten Sarolangun
- Kabupaten Sopeng
- Kabupaten Trenggalek
- Kabupaten Jepara
- Kabupaten Bandung Barat
- Kabupaten Garut
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















