WAKET KOMISI DPR-RI Pangeran Khairul Saleh Soal Penusukan Syekh Ali Jaber, Kepekaan Intelijen Polri Harus Ditingkatkan

- Penulis

Senin, 14 September 2020 - 19:05

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pangeran Khairul Saleh.(Foto/Dok.SuarIndonesia)

SuarIndonesia – Wakil Ketua (Waket) Komisi III DPR-RI Pangeran Khairul Saleh menyorot kasus penusukan
Pendakwah Syekh Ali Jaber saat berceramah di Bandar Lampung mengatakan, perlunya peningkatan kesadaran atau kepekaan dari tim intelijen kepolisian.

Penusukan ini tidak harus terjadi kalau peran intelijen kepolisian berjalan dengan baik, ujar legislator asal PAN ini kepada awak media pada Senin (14/9/2020).

Pangeran menyatakan simpati dan prihatin kepada Syekh Ali Jaber dan menyesalkan kejadian itu terjadi.

Kendati Pangeran tidak menafikan kejadian itu dikhawatirkan menimbulkan sedikit kegaduhan di masyarakat.

Menurut mantan Bupati Banjar dua periode ini, penusukan itu merupakan tindakan yang sangat tidak terpuji. Apalagi saat kondisi negara kita yang tengah prihatin karena dilanda pandemi.

Terkait kasus ini, Pangeran menilai, penampilan pelaku penusukan tidak memperlihatkan gejala umum dari gangguan kejiwaan. “Hasil dari pemeriksaan kejiwaan yang ada dapat menjadi kunci penyelesaian terkait kepastian kondisi kejiwaan pelaku,” tambah Pangeran.

“Mengutip pengakuan keluarganya bahwa yang bersangkutan mengalami gangguan kejiwaan. Namun masyarakat menilai bahwa yang bersangkutan dalam penampilannya tidak memperlihatkan gejala umum orang yang terkena gangguan kejiwaan. Maka saya berharap pemeriksaan kejiwaan menjadi kunci dari penyelesaian dari hiruk pikuknya berbagai pendapat masyarakat,” ujar legislator asal Kalsel ini.

“Saya minta agar kejadian ini diusut tuntas oleh kepolisian terbuka dan transparan serta diadili sesuai ketentuan serta mencari motif pelaku dan membongkar jaringan pelaku apabila memang ada tendensi keterlibatan pihak-pihak tertentu,” ujar Pangeran.

Baca Juga :   "KONFLIK" Melibatkan Massa dari Masing-masing Pendukung Calon di Pilkada

Selain itu, Pangeran pun berharap agar para ulama bisa mendapat perlindungan. Khususnya, perlindungan terhadap ulama besar seperti Syekh Ali Jaber.

“Saya juga berharap agar para ulama sebagai pembimbing umat harus mendapat perlindungan sebab kedudukannya sangat strategis sebagai pembimbing umat apalagi sekelas ulama besar Syekh Ali Jaber,” lanjut Pangeran.

Sebelumnya, dilansir dari detikcom pendakwah Syekh Ali Jaber ditusuk seorang pria pada Minggu (13/9) kemarin. Peristiwa ini terjadi saat Syekh Ali Jaber mengisi ceramah di Masjid Falahuddin, Bandar Lampung. Tangan pendakwah itu terluka akibat tusukan. Pelaku langsung dibekuk orang-orang di lokasi.

Pelaku berinisial AA dan hingga saat ini diketahui merupakan pelaku tunggal. Kepada polisi, AA mengaku menusuk Syekh Ali Jaber karena merasa dihantui. “Iya secara logika masih apa… karena dia berawal dari halusinasi visual, kalau bahasanya dia di-BAP itu dihantui oleh Syekh Ali Jaber, sebelumnya pernah ditemui setahun yang lalu, sering lihat di TV, live,” ungkap Kasat Reskrim Polresta Bandar Lampung Kompol Rezky Maulana.(RA)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

SNBT 2026: 256.369 Peserta Lulus
PUNCAK HAJI: Pemerintah Siagakan Pos Kesehatan di Arafah dan Mina
KASUS K3: JPU Tuntut Eks Wamenaker Noel 5 Tahun Penjara
KEMENHUT Tahan Tersangka Penyelundup 3 Ton Sisik Trenggiling
BGN Tangguhkan 1.152 SPPG Wujud tak Ada Kompromi untuk Standar MBG
SEORANG PEJABAT di Lingkup Pemprov Kalsel Ditemukan Tak Bernyawa, Begini Kronologisnya
DIMENSI PEMAHAMAN Jadi Sorotan, Potensi Radikalisme di Kalsel Meningkat
AKSI SADIS Seorang Paman Habisi Bocah Ponakannya hingga Bacok Ibu Korban dan Warga

Berita Terkait

Senin, 25 Mei 2026 - 23:16

KASUS Eks Bupati Kukar Berlanjut, Pejabat Kemenkeu Dipanggil KPK Jadi Saksi

Senin, 25 Mei 2026 - 23:09

DUA GADIS Asal Medan Diamankan, Diduga akan Dijual ke China

Senin, 25 Mei 2026 - 23:02

KASUS K3: JPU Tuntut Eks Wamenaker Noel 5 Tahun Penjara

Senin, 25 Mei 2026 - 22:48

DUA IKON Daerah di Kalteng Ditetapkan jadi Kawasan Berbasis KI

Senin, 25 Mei 2026 - 14:44

AKSI SADIS Seorang Paman Habisi Bocah Ponakannya hingga Bacok Ibu Korban dan Warga

Minggu, 24 Mei 2026 - 21:50

LAHAN JADI TAMBANG, Warga Adat Barut Ajukan Banding ke PTUN-MA

Minggu, 24 Mei 2026 - 21:42

PECATAN Polisi Bawa Kabur Mobil

Minggu, 24 Mei 2026 - 21:33

3 PROVINSI di Kalimantan Rawan Karhutla

Berita Terbaru

Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto (tengah) dan Ketua Umum Tim Penanggung Jawab Panitia SNPMB Tahun 2026 Eduart Wolok (kiri) dalam konferensi pers di Jakarta, Senin (25/5/2026). (Foto: Antara/Sean Filo M)

Headline

SNBT 2026: 256.369 Peserta Lulus

Selasa, 26 Mei 2026 - 00:28

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca