Wakapolri Menunggu 4 Jam untuk Sampai di Bandara Syamsudin Noor

- Penulis

Kamis, 12 September 2019 - 22:27

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suarindonesia – Hampir semua penerbangan baik yang berangkat dan menuju Bandara Syamsudin Noor mengalami penundaan alias delay,  Kamis (12/9) pagi hingga siang kemarin.

Tercatat sebanyak 13 penerbangan terganggu akibat tebalnya kabut asap di kawasan bandara.

Pesawat Garuda Indonesia yang ditumpangi Wakapolri,  Komisaris Jendral Polisi Ari Dono Sukmanto harus menunggu empat jam lamanya untuk mendarat di Banjarbaru.

“Seharusnya saya pagi sudah sampai di Banjarbaru. Pukul lima pagi saya sudah ada di Bandara Soekarno Hatta, delay empat jam karena laporan di bandara Syamsudin Noor jarak pandang hanya 100 meter, sehingga pesawat tidak mungkin bisa Mendarat,” ujar Ari usai Asistensi Penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla)  di Posko Taktis Karhutla Intan 2019 di Jalan A. Yani Km 21.

Baca Juga :   SOLID di Debat Kedua, Bang Rizal dan Ustaz Rosyadi Sukses Tepis Serangan Paslon Satu

Sebelum ke posko taktis wakapolri terlebih dahulu memantau titik panas menggumakan heli kopter.

Usai melihat titik api ia menyebut jika d iandingkan dengan provinsi lain hampir sama.

Diakuinya karhutla yang tertinggi di Riau,  Sumatera Selatan,  Kalbar,  dan Kalteng.  Khusus Kalsel menurutnya banyak hot spot,  namum belum menjadi api.

Untuk menekan hotspot Ari menyebut pihaknya secara menindak pelaku pembakaran. Polda Kalsel sudah menangani lima perkara pembakaran, empat pelaku di antaranya ditahan.

“Meski tersangkanya sudah tua memang kasihan. Kalau memang aturannya harus diproses ya diproses,” kata dia, (RW)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

PERJUANGAN PERSIT Kartika Chandra Kirana Merawat Budaya Banjar, “Tajam seperti Todak, Teguh seperti Budaya”
AKSI SOLIDARITAS dan Seruan Hapus Outsourcing, Warnai May Day di Mapolresta Banjarmasin
KECELAKAAN KRL BEKASI TIMUR: 10 Jenazah Korban Teridentifikasi
1.079 JCH Embarkasi Banjarmasin Tiba di Madinah
KALSEL Kembangkan Porang 127 Hektare untuk Diversifikasi Pangan
PRAKTIK KENDARAAN Bermuatan Berlebih “Menjadi Momok”,. Ditlantas Polda Kalsel Perkuat Sinergi Stakeholder
DIPRIORITASKAN Legislator Balangan Infrastruktur Juai dan Halong
SEILI, Terdakwa yang Habisi Nyawa Mahasiswi ULM Dituntut 14 Tahun Penjara

Berita Terkait

Rabu, 29 April 2026 - 17:27

PERJUANGAN PERSIT Kartika Chandra Kirana Merawat Budaya Banjar, “Tajam seperti Todak, Teguh seperti Budaya”

Rabu, 29 April 2026 - 16:53

AKSI SOLIDARITAS dan Seruan Hapus Outsourcing, Warnai May Day di Mapolresta Banjarmasin

Selasa, 28 April 2026 - 23:11

KALSEL Kembangkan Porang 127 Hektare untuk Diversifikasi Pangan

Selasa, 28 April 2026 - 17:24

PRAKTIK KENDARAAN Bermuatan Berlebih “Menjadi Momok”,. Ditlantas Polda Kalsel Perkuat Sinergi Stakeholder

Selasa, 28 April 2026 - 17:11

DIPRIORITASKAN Legislator Balangan Infrastruktur Juai dan Halong

Selasa, 28 April 2026 - 17:11

SEILI, Terdakwa yang Habisi Nyawa Mahasiswi ULM Dituntut 14 Tahun Penjara

Selasa, 28 April 2026 - 16:50

RENOVASI AKSES VITAL Jembatan 1 Juli Kelayan Digagas Polresta Banjarmasin bersama Pemko

Selasa, 28 April 2026 - 01:01

WALI KOTA BANJARMASIN “Angkat Bicara” atas Penetapan Tersangka Kasus Sewa Sewa Komputer Jaringan

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca