WAH KPKN RI Sebut 80 Persen dari 400 Aduan Diterima Masalah Perumahan

- Penulis

Sabtu, 22 Juni 2019 - 02:10 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suarindonesia – Aduan yang diterima Komisi Perlindungan Konsumen Nasional (KPKN)  RI ini ada 80 persen dari 400 aduan adalah masalah perumahan.KPKN adalah masalah perumahan.

“Persoalannya ada yang terkait kepemilikan pengelolaan rumah susun dan lain sebagainya.  Kenapa meledak di dua tahun terakhir ini,  karena transaksi perumahan dilaksanakan 10 tahun lalu,  ada yang sudah lunas sertifikat gak ada,” jelas Ketua KPKN,  Ardiansyah, Jumat (21/6) di Ruang Rapat H Maksid Setdaprov Kalsel.

Sementara,  Komisoner KPKN,  Arief Safari menambahkan,  indeks berkonsumen di Kalsel masih di bawah rata-rata nasional.

Dua dimensi yang cukup rendah di bawah angka 20, menurut Arief terkait pemahaman undang-undang dan kelembagaan perlindungan konsumen, dimensi lainnya mengenai prilaku komplain.

“Konsumen di sini mudah menerima atau gak mau ribet,  enggan komplain atau hal itu dianggap biasa.

Dua dimensi yang indeknya cukup bagus terkait perilaku konsumen membeli sesuatu sesuai kebutuhan dan membedakan produk asli dan KW,” urainya.

Arief mencontohkan kasus yang harusnya jadi aduan adalah kembalian belanja dengan permen.  Menurutnya hal itu tidak dibenarkan dalam transaksi jual beli.

“Kalau gak percaya kumpulkan permennya belanjakan lagi pasti ga boleh kan,” katanya.

Arief menambahkan,  fenomen donasi pada ritel modern juga bukan hak dan kewajiban bagi konsumen dan penjual.  Jika terjadi demikian,  maka konsumen berhak untuk menolak donasi atau bertanya donasi untuk siapa dan disalurkan ke mana.

Baca Juga :   TIGA MAHASISWA UNUKASE yang Meninggal Dunia Kecelakaan Adalah Penerima Beasiswa KIP Kuliah Angkatan 2023

“Soal perbedaan harga antara yang di rak atau didisplay dengan harga di kasir juga konsumen berhak untuk membayar harga terendah.  Kasus seperti ini sering terjadi,  makanya konsumen harus mengetahui hak-haknya, ” ungkapnya.

Di sisi lain,  Kepala Dinas Perdagangan Kalsel,  Birhasani mengatakan,  pengaduan konsumen di Kalsel cukup tinggi.  Pada tahun 2018 lalu,  disebutnya ada 16 pengaduan dan 14 di antaranya diselesaikan melalui sidang sengketa konsumen.

Birhasani menyebut konsumen di Kalsel cukup berani untuk mengadu.

“2019 sudah ada 25 kasus yang dilaporkan, sudah 18 diselesaikan sisanya masih proses,  kesadaran masyarakat semakin tinggi sosialisasi juga terus dilakukan,”  tegasnya. (RW)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

3.105 HA TNTP Terbakar, Habitat Orang Utan Terancam!
BNPB Siagakan Satu Pesawat untuk OMC
DIHADAPAN Wapres Gibran Tunjukkan Inovasi Cairan dan Drone Thermal Langsung di Titik Api
RESMI DITUTUP, 4.151 Mahasiswa Baru UNISKA MAB Siap Memulai Perkuliahan
HANYA BELASAN MENIT Kunjungan Kerja Wapres Gibran di SR Banjarbaru
MAULID di DPRD Kalsel, Momentum Pererat Silaturahmi dan Tingkatkan Keimanan
PEMANFAATAN ASET Swargaloka Dievaluasi DPRD Kalsel
PEDULI Korban Kebakaran, Kapolsek Banjarmasin Tengah Salurkan Bantuan Senbako

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 22:06

BNPB Siagakan Satu Pesawat untuk OMC

Kamis, 10 September 2026 - 21:45

RESMI DITUTUP, 4.151 Mahasiswa Baru UNISKA MAB Siap Memulai Perkuliahan

Kamis, 10 September 2026 - 18:08

HANYA BELASAN MENIT Kunjungan Kerja Wapres Gibran di SR Banjarbaru

Kamis, 10 September 2026 - 16:53

MAULID di DPRD Kalsel, Momentum Pererat Silaturahmi dan Tingkatkan Keimanan

Kamis, 10 September 2026 - 16:49

PEMANFAATAN ASET Swargaloka Dievaluasi DPRD Kalsel

Kamis, 10 September 2026 - 12:41

PEDULI Korban Kebakaran, Kapolsek Banjarmasin Tengah Salurkan Bantuan Senbako

Rabu, 9 September 2026 - 23:38

WAPRES Gibran ke Kalsel Tinjau SR hingga ISPA dan karhutla

Rabu, 9 September 2026 - 22:35

LA Diguyur Hujan Bantu Redakan Ancaman Karhutla

Berita Terbaru

31 WNA Malaysia dan Taiwan ditangkap Imigrasi Pontianak, Kalbar. (Foto: Istimewa)

Kalbar

31 WNA Malaysia-Taiwan Ditangkap, Diduga Scamming

Kamis, 10 Sep 2026 - 22:50

Karhutla mengancam habitat orang utan di TN Tanjung Puting Kalteng. (Foto: HO-Dok Balai TNTP)

Headline

3.105 HA TNTP Terbakar, Habitat Orang Utan Terancam!

Kamis, 10 Sep 2026 - 22:46

Tim BKSDA dan YIARI Kalbar mengevakuasi Orang utan dari salah satu kebun warga di Kayong Utara. (Foto: HO-YIARI Kalbar)

Kalbar

ENAM Orang Utan Diselamatkan dari Karhutla

Kamis, 10 Sep 2026 - 22:17

Kepala BNPB Letnan Jenderal TNI Suharyanto menyampaikan laporan terkini penanggulangan karhutla kepada Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka saat rapat koordinasi di Pos Pantau Karhutla di Guntung Damar Banjarbaru, Kamis (10/9/2026). (Foto: HO-Antara)

Kalsel

BNPB Siagakan Satu Pesawat untuk OMC

Kamis, 10 Sep 2026 - 22:06

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca