WADUH Baru Sosialisasi di Banjarmasin, Ada Laka Maut Dua Tewas

WADUH Baru Sosialisasi di Banjarmasin, Ada Laka Maut Dua Tewas

Suarindonesia – Namanya musibah, kapanpun tak bisa ditebak dan dihindar. Apalagi baru saja anggota Satlantas Polresta Banjarmasin dipimpin Kasat, Kompol Wibowodan dengan sosialisasi tentang keselamatan berlalu lintas dengan spanduk Millenial Road Safety Festival (MRSF), di titik Traffic Light Kota Banjarmasin, Sabtu (9/2).

“Melalui sosialisasi ini, diharapkan generasi milenial, anak muda/remaja tidak melanggar peraturan.

Sebab, kecelakaan terjadi biasanya diawali dari pelanggaran yang dilakukan oleh pengendara,’’ kata Kompol Wibowo.

 

Eh, malah, Minggu (10/2) diniharinya terjadi kecelakan lalu lintas (lakalantas) maut dengan dua tewas, dan satu kritis di persimpangan Traffic Light Jalan A Yani, Km 2 – Kuripan.

Korban Kamila dan M Kastalani, yang berada di kamar jenazah Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ulin Banjarmasin, dan dari subuh dan paginya telah dijemput dan dibawa pihak keluarga ke rumah duka.

M Kastalani (21) warga Jalan Kelayan A Gang Batur RT 002 RW 001 dan Kamila, wanita yang juga jadi korban ini, Gang Seroja Kelurahan Pelambuan Kecamatan Banjarmasin Barat, dan alamat ini ditemukan tim emergency gabungan

Untuk korban kritis, Ahmad Nauval (19) warga Jalan Bumi Mas Raya Komp Bumi Jaya RT 010 RW 001 Banjarmasin.

Dari keterangan, A Nauval saat itu mengendara motor gede DA 3108 AAF, dari arah dalam korban melaju luar kota.

Ia setelah isyarat lampu di persimpangan itu tanda menyala hijau, langsung tancap gas.

Tiba-tiba, korban yang tewas naik motor Honda Beat DA 6124 SC juga melaju dan kemudian memutar arah di traffic light hingga tabrakan tak terhindar.

Namun, semua atas kejadian masih dalam pemerikan pihak Satlantas Polresta  Baajarmasin dnegan melakukan olah tempat kejadian perkara saat itu juga.

Selain membawa motor yang membawa maut, juga memintai keterangan sejumlah saksi. (ZI)

 272 kali dilihat,  1 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Komentar

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: