WABAH Botulisme Landa Moskow, Ratusan Orang Masuk RS

- Penulis

Rabu, 19 Juni 2024 - 00:17 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto Ilustrasi -- Dugaan wabah keracunan makanan yang langka dan sangat berbahaya di Moskow menyebabkan lebih dari 120 orang mencari bantuan medis dan setidaknya 30 orang dirawat intensif, Senin (17/6/2024). Pihak berwenang Rusia mengatakan, wabah tersebut berasal dari salad yang didistribusikan oleh layanan pengiriman daring populer. [kolase: nst.com.my/pixabay]

Foto Ilustrasi -- Dugaan wabah keracunan makanan yang langka dan sangat berbahaya di Moskow menyebabkan lebih dari 120 orang mencari bantuan medis dan setidaknya 30 orang dirawat intensif, Senin (17/6/2024). Pihak berwenang Rusia mengatakan, wabah tersebut berasal dari salad yang didistribusikan oleh layanan pengiriman daring populer. [kolase: nst.com.my/pixabay]

SuarIndonesia — Rusia diduga tengah dilanda wabah keracunan makanan yang langka. Sebanyak lebih dari 120 orang di Moskow dilarikan ke rumah sakit akibat botulisme.

Dikutip CNNIndonesia dari CBS News, pejabat setempat menyatakan, dari angka tersebut, sebanyak 50 orang di antaranya dalam kondisi serius. Sebanyak 30 pasien di antaranya bahkan harus menjalani perawatan intensif.

Para pasien dirawat dengan dugaan botulisme yang dipicu kontaminasi makanan. Botulisme sendiri merupakan kondisi medis darurat yang menyerang sistem saraf dan dapat menyebabkan gagal napas serta kelumpuhan.

“Total 121 orang mencari bantuan medis [akibat botulisme],” ujar Wakil Wali Kota Moskow Anastasia Rakova, Senin (17/6/2024) kemarin. Ia juga menegaskan tak ada ancaman nyawa dalam wabah ini.

Pihak berwenang Rusia mengatakan, wabah tersebut berasal dari salad yang didistribusikan oleh layanan pengiriman daring populer. Pada Minggu (16/6/2024) lalu, layanan tersebut menghentikan operasionalnya sementara waktu untuk menjalani penyelidikan.

Pengawas konsumen dan kesehatan Moskow, Rospotrebnadzor, mengatakan bahwa pihaknya kini tengah melakukan penyelidikan epidemiologis terhadap dugaan kasus botulisme tersebut.

Baca Juga :   CHINA OPEN 2026: Fajar/Fikri Juara, Sukses Pertahankan Gelar!

Kantor kejaksaan Moskow juga telah meluncurkan penyelidikan atas pelanggaran standar keselamatan konsumen.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyebut, botulisme bisa berakibat fatal jika tidak ditangani sesegera mungkin. Botulisme biasanya disebabkan oleh makanan yang tidak diproses dengan baik.

Botulisme biasanya ditandai dengan kelelahan, penglihatan yang buram, mulut kering, dan kesulitan bernapas serta berbicara.

“Tingkat insiden botulisme rendah, tapi angka kematian akibat botulisme cukup tinggi,” ujar WHO.

Tahun lalu, seorang wanita meninggal dunia dan delapan orang menjalani perawatan intensif akibat botulisme di Perancis. [*/UT]

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

MOTOGP San Marino 2026: Marc Marquez Juara dan Puncaki Klasemen
PERBEDAAN Keracunan dan Alergi Makanan
ICT: Mekanisme Akumulasi Kuota Internet Harus Dibuat Sederhana
BANJIR Nepal-China: Korban Tewas Bertambah 1.280 Orang, 5.260 Masih Hilang
FIRMAN YUSI Bantu Operasional Tiga UPBS di Tabalong dan Bagikan Masker
SOSPER Penyelenggaraan Kesehatan, Begini Himbauan Ketua Dewan Kalsel
BANJIR Nepal-China: Korban Tewas 919 Orang dan 4.800 Hilang
KEGIATAN Sosial Kemanusiaan Kejati Kalsel Donor Darah

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 23:43

KEJARI Seruyan Bongkar Dugaan Korupsi Dana Hibah Rp 13,8 M Diskan

Kamis, 17 September 2026 - 21:50

SABU Tiga Kilogram dari Kalteng Gagal Masuk Banjarmasin

Kamis, 17 September 2026 - 21:42

PERAIRAN KALTENG: Waspada! Angin Kencang-Gelombang Tinggi

Kamis, 17 September 2026 - 21:32

KARHUTLA Kalteng: 28 Orang Jadi Tersangka

Rabu, 16 September 2026 - 21:17

AKIBAT Karhutla, ISPU Kapuas Tembus 722

Rabu, 16 September 2026 - 21:11

PESAN TERAKHIR Pasutri Samuda, Kasih Tahu saat Kapal Virgo Mulai Miring

Rabu, 16 September 2026 - 20:53

KABUT ASAP Palangka Raya Paksa Sekolah Kembali PJJ

Selasa, 15 September 2026 - 21:02

KARHUTLA Kalteng Capai 9.440 Ha, Status Darurat Hingga Akhir September

Berita Terbaru

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca