FIRMAN YUSI Bantu Operasional Tiga UPBS di Tabalong dan Bagikan Masker

- Penulis

Rabu, 2 September 2026 - 21:48 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia – Kepedulian terhadap warga di tengah kabut asap akibat meningkatnya kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Selatan ditunjukkan Anggota DPRD Provinsi Kalsel dari Fraksi PKS, Firman Yusi.

Sedikitnya 1.500 masker gratis dibagikan kepada warga Tabalong. Pembagian masker tersebut merupakan bentuk partisipasi dan kepedulian untuk membantu melindungi masyarakat dari paparan kabut asap yang terjadi sebagai dampak karhutla, Rabu (2/9/2026)

Firman mengatakan, kondisi kemarau panjang yang melanda hampir seluruh wilayah Kalimantan Selatan menyebabkan potensi kebakaran semakin meningkat.

Karena itu, perlindungan terhadap masyarakat menjadi salah satu hal yang perlu mendapat perhatian bersama.

“Masker ini memang sederhana, tetapi mudah-mudahan dapat membantu warga mengurangi paparan asap, terutama ketika kualitas udara sedang tidak baik akibat karhutla,” ujar Firman.

Selain membagikan masker, Firman Yusi juga memberikan bantuan dana operasional masing-masing Rp2,5 juta kepada tiga Unit Penanggulangan Bencana Swadaya (UPBS) di Kabupaten Tabalong.

Ketiga UPBS tersebut yakni UPBS Desa Bahungin, Kecamatan Kelua, UPBS Tanta Hulu dan UPBS Tanta, Kecamatan Tanta.

Bantuan tersebut diberikan untuk mendukung kebutuhan operasional UPBS yang selama ini kerap terlibat langsung dalam penanganan dan pemadaman kebakaran, baik kebakaran hutan dan lahan maupun kebakaran yang terjadi di kawasan permukiman.

Menurut Firman, keberadaan UPBS sangat penting karena mereka merupakan kekuatan masyarakat yang berada paling dekat dengan lokasi kejadian.

“UPBS ini bekerja di lapangan dan sering menjadi salah satu yang pertama bergerak ketika terjadi kebakaran.

Baca Juga :   JUMAT PAGI, Kualitas Udara Banjarbaru Kategori Berbahaya

Karena itu, operasional mereka harus kita dukung agar tetap bisa bergerak ketika masyarakat membutuhkan,” katanya.

Firman menilai meningkatnya intensitas kebakaran belakangan ini perlu direspons dengan memperkuat upaya pencegahan sekaligus kesiapsiagaan di tingkat masyarakat.

Kemarau panjang, menurutnya, membuat kondisi vegetasi dan lahan menjadi lebih mudah terbakar. Api yang awalnya kecil juga berpotensi meluas apabila tidak segera ditangani.

“Karena itu, penanganan karhutla bukan hanya menjadi tugas pemerintah dan aparat. Masyarakat, termasuk UPBS, memiliki peran yang sangat penting.

Semakin kuat kesiapsiagaan kita di tingkat bawah, semakin cepat pula potensi kebakaran bisa ditangani,” jelas Firman.

Ia berharap bantuan tersebut dapat membantu meringankan kebutuhan operasional UPBS, sekaligus menjadi bentuk apresiasi atas kontribusi para relawan yang secara sukarela terlibat dalam penanggulangan bencana.

Firman juga mengajak masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan selama musim kemarau dan segera melaporkan apabila menemukan titik api atau indikasi kebakaran.

“Yang paling penting adalah mencegah. Jangan sampai kelalaian kecil menimbulkan kebakaran besar yang kemudian berdampak terhadap lingkungan, kesehatan masyarakat, dan aktivitas warga,” katanya. (*/HM)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

1,2 TON DRY ICE untuk Modifikasi Cuaca Kalimantan
TREN PERKELAHIAN, Siswa SMP di Banjarmasin Berurusan dengan Polisi
MODIFIKASI Kendaraan Pengangkut BBM Ilegal dan Penggunaan Barcode Didalami Polisi Kemungkinan Keterlibatan Pihak SPBU
BONGKAR Empat Kasus BBM Ilegal, Modus Tangki Kendaraan Dimodifikasi
KAGET ! Sang Ayah Temukan Anaknya Bunuh Diri
KASUS KORUPSI PAJAK KPP Banjarmasin: KPK Periksa Direktur PT SDJ dan PT TBR
DIAMANKAN Dua Pria dengan Ratusan Butir Obat dan Sajam, Hasil KRYD Dipimpin Kapolresta Banjarmasin
DUKA SELIMUTI Relawan Bertugas Padamkan Karhutla di Kalsel

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 00:16

1,2 TON DRY ICE untuk Modifikasi Cuaca Kalimantan

Rabu, 21 Oktober 2026 - 21:56

TREN PERKELAHIAN, Siswa SMP di Banjarmasin Berurusan dengan Polisi

Rabu, 21 Oktober 2026 - 21:40

BONGKAR Empat Kasus BBM Ilegal, Modus Tangki Kendaraan Dimodifikasi

Rabu, 21 Oktober 2026 - 21:32

KAGET ! Sang Ayah Temukan Anaknya Bunuh Diri

Rabu, 21 Oktober 2026 - 20:23

KASUS KORUPSI PAJAK KPP Banjarmasin: KPK Periksa Direktur PT SDJ dan PT TBR

Rabu, 21 Oktober 2026 - 18:59

DIAMANKAN Dua Pria dengan Ratusan Butir Obat dan Sajam, Hasil KRYD Dipimpin Kapolresta Banjarmasin

Rabu, 21 Oktober 2026 - 18:13

DUKA SELIMUTI Relawan Bertugas Padamkan Karhutla di Kalsel

Rabu, 21 Oktober 2026 - 17:44

KEBAKARAN di Jalan Belitung Darat, Penghuni Rumah Berlarian Selamatkan Diri

Berita Terbaru


Personel Lanud Sjamsudin Noor menurunkan dry ice yang dibawa Pesawat TNI AU. (Foto: HO-Antara)

Kalsel

1,2 TON DRY ICE untuk Modifikasi Cuaca Kalimantan

Kamis, 22 Okt 2026 - 00:16

Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi Bahlil Lahadalia di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (21/10/2026) malam. (Foto: Antara/Maria C Galuh)

Bisnis

HARGA BBM Subsidi tak Naik hingga Akhir Tahun 2026

Rabu, 21 Okt 2026 - 23:09

Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) Suyudi Ario Seto menjawab pertanyaan wartawan usai Sidang Kabinet Paripurna di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (21/10/2026) malam. (Foto: Antara/Prisca Triferna)

Hukum

11 KORPORASI Tersangka Karhutla, Termasuk 3 PMA

Rabu, 21 Okt 2026 - 23:03

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca