SuarIndonesia – 13 Februari 2023 lalu dilaporkan ke Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dan negara Guinca Khatulsuwa (Afrika Barat) tentang wabah Penyakit Virus Marburg atsu Marburg Vines Disease .
Wabah yang terjadi penularan penyakit tersebut masih terbatas di Provinsi Kie Ntem (berbatasan dengan 2 negara lain yaitu Gabon dan Kamerun) yang melaporkan kasus konfirm dan 16 kasus suspek (terduga) dengan 9 kasus kematian.
Penyakit ini disebabkan oleh Virus Marburg berasal dan family Filoviridae (filovirus) merupakan keluarga yang sama dengan Virus Ebota.
Penularan ke manusia awalnya terjadi akibat kontak yang lama dengan tambang atau gas yang dihuni oleh koloni kelelawar Rousettus.
Selanjutnya penularan dari manusia ke manusia melalu kontak langsung dengan kulit/selaput lendir yang rusak, darah, sekresi, organ atau cairan tubuh dan orang yang terinfeksi maupun dari jenazahnya.
Serta kontak langsung dengan permukaan dan bahan yang terkontaminasi (misalnya selimut, pakaian atau peralatan medis).

Kepala Dinas Kesehatan Kalsel, dr. Diauddin
Menyikapi hal itu Dinas Kesehatan Kalsel, sudah mengeluarkan imbauan sebagai antisipasi.
“Masyarakat tak perlu panik,” imbau Kepala Dinas Kesehatan Kalsel, dr. Diauddin, Selasa (21/2/2023).
Diauddin meminta masyarakat tetap menjaga kesehatan agar terhindar dari penyakit apapun.
Ia juga meminta warga untuk selektif terhadap informasi yang diterima terkait virus Marbug.
“Selalu jaga kesehatan dan selalu berperilaku hidup sehat,” ujar Diauddin.(RW)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















