VIRAL! Video Jessica Radcliffe Diserang Orca, Hoax atau Fakta?

- Penulis

Selasa, 12 Agustus 2025 - 00:55

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tangkapan layar pelatih lumba-lumba Jessica Radcliffe. (FOTO: Istimewa)

Tangkapan layar pelatih lumba-lumba Jessica Radcliffe. (FOTO: Istimewa)

SuarIndonesia — Belakangan, video yang menunjukkan pelatih lumba-lumba bernama Jessica Radcliffe tewas diserang lumba-lumba orca viral di media sosial TikTok. Meskipun viral, video itu disebut hoax alias berita palsu.

Dalam video yang beredar di internet tersebut, sang pelatih yang disebut bernama Jessica tewas di tengah pertunjukan dengan lumba-lumba orca di sebuah taman laut nasional.

Narasi yang beredar juga menyebut bahwa sang pelatih meninggal dalam kurun waktu 10 menit setelah diselamatkan oleh para staf. Video tersebut mulai viral di internet sejak Sabtu (9/8/2025).

Akan tetapi, menukil media Sada Elbalad English, hasil penelusuran fakta video tersebut menunjukkan bahwa peristiwa yang tergambarkan olehnya adalah hoax.

“Tak ada laporan polisi, keterangan taman laut, atau video yang kredibel atas klaim itu,” tulis Sada Elbalad English, sebagaimana dikutip tirto.id.

Selain itu, seturut International Business Times, klip video yang mempertontonkan adegan penyerangan paus orca tersebut merupakan hasil olahan teknologi AI (kecerdasan buatan).

Identitas sang pelatih lumba-lumba, yang disebut bernama Jessica Radcliffe, juga sumir. Nama Jessica Radcliffe tak masuk dalam catatan pegawai taman laut, pangkalan data publik, atau berita-berita dari sumber kredibel.

Hasil analisis video dan foto yang beredar juga menunjukkan bahwa gambar-gambar yang viral merupakan gabungan dari berbagai gambar dan potongan video yang sama sekali tidak berkorelasi.

Beberapa narasi liar yang muncul di internet juga menceritakan bahwa lumba-lumba orca menjadi agresif setelah terprovokasi oleh darah menstruasi korban. Namun, menukil The Star, tak ada bukti saintifik tentang perubahan perilaku lumba-lumba orca karena darah menstruasi.

Dilihat dari pola narasi dan gambar yang muncul dalam video maupun foto viral Jessica Radcliffe, tampaknya hal tersebut meniru elemen-elemen dari tragedi yang pernah benar-benar terjadi.

Pada 2010 silam, sebuah insiden serangan paus orca terjadi di Florida, Amerika Serikat dan mengakibatkan tewasnya pelatih SeaWorld, Dawn Brancheau. Setahun sebelumnya, pada 2009, pelatih lumba-lumba bernama Alexis Martinez juga mengalami insiden serupa di sebuah taman laut di Tenerife, Spanyol.

Baca Juga :   TURUNKAN Kecelakaan Pelajar 13 Persen di Kalsel

GTV News juga mengungkapkan video tersebut hoaks lantaran pengeditan video yang penuh drama, detail yang tidak konsisten, dan ketiadaan sumber yang dapat diverifikasi. Tak ada sumber tersebut menunjukkan bahwa video dibuat oleh AI atau dimanipulasi secara digital, menurut GTV News.

Bagaimana Cara Terhindar dari Konten Hoaks?

Terlepas dari video viral soal Jessica Radcliffe, masyarakat perlu mengetahui cara agar terhindar dari berita palsu. Sebab berkembangnya teknologi menjadi tantangan bagi warganet saat ini, terutama dalam membedakan berita fakta atau hoaks.

Mudahnya penyebaran informasi lewat media sosial juga kerap disalahgunakan oleh pengguna tak bertanggung jawab untuk memperluas dampak misinformasi.

Menukil The Guardian, masyarakat awam sebenarnya dapat mencegah penyebaran berita bohong dengan rajin melakukan verifikasi sederhana setiap mendapatkan berita menghebohkan di media sosial.

Verifikasi tersebut dapat dilakukan dengan mengecek informasi terkait video/foto viral di sejumlah media massa kredibel, mencari apakah peristiwa tersebut telah diberitakan.

Kedua, masyarakat awam dapat memanfaatkan fitur pencarian terbalik (reversed image/video) yang disediakan beberapa mesin pencari seperti Google. Pencarian terbalik dapat memberikan gambaran awal apakah gambar/video pernah digunakan di masa lalu.

Ketiga, masyarakat awam dapat meneliti apakah ada indikasi manipulasi, seperti wajah manusia yang tak jelas, audio dan gambar yang tidak cocok, pencahayaan dan bayangan yang aneh, atau gerakan tak wajar pada mulut dan rahang manusia dalam video tersebut. (*/ut)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

IKA UNAIR Kalsel, “Podcast” Bersama Kajati dalam Rangkaian “Tour Office”
KABID HUMAS : Penahanan Babeh Aldo Guna Proses Penyidikan, Begini Reaksi Tim Kuasa Hukum Tersangka
NASIB KRITIKAN Babeh Aldo Berujung Ditahan Penyidik Polda Kalsel
TKD BERKURANG, Anggaran Dinas PUPR Kalsel 2027 Anjlok 800 Miliar
PATROLI HUMANIS Perkuat Kedekatan dengan Warga Sungai Miai Dalam
DIGELEDAH Dinkes Banjar, Puluhan Dokumen dan Satu Alat Bukti Elektronik Disita
KERIBUTAN di Teluk Masjid Berakhir Damai Lewat Musyawarah
DILIBATKAN BPBD Dua Sekolah di Balangan dalam MPLS

Berita Terkait

Kamis, 23 Juli 2026 - 22:31

DIUSULKAN Kewarganegaraan Ganda Terbatas bagi Talenta

Kamis, 23 Juli 2026 - 22:00

IKA UNAIR Kalsel, “Podcast” Bersama Kajati dalam Rangkaian “Tour Office”

Kamis, 23 Juli 2026 - 14:33

NASIB KRITIKAN Babeh Aldo Berujung Ditahan Penyidik Polda Kalsel

Rabu, 22 Juli 2026 - 20:24

FESTIVAL Kuliner Banua Berikan Dampak Positif bagi UMKM

Rabu, 22 Juli 2026 - 20:17

HELIKOPTER Water Bombing Dioptimalkan Tangani Karhutla

Rabu, 22 Juli 2026 - 20:05

KOMJAK Pantau Langsung Penanganan Perkara Febrie

Selasa, 21 Juli 2026 - 22:04

TKD BERKURANG, Anggaran Dinas PUPR Kalsel 2027 Anjlok 800 Miliar

Selasa, 21 Juli 2026 - 21:20

PATROLI HUMANIS Perkuat Kedekatan dengan Warga Sungai Miai Dalam

Berita Terbaru

Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad (tengah) dan Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi (kanan) memberikan keterangan kepada pers usai rapat koordinasi membahas peraturan presiden (Perpres) terkait ojek daring (ojol) di Gedung Nusantara III, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (23/7/2026). (Foto: Antara/Fath Putra M)

Nasional

PEKAN DEPAN Finalisasi Perpres Ojol Rampung

Kamis, 23 Jul 2026 - 23:03

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi (kanan) menjawab pertanyaan wartawan di Gedung DPR, Jakarta, Kamis (23/7/2026). (Foto: Antara/Fath Putra M)

Nasional

NANIK S Deyang Diminta jadi Dewan Pengawas BGN

Kamis, 23 Jul 2026 - 22:56

Petugas kepolisian mengecek barang bukti yang ditampilkan saat konferensi pers kasus judi online jaringan internasional, di Bareskrim Mabes Polri, Jakarta, Jumat (26/6/2026). (Foto: Antara/Fauzan/kye)

Bisnis

PERPUTARAN Dana Judol Rp40,3 T pada Triwulan I-2026

Kamis, 23 Jul 2026 - 22:24

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca