VAKSINASI Guru di Banjarmasin Masih Rendah, Machli: Data Itu Belum Diupdate

- Penulis

Senin, 14 Juni 2021 - 23:39

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

VAKSINASI Guru di Banjarmasin

VAKSINASI Guru di Banjarmasin

SuarIndonesia – Berdasarkan data yang dirilis oleh Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), persentase vaksinasi guru di Kota Banjarmasin masih terbilang rendah.

Pasalnya, dari data tersebut, per 10 Juli 2021 pemberian vaksin Covid-19 kepada para tenaga pengajar di kota berjuluk Seribu Sungai ini baru sebesar 50,13 persen.

Persentase itu menjadikan Kota Banjarmasin menempati urutan terendah keempat, bila dibandingkan 13 kabupaten/kota di Bumi Antasari ini yang menggelar vaksinasi terhadap guru.

Padahal, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Banjarmasin menyebut, bahwa vaksinasi Covid-19 untuk para guru di sekolah di bawah naungan Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Banjarmasin sudah mencapai 90 persen.

Dari data itu juga terlihat, Kota Banjarmasin berada di urutan terendah keempat vaksinasi guru. Disusul Kabupaten Tabalong sebesar 42,94 persen dan Hulu Sungai Tengah (HST) sebesar 46,40 persen. Sedangkan terendah pertama yakni Kabupaten Banjar yang hanya sebesar 10,36 persen.

Capaian persentase itu sendiri padahal cukup penting. Pasalnya, vaksinasi sangat diperlukan menyongsong pembelajaran tatap muka (PTM) untuk tahun ajaran baru. Atau tepatnya, pada 12 Juli mendatang.

Saat dikonfirmasi terkait hal itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin, Machli Riyadi langsung menepisnya. Ia justru menganggap bahwa data yang disampaikan oleh Dinkes Provinsi Kalsel belum diupdate.

Pria dengan sapaan Machli itu menjelaskan, bahwa pihaknya sudah memvaksin sebanyak 4.960 guru. Terdiri dari guru PAUD, TK, SD hingga SMP, sesuai dengan data yang disodorkan oleh Disdik Kota Banjarmasin.

“Aneh bila Dinkes Kalsel menyebut kalau capaian vaksinasi guru di tempat kita hanya mencapai 50 persen,” ucapnya, saat dikonfirmasi awak media di ruang kerjanya, Senin (14/06/2021) siang.

Machli menilai, jumlah vaksinasi tersebut juga termasuk dari jumlah total 9.296 vaksinasi tenaga pendidik, yang diklaimnya juga menyasar ke guru SMA, Madrasah, dan Dosen.

“Dari jumlah 9.296 itu ada yang sudah menerima dua kali dosis, ada juga yang baru menerima satu dosis vaksin. Saat ini vaksinasi guru untuk dosis kedua juga masih berjalan,” pungkasnya.

Baca Juga :   KEJATI KALSEL Menghadirkan Empat Narasumber pada "FGD", Ini yang Dibahas

Dikonfirmasi terpisah, Kepala Disdik Kota Banjarmasin, Totok Agus Daryanto juga meyakini bahwa capaian vaksinasi guru di Kota Banjarmasin sudah mencapai 90 persen.

Alasannya, karena dari jumlah yang disodorkan ke Dinkes Kota Banjarmasin dengan kehadiran saat vaksinasi, sudah cukup banyak bahkan dianggapnya melebihi.

Disdik Kota Banjarmasin juga telah meminta pihak sekolah yang berada di bawah naungannya untuk melaporkan data guru yang sudah divaksin, sebelum digelarnya PTM tahun ajaran baru.

“Saya jamin lebih dari 70 persen. Baik vaksinasi yang digagas langsung oleh Dinkes dan Disdik Kota Banjarmasin di sekolah, atau vaksinasi yang ada di puskesmas,” tegasnya.

Maka ia pun yakin bahwa proses PTM di Kota Banjarmasin, sudah siap untuk dilaksanakan di seluruh jenjang pendidikan.

“Terkecuali PAUD ya. Karena ada pertimbangan khusus untuk jenjang ini. Mungkin nanti akan kita jadwalkan untuk simulasi dulu,” tandasnya

Perlu diketahui, menjelang PTM di tahun ajaran baru, Disdik Kota Banjarmasin juga meminta pihak sekolah yang berada di bawah naungannya untuk melaporkan data guru yang sudah divaksin.

Data itu diminta dikumpulkan sebelum digelarnya PTM tahun ajaran baru tahun 2021/2022.

Sayangnya, hingga kemarin, laporan yang disampaikan baru dari pihak SD. Dari total sebanyak 256 SD, yang melaporkan baru sebanyak 232 SD. Sementara sisanya, masih dalam tahap proses.(SU)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

RUMAH AMBRUK Seluruh Penghuni Dievakuasi, Enam Luka-luka dan Seorang Meninggal Dunia
KOBARAN API Ludeskan Delapan Rumah, Empat Warga Terluka
PEMADAMAN BERGILIR Kembali Terjadi, Tim Advokasi : Gugatan Segera Dirampungkan dan Direksi PT PLN Harus Bertanggung Jawab
DIRESMIKAN Pos Bakamla Zona Tengah Banjarmasin
DPRD KALSEL Dorong Program Rumah Layak Huni, Ribuan Unit BSPS Disiapkan 2026
MAERAUNG Fight Tournament Volume III 2026
BUKA SUARA ! Pelapor Babe Aldo Merasa Terzalimi hingga Ranah Pribadi dan Apresiasi Polda Kalsel
IKA UNAIR Kalsel, “Podcast” Bersama Kajati dalam Rangkaian “Tour Office”

Berita Terkait

Sabtu, 25 Juli 2026 - 00:30

FEBRIE Adriansyah Ditahan Kejagung!

Jumat, 24 Juli 2026 - 20:48

PENANGANAN Karhutla Dilakukan Cepat dan Responsif

Jumat, 24 Juli 2026 - 20:37

POLRI: Bhabinkamtibmas tidak Berwenang Pungut Pajak

Jumat, 24 Juli 2026 - 20:29

KUNTADI Dilantik jadi Jampidsus

Jumat, 24 Juli 2026 - 16:34

BUKA SUARA ! Pelapor Babe Aldo Merasa Terzalimi hingga Ranah Pribadi dan Apresiasi Polda Kalsel

Kamis, 23 Juli 2026 - 22:31

DIUSULKAN Kewarganegaraan Ganda Terbatas bagi Talenta

Kamis, 23 Juli 2026 - 22:02

DITETAPKAN TERSANGKA Delapan Pembakar Lahan

Kamis, 23 Juli 2026 - 18:23

KABID HUMAS : Penahanan Babeh Aldo Guna Proses Penyidikan, Begini Reaksi Tim Kuasa Hukum Tersangka

Berita Terbaru

Kab. Banjar

KOBARAN API Ludeskan Delapan Rumah, Empat Warga Terluka

Sabtu, 25 Jul 2026 - 21:52

Kalsel

DIRESMIKAN Pos Bakamla Zona Tengah Banjarmasin

Sabtu, 25 Jul 2026 - 16:38

Febrie Adriansyah. (detikcom/Rumondang Naibaho)

Hukum

FEBRIE Adriansyah Ditahan Kejagung!

Sabtu, 25 Jul 2026 - 00:30

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca