VAKSIN CORONA di Banjarmasin Dijamin Dinkes Belum Expired

- Penulis

Senin, 15 Maret 2021 - 20:30

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

vaksin

vaksin

SuarIndonesia – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Banjarmasin menjamin vaksin Covid-19 yang disuntikan kepada para lansia dan pemberi layanan publik masih belum expired atau kadaluarsa.

Meskipun diakui sempat ada informasi dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI, agar bisa memajukan waktu vaksinasi yang masa expirednya berakhir pada bulan Juli untuk dimajukan ke bulan Maret.

Hal itu ditegaskan oleh Kepala Dinkes Kota Banjarmasin, Machli Riyadi saat ditemui awak media di lobby gedung Balai Kota Banjarmasin, Senin (15/03/2021) siang.

“Vaksin yang dimaksud tadi sudah habis kita suntikan pada 23 Februari lalu. Jadi kami jamin vaksin yang digunakan dari gudang instalasi farmasi Dinkes sekarang masih valid dan siap pakai,” tegas Jubir Satgas Penanggulangan Covid-19 Kota Banjarmasin itu.

Selain itu, pria dengan sapaan Machli itu, kembali menekankan bahwa vaksin yang digunakan pada tahap kedua untuk para lansia dan pemberi layanan publik adalah vaksin baru, yakni vaksin yang satu vial ditujukan kepada sepuluh orang.

Menurutnya, arahan Kemenkes RI yang meminta untuk memajukan jadwal vaksin ke bulan Maret adalah vaksin yang termasuk dalam pengiriman awal, dengan kapasitas satu vial untuk satu orang.

Baca Juga :   PENGACARA TAK TAHU Dimana Sahbirin!, 'Mungkin Hanya Tenangkan Diri'

“Jadi ada perbedaan produk dan kemasan. Dan itu sudah dimanfaatkan untuk Tenaga Kesehatan (Nakes),” tandasnya.

Di samping itu, ia mengaku bahwa jumlah sasaran untuk lansia yang harus divaksin berjumlah 55 ribu orang, sedangkan sasaran pelayan publik sebanyak 60 ribu.

Padahal jumlah vaksin yang diterima Ibu Kota Provinsi Kalimantan Selatan ini pada termin pertama tahap dua penyaluran vaksin hanya sebanyak 12 ribu dosis.

“Jadi masih kurang vaksinnya. Makanya kita ajukan lagi untuk 15 ribu dosis termin kedua ini,” tambahnya.

Machli membeberkan, saat ini pihaknya sudah sekitar 4.000 lansia dan 5.000 pekerja layanan publik yang telah disuntik vaksin di termin pertama.

“Total baru sekitar 8.000 orang. Masih jauh dari target kita 23 ribu orang,” pungkasnya. (SU)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

SEPAKAT Bentuk Pansus, DPRD Kalsel : Pengawasan Distribusi BBM Bersubsidi
AKSI RATUSAN SOPIR Truk Menuntut Ketersediaan Solar Bersubsidi di DPRD Tabalong
PERGERAKAN PUNCAK HAJI, Enam Jemaah Embarkasi Banjarmasin Diikutkan Safari Wukuf
SPN POLDA KALSEL Implementasikan Standar Internasional ISO 21001:2018
TERDUGA KAWANAN PREMAN di SPBU Resahkan Sopir Truk, Digiring Polisi
PELAKU PENCURI Terkepung di Dalam Rumah dan Diamuk Warga Kawasan Pramuka Banjarmasin
IBADAH KURBAN, PWI Kalsel Sembelih Tiga Ekor Sapi
KEMENSOS Evaluasi Ratusan Penerima Bansos di Banjarmasin

Berita Terkait

Selasa, 26 Mei 2026 - 22:37

SEPAKAT Bentuk Pansus, DPRD Kalsel : Pengawasan Distribusi BBM Bersubsidi

Selasa, 26 Mei 2026 - 22:28

AKSI RATUSAN SOPIR Truk Menuntut Ketersediaan Solar Bersubsidi di DPRD Tabalong

Selasa, 26 Mei 2026 - 22:13

PERGERAKAN PUNCAK HAJI, Enam Jemaah Embarkasi Banjarmasin Diikutkan Safari Wukuf

Selasa, 26 Mei 2026 - 21:37

SPN POLDA KALSEL Implementasikan Standar Internasional ISO 21001:2018

Selasa, 26 Mei 2026 - 19:22

TERDUGA KAWANAN PREMAN di SPBU Resahkan Sopir Truk, Digiring Polisi

Selasa, 26 Mei 2026 - 18:54

IBADAH KURBAN, PWI Kalsel Sembelih Tiga Ekor Sapi

Selasa, 26 Mei 2026 - 00:28

SNBT 2026: 256.369 Peserta Lulus

Senin, 25 Mei 2026 - 23:16

KASUS Eks Bupati Kukar Berlanjut, Pejabat Kemenkeu Dipanggil KPK Jadi Saksi

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca