USAI Makan Ikan Sarden, 1 Orang Meninggal, 12 Dirawat di RS

- Penulis

Jumat, 15 September 2023 - 01:34

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi ikan Sarden. (AFP Photo)

Ilustrasi ikan Sarden. (AFP Photo)

SuarIndonesia — Seorang wanita meninggal setelah makan ikan sarden di sebuah restoran di kota Bordeaux, Prancis. Sebanyak 12 orang lainnya, kebanyakan warga asing, juga sedang dirawat di rumah sakit (RS) usai menyantap ikan sarden di restoran yang sama.

Dikutip detikNews dari kantor berita AFP, Kamis (14/9/2023), para pejabat kesehatan Prancis mengatakan bahwa korban meninggal karena botulisme setelah makan ikan sarden di restoran. Botulisme adalah penyakit neurologis serius yang biasanya disebabkan oleh konsumsi makanan yang tidak diawetkan dengan benar.

Restoran di pusat kota Bordeaux itu telah mengawetkan ikan sarden itu sendiri, kata otoritas kesehatan DGS pada Selasa (12/9/2023) malam waktu setempat.

Total, sebanyak 12 orang masih menerima perawatan darurat di rumah sakit karena botulisme, kata otoritas kesehatan. Lima orang di antaranya harus mendapat bantuan pernapasan. Mereka termasuk warga negara Amerika, Irlandia, Jerman dan Kanada.

Seorang warga Jerman pulang ke negara asalnya untuk berobat, begitu pula seorang warga Barcelona, Spanyol.

Mereka semua makan di restoran, “Tchin Tchin Wine Bar” antara tanggal 4 September dan 10 September, ketika biasanya terdapat banyak turis di kota yang terkenal dengan wine dan makanannya.

Baca Juga :   JURU PARKIR Penuh Bertato Aniaya Tetangga Hingga Usus Terburai

Mereka semua menyantap ikan sarden yang disimpan sendiri oleh pemilik restoran di dalam toples, kata DGS.

Botulisme mematikan pada lima hingga 10 persen kasus karena racun yang dihasilkan oleh bakteri Clostridium botulinum ketika makanan yang diawetkan tidak cukup disterilkan.

Pihak berwenang masih melakukan tes di restoran tersebut, kata DGS, seraya menambahkan bahwa pihaknya tidak dapat mengesampingkan kasus-kasus botulisme lainnya yang memiliki masa inkubasi hingga beberapa hari.

DGS mencoba menghubungi orang lain yang mungkin pernah makan ikan sarden di restoran tersebut. Sebanyak 25 orang bisa terkena dampaknya, kata DGS.

Penyakit ini dapat menyebabkan kelumpuhan otot yang berlangsung selama beberapa minggu, dengan bahaya paling besar berasal dari otot pernapasan yang terkena.

Surat kabar lokal, Sud-Ouest mengutip pemilik restoran yang mengatakan dia telah membuang beberapa toples berisi sarden karena “bau menyengat” dari wadahnya ketika dibuka.

Namun, sebagian ikan sarden lainnya “tampak dalam kondisi baik dan disajikan pada pelanggan”, ujarnya. (*/UT)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

22 BIKSU Bawa 110 Kg Ganja dari Thailand, Ditangkap di Sri Lanka
IRAN: Selat Hormuz Dibuka Penuh Selama Gencatan Senjata
KAPAL TANKER Iran Lolos Blokade AS Usai Lintasi Selat Hormuz
ARAB SAUDI Desak AS Cabut Blokade di Selat Hormuz
CENTCOM AS Mulai Blokade Selat Hormuz
BAC 2026: Korea Selatan Juara Umum
PERUNDINGAN Iran-AS tak Tercapai ‘Kesepakatan’
SELAT HORMUZ Ditutup Iran Lagi, Gegara Israel!
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 6 Mei 2026 - 17:30

OPS GAKTIBPLIN, Propam Polda Kalsel Pengecekan Anggota Dinas di Jalan Raya

Rabu, 6 Mei 2026 - 16:48

RIBUAN JEMAAH Salat-kan dan Hantarkan Jenazah Ulama KH Husin Naparin

Rabu, 6 Mei 2026 - 13:15

KALSEL BERDUKA, Tokoh Ulama KH Husin Naparin Wafat

Selasa, 5 Mei 2026 - 22:45

DISEJUTUI Pembentukan CDOB Kabupaten Tanah Kambatang Lima, Penyangga IKN

Selasa, 5 Mei 2026 - 22:05

NYARIS TAWURAN, Polisi Amankan Delapan Remaja dan Sejumlah Sajam

Selasa, 5 Mei 2026 - 21:49

PELATIH SILAT di Banjarmasin Diduga “Seks Menyimpang” Terhadap Muridnya Dibawah Umur

Selasa, 5 Mei 2026 - 21:40

PEMDA Diminta tidak Lengah Meski Inflasi Terkendali

Selasa, 5 Mei 2026 - 21:07

PEMERINTAH Kaji CNG sebagai Pengganti LPG 3 Kg

Berita Terbaru

Headline

KALSEL BERDUKA, Tokoh Ulama KH Husin Naparin Wafat

Rabu, 6 Mei 2026 - 13:15

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca