USAI DITEMUKAN Guru Terpapar Covid, Sekolah Langsung Disemprot Desinfektan

- Penulis

Jumat, 16 Juli 2021 - 00:09

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia – Pasca salah seorang guru di SMPN 33 Banjarmasin diketahui terkonfirmasi Covid-19 saat sedang melakukan Pembelajaran Tatap Muka (PTM), proses sterilisasi pun langsung dilakukan oleh pihak sekolah, Kamis (15/07/2021) siang.

Seluruh sudut sekolah termasuk ruang-ruang kelas dan ruang guru tak luput dari penyemprotan desinfektan oleh petugas Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Banjarmasin, selaku instansi yang ditunjuk oleh pihak sekolah.

Kepala Sekolah SMP Negeri 33 Banjarmasin, Muhammad Syaifullah menjelaskan, kedatangan petugas PMI ke sekolahnya hari itu memang merupakan permintaan dari pihak sekolah.

 

 

USAI DITEMUKAN Guru Terpapar Covid, Sekolah Langsung Disemprot Desinfektan (2)

 

 

“Seluruh ruangan kita semprot, mulai dari perpustakaan, ruang tata usaha, ruang kelas, ruang guru dan laboratorium,” ucapnya saat ditemui awak media di ruang kerjanya, Kamis (15/07/2021).

Ia menjelaskan, penyemprotan desinfektan ini merupakan bentuk tindak lanjut dari temuan salah seorang guru bersangkutan, yang hasil swab PCR dinyatakan positif.

“Sesuai hasil koordinasi dengan pihak Dinas Pendidikan (Disdik) kita lakukan penyemprotan. Lalu untuk PTM kita setop untuk sementara, dan kembali belajar daring,” tambahnya.

 

 

USAI DITEMUKAN Guru Terpapar Covid, Sekolah Langsung Disemprot Desinfektan (3)

 

 

Ia mengakui, guru bersangkutan memang sempat berinteraksi dengan guru lainnya, termasuk dengan para siswa. Mengingat yang bersangkutan adalah wali kelas dari salah satu kelas yang hari itu terjadwal melakukan PTM.

Namun ia mengklaim, bahwa interaksi yang dilakukan hanya sebatas pengarahan dan tetap mengenakan masker dan menjaga jarak.

“Arahan puskesmas dan Disdik kita sampai saat ini juga masih melakukan pendataan pernah berinteraksi dengan siapa saja,” pungkasnya.

Ia membeberkan, guru yang bersangkutan melakukan pemeriksaan PCR secara mandiri di salah satu klinik kesehatan swasta pada Senin siang.

“Selasa hasilnya belum keluar, pas Rabu siang baru kami tahu kalau yang bersangkutan ini ternyata positif Covid-19 berdasarkan hasil pemeriksaan PCR,” bebernya.

Baca Juga :   GEGER ! Pemuda Gantung Diri Dalam Rumah di Kuin Selatan

“Makanya kemarin (Rabu, 15 Juli 2021) kita pulangkan siswa lebih awal dari jamnya ketika tahu kalau ada guru yang positif,” tambahnya lagi.

Disamping itu, Syaiful menyarankan, bagi siswa maupun guru yang tiba-tiba memiliki gejala selama tiga hari PTM dihentikan, agar segera menghubungi Puskesmas terdekat untuk dilakukan penanganan.

“Kalau selama tiga hari ini kita hentikan PTM ternyata ada yang bergejala langsung saja ke puskesmas setempat,” tuntasnya.

Benar saja, dari pantauan, setiap sudut sekolah yang disinyalir bisa menjadi tempat penularan virus yang menginfeksi jaringan pernafasan manusia itu langsung disemprot menggunakan air bercampur cairan desinfektan.

Mulai dari pintu gerbang, sampai ke lapangan hingga tempat duduk yang biasanya digunakan siswa untuk bersantai ketika tiba jam istirahat.

Sedangkan untuk di dalam ruangan, petugas PMI Kota Banjarmasin menggunakan alat berupa Cold Fogging Machine (mesin pengembun cairan desinfektan).

Kepala Markas PMI Kota Banjarmasin, Mahyudi membenarkan, bahwa anggotanya diminta oleh pihak sekolah untuk datang dan menyemprotkan cairan desinfektan di setiap sudut sekolah.

Menurutnya, selama pemberlakuan PTM di Banjarmasin, pihaknya sudah menyemprot cairan desinfektan di dua sekolah. Satu di sekolah jenjang SD di kawasan Kelurahan Pasar Lama, dan satunya lagi di SMP Negeri 33 Banjarmasin.

“Untuk sekolah yang ingin minta bantuan penyemprotan desinfektan, silakan hubungi saja kantor PMI kota Banjarmasin. Insya Allah akan kita jadwalkan,” ujarnya singkat. (SU)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

DIAN RAHMAT TRIANTO Raih Women’s Inspiration Awards 2026
EMBARKASI Banjarmasin Siap Berangkatkan JCH Kloter 06 dari Kalteng
KOBARAN API di Gudang Milik PT SSTC Banjarmasin
SEORANG ABK Cemara Nusantara 6 Hilang di Sungai Barito, Operasi SAR Besar-besaran di Kawasan Pelabuhan Trisakti
TANAMAN JAGUNG di Lahan Sekitar 18 Hektare Dipantau Polsek Jajaran Polresta Banjarmasin Perkembangannya
SEORANG PRIA Tergeletak Tak Bernyawa di Kawasan Komplek DPR Banjarmasin, Begini Awalnya
USAI SEKOLAH Seorang Remaja Perempuan Dilaporkan Hilang dan Ditemukan Polisi
1.814 DESA di Kalsel Terbebas dari “Blank Spot”

Berita Terkait

Jumat, 1 Mei 2026 - 21:28

KEMENHAJ Prioritaskan Layanan untuk Calhaj Lansia dan Difabel

Jumat, 1 Mei 2026 - 20:59

MAY DAY, Pemerintah Komitmen Tingkatkan Kesehatan para Buruh

Kamis, 30 April 2026 - 22:25

TIGA WNI Ditangkap di Makkah Kasus Penipuan Layanan Haji, Ditindaklanjuti Polri

Kamis, 30 April 2026 - 00:43

EMPAT Anggota TNI Didakwa Siram Andrie Yunus untuk Beri “Efek Jera”

Kamis, 30 April 2026 - 00:05

PRESIDEN Prabowo Ultimatum Pejabat-Ilmuwan tak Patriotik untuk Mundur

Rabu, 29 April 2026 - 23:58

INSIDEN BUS Jemaah di Madinah: Kemenhaj Pastikan Penanganan Korban

Rabu, 29 April 2026 - 17:27

PERJUANGAN PERSIT Kartika Chandra Kirana Merawat Budaya Banjar, “Tajam seperti Todak, Teguh seperti Budaya”

Rabu, 29 April 2026 - 16:53

KOMISI III DPRD Kalsel Studi Tiru ke Masjid Al Jabbar

Berita Terbaru

Kapolres Kotim, AKBP Resky Maulana Zulkarnain saat rilis pengungkapan pupuk. (Foto: Istimewa)

Hukum

DIGAGALKAN Penyelewengan 160 Karung Pupuk Subsidi

Jumat, 1 Mei 2026 - 21:53

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca