UMKM DILATIH Pasarkan  Produk Secara Digital, IMA Datangkan Pemateri dari Google

- Penulis

Selasa, 25 Agustus 2020 - 20:16

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia – Sebanyak 59 pemilik Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Banjarmasin dilatih. Mereka dirangkul oleh Indonesia Marketing Assosiation (IMA), salah satu organisasi yang fokus pada pengembangan pemasaran untuk mengembangkan sayap usahanya.

Tak tanggung-tanggung dalam pelatihan yang digelar di Aula Kayuh Baimbai Balaikota Banjarmasin kemarin, Selasa (25/08/2020), IMA mendatang Kistiawan Bilal, dia adalah Trainer asal Google School Indonesia.

Kistiawan tampak serius namun tetap santai memberikan masukan dan saran, serta langkah-langkah kepada para pengusaha dalam mengembangkan usaha mereka.

“Sesekali postingan disisipkan soal lain. Jangan konten produk melulu. Agar pasar tak merasa bosan melihat akun kita,” kata Kistiawan di hadapan para usahawan sambil memaparkan materinya.

Ya, para pengusaha ini dilatih untuk menjajal media sosial guna memasarkan produk yang mereka jual. Maklum, saat ini jualan secara konvensional agak sedikit ketinggalan. Pedagang harus pintar mengikuti perkembangan zaman kalau tak mau tertinggal.

Kistiawan juga memberikan masukan terkait cara menggaet pasar melalui akun medsos yang harus diselesaikan dengan lokasi pasar itu sendiri.

Contoh. Apabila pemilik UMKM berdomisili di Banjarmasin, maka setidaknya nama akun media sosial juga berkaitan dengan domisili si pemilik. Tentunya agar mudah diingat dan gampang dicari.

Sementara itu, Presiden IMA Chapter Banjarmasin dan Banjarbaru, Sutjipto, mengungkapkan kegiatan pelatihan digital marketing untuk UMKM tersebut digelar selama dua hari, dari 25-26 Agustus 2020.

Pelatihan yang juga sekaligus sertifikasi ini memang sengaja dibatasi jumlahnya mengingat kondisi saat ini masih pandemi CoVID-19. Ke depan pelatihan ini pun bakal dilanjutkan dengan cara online.

Baca Juga :   PAMAN BIRIN Mengenang Kebersamaan "Waktu yang Pendek dan Bukan Waktu Panjang"

“Sebenarnya ada 2.000 UMKM. Tapi karena tak mungkin itu dikumpulkan maka hanya 50 lebih. Nanti kita lihat apakah masih memungkinkan secara offline. Kalau tidak nanti dilanjutkan secara virtual,” jelasnya.

Lebih jauh, Sudjipto mengungkapkan bahwa kegiatan ini bukan semata-mata pelatihan dan sertifikasi saja. Akan tetapi IMA bakal menindaklanjuti dengan merangkul para UMKM agar terus berkembang dan melakukan pendataan.

“Perlu diketahui ini buka sertifikasi selesai. Kami akan kumpulkan juga didata semua. Termasuk secara virtual itu semoga dimudahkan. Dan diharapkan UKM binaan baik dari BUMN, Pemprov maupun Pemko bisa mengirimkan UKM binaannya,” harapnya.

Sutjipto sendiri tidak memungkiri. Ketika pandemi melanda. Ada banyak pemilik UMKM yang jatuh. Bangkrut dan kesulitan karena penjualannya macet.

“Maka dengan adanya pelatihan ini maka kami berharap dapat membantu UMKM kembali menata usahanya di tengah pandemi. Mengingat Pemko Banjarmasin sendiri juga fokus ke UMKM hingga digital marketing dalam hal pemulihan ekonomi,” ujarnya.

Adapun Salah seorang peserta, Sri Tedjo Yuli Hartono mengaku sangat terkesan dengan pemaparan Kistiawan. Menurutnya, pelatihan seperti itu yang dicari. Maklum, ketika pandemi melanda, usaha kulinernya pun terdampak.(SU)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

RUPIAH MENGUAT ke Rp17.012, Imbas Gencatan Senjata Dua Arah AS-Iran!
DPRD KALSEL Ajukan 1.774 Usulan Pokir untuk RKPD 2027
RUPIAH MELEMAH Seiring Eskalasi Konflik AS vs Iran Menguat
SENPI-AMUNISI di Polresta Banjarmasin Diperiksa Propam Polda Kalsel
ATM BNI di Depan Minimarket Yulia Kuripan Sempat Bikin Khawatir Nasabah
KEBIJAKAN WFH tak Berlaku di Pemprov Kalsel, Begini Pertimbangannya
PERKUAT PENGAMANAN Jelang Laga Barito Putra Vs PSS Sleman Lewat FGD Bersama Suporter
TIM SAR Temukan Dua Korban Jatuh dari Kapal di Sungai Barito

Berita Terkait

Rabu, 8 April 2026 - 19:58

BIAYA HAJI 2026 Turun Rp2 Juta

Rabu, 8 April 2026 - 00:22

EKS KEKASIH Terdakwa Pembunuh Mahasiswi ULM, Berucap : “Saya Sedih, Kecewa dan Benci”

Selasa, 7 April 2026 - 21:54

RUPIAH MELEMAH Seiring Eskalasi Konflik AS vs Iran Menguat

Selasa, 7 April 2026 - 19:04

BELASAN TERSANGKA PENGEDAR Diamankan Polresta Banjarmasin dengan Sabu 2,2 Kg

Selasa, 7 April 2026 - 18:35

DIBONGKAR JARINGAN NARKOTIKA Jalur Perairan Banjarmasin, Sita 2 Kg Sabu dan Ribuan Ekstasi

Selasa, 7 April 2026 - 16:17

TERUNGKAP MOTIF Kasus Pembunuhan di Surgi Muft Banjarmasin, Begini Pengakuan Pelaku

Selasa, 7 April 2026 - 14:56

ENCEK PEMBUNUH BIDAN di Banjarmasin akan Hadapi Penjara Seumur Hidup

Selasa, 7 April 2026 - 00:22

BURON NARKOBA “The Doctor” Diperiksa Bareskrim

Berita Terbaru

Warga Teheran menyambut pengumuman gencatan senjata antara pemerintah Iran dan Amerika Serikat, Rabu (8/4/2026). (Reuters)

Headline

IRAN-AS Sepakat Gencatan Senjata Bersyarat!

Rabu, 8 Apr 2026 - 21:22

Presiden Prabowo Subianto memberikan taklimat di hadapan 800 pejabat negara mulai dari menteri sampai dengan eselon I kementerian/lembaga saat Rapat Kerja Pemerintah di Halaman Tengah Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (8/4/2026). (Antara/Genta T Mawangi)

Nasional

BIAYA HAJI 2026 Turun Rp2 Juta

Rabu, 8 Apr 2026 - 19:58

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca