TUTUP SEMENTARA Wisata Sungsu Biuku, Dampak Banjir dan Pandemi

- Penulis

Jumat, 20 Mei 2022 - 01:08

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia – Dinas Kebudyaaan Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Disbudporapar) Kota Banjarmasin senantiasa berupaya mendorong dan memberi dukungan kepada Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) untuk bisa menggerakkan kampung wisatanya bangkit kembali pasca musibah banjir dan Pandemi Covid-19.

Salah satu bentuk dukungan yang diberikan oleh Disbudporapar yakni melakukan promosi dengan masif untuk kampung wisata tersebut. Salah satunya termasuk kampung wisata Sungai Biuku, Kelurahan Sungai Andai Banjarmasin Utara.

Kepala Bidang Pariwisata Disbuporapar Kota Banjarmasin, Fitriah mengungkapkan Kampung Wisata Sungai Biuku harus tetap hidup karena termasuk satu dari sepuluh prioritas destinasi wisata di Kota berjuluk Seribu Sungai tersebut.

 

TUTUP SEMENTARA Wisata Sungsu Biuku, Dampak Banjir dan Pandemi (2)

 

“Harus dihidupkan kembali karena kampung ini salah satu dari 10 prioritas destinasi wisata kota Banjarmasin,” ungkapnya.

Meskipun, saat ini diakuinya, Kampung Wisata tersebut terdampak musibah banjir yang mengakibatkan Pionering yang awalnya menjadi spot foto, terlalu susah untuk dirawat di daerah rawa (gampang rapuh) karena terendam air.

Baca Juga :   SIAP SIAGA Banjarmasin Hadapi Potensi Banjir!

Di sisi lain ujarnya, hewan endemik biuku, kura-kura, bidawang yang lepas karena kandang rusak setelah diterjang banjir sehingga untuk memulai kembali perlu proses dan itu membuat salah satu daya tarik bahkan daya tarik utama (hewan biuku) tidak berjalan.

 

TUTUP SEMENTARA Wisata Sungsu Biuku, Dampak Banjir dan Pandemi (3)

 

“Sehingga kemudian membuat pokdarwis setempat menutup sementara tempat wisatanya,” kata wanita yang akrab disapa Fitri itu.

Ia menambahkan, pandemi Covid-19 juga berpengaruh, menjadikan sepi kunjungan wisata. Sehingga saat ini pokdarwis ujarnya sedang melakukan pembenahan dan perbaikan sarana dan prasarana yg tersedia di sana.

“Namun semua itu, (pengelolaannya) dilakukan oleh Pokdarwis itu sendiri dan bisa saja berkoordinasi dengan Dinas Pariwisata sebagai mitra dari mereka,” tutupnya.(SU)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

BPDLH-TIM PMU NC Evaluasi RHL FOLU Net Sink
BEM Menuntut Kehadiran Anggota DPR RI Dapil Kalsel
DIBEDAH Bapperida Balangan Indikator Makro Daerah
DIPERSIAPKAN Pemkab Balangan Skema Nonton Bareng Piala Dunia
DIPAPARKAN Gubernur Muhidin di Hadapan Kemenhut, Menkopolkam dan Lembaga Terkait Kesiapan Kalsel Hadapi Karhutla
354 JEMAAH HAJI Kloter 11 asal HSU Tiba
AKSI MASSA Tiga Hari Berturut-turut, DPRD Kalsel Janji Senin Mendatang Antar Tuntutan ke DPR RI
DUKUNG HAUL ke-100 Datu Surgi Mufti, Polsek Banjarmasin Utara Serahkan Seekor Kambing

Berita Terkait

Jumat, 19 Juni 2026 - 23:15

BPDLH-TIM PMU NC Evaluasi RHL FOLU Net Sink

Jumat, 19 Juni 2026 - 22:10

DIBEDAH Bapperida Balangan Indikator Makro Daerah

Jumat, 19 Juni 2026 - 22:06

DIPERSIAPKAN Pemkab Balangan Skema Nonton Bareng Piala Dunia

Jumat, 19 Juni 2026 - 22:00

DIPAPARKAN Gubernur Muhidin di Hadapan Kemenhut, Menkopolkam dan Lembaga Terkait Kesiapan Kalsel Hadapi Karhutla

Jumat, 19 Juni 2026 - 21:24

354 JEMAAH HAJI Kloter 11 asal HSU Tiba

Jumat, 19 Juni 2026 - 18:38

AKSI MASSA Tiga Hari Berturut-turut, DPRD Kalsel Janji Senin Mendatang Antar Tuntutan ke DPR RI

Jumat, 19 Juni 2026 - 18:17

DUKUNG HAUL ke-100 Datu Surgi Mufti, Polsek Banjarmasin Utara Serahkan Seekor Kambing

Kamis, 18 Juni 2026 - 21:18

DIAPRESIASI Pemprov Kalsel Kinerja Aparat Kepolisian

Berita Terbaru

Banjir yang terjadi di Kabupaten Sanggau beberapa waktu lalu. (Foto: Dok Antara/Rendra Oxtora)

Kalbar

BPBD KALBAR: Waspadai Banjir saat Kemarau

Jumat, 19 Jun 2026 - 23:30

Petugas melepasliarkan orangutan di Taman Nasional Bukit Baka Bukit Raya. (Foto: Yayasan BOS)

Kalteng

LIMA ORANGUTAN Dilepasliarkan ke Hutan Kalimantan

Jumat, 19 Jun 2026 - 23:23

BPDLH dan Tim Norwegia bersama Dishut Kalsel saat mengevaluasi pelaksanaan rehabilitasi hutan dan lahan program FOLU Net Sink 2030 di Desa Pasar Batu, Kabupaten Tabalong, Kalimantan Selatan, Kamis (18/6/2026). (Foto: Dishut Kalsel)

HST

BPDLH-TIM PMU NC Evaluasi RHL FOLU Net Sink

Jumat, 19 Jun 2026 - 23:15

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca