TURUT DIKECAM Seorang Dosen Akibat Mendampingi Edy Mulyadi

- Penulis

Rabu, 26 Januari 2022 - 20:30

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia – Kecaman warganet atas tindakan Edy Mulyadi juga menyasar kepada Uhaib As’ad, pria yang berprofesi sebagai dosen Uniska Banjarmasin.

Pasalnya, pria bergelar doktor tersebut ikut mendampingi Edy saat membuat pernyataan maaf.

Bukan hanya mendampingi, Uhaib juga menyatakan mewakili warga Kalimantan pada video yang diunggah melalui akun youtube Bang Edy Channel tersebut. Tindakan Uhaib tersebut ternyata memantik reaksi masyarakat.

Ia dikecam warganet di dunia sosial media. Berbagai komentar miring dan bernada kecaman dilayangkan kepada dirinya.

 

Pada akun instagram yang diduga milik Uhaib As’ad @dr.uhaib seratusan komentar membanjiri positingan foto yang bersangkutan.

“Oolh ni dosen yg bilang biasa saja klo ngomong jin buang anak ..genderowo kuntilak .monyet .. .pak pak .ko ngomong sama teman sendiri bgtu masih mungkin ..tapi klo sudah ngomong bgtu didepan media .di surot di rekam masih di bilang biasa,” tulis akun @rindi__i0906.

“Pian jangan mentang mentang bisi gelar lalu ai bepadah mewakili Kalimantan wkwk…kadeda yg butuh diwakili lawan Pian…kada menyangka anggapan nya Menghianati Kalimantan Pian tuh,” timpal @yantiireal_.

“Yg mengangkat anda perwakilan Kalimantan siapa? Ko bisa bisa nya rasisme di anggap candaan.

Kalau itu kalimat ucapan orang jakarta ya ucapkan itu di jakarta aja jangan depan publik yg bisa di tonton banyak orang.

Baca Juga :   SERU ! Pelatihan Public Speaking Peningkatan Kapasitas Mahasiswa UNISKA MAB

Sekalas dosen gini amat pola pikir nya. Pak saya ini lulusan SMP doang. Tapi tau cara berkomunikasi depan publik yg tanpa menyinggung ras atau suku lain.

Meskipun konteks nya candaan. Karena mau di negara manapun gak bisa di benarkan candaan bernada rasime. Harus nya sampean tau karena gelar sampean tinggi,” tegas @ferdyaskal.

Sebelumnya, pada video klarifikasi permintaan maaf Edy Mulyadi, Uhaib As’ad menilai bahwa perkataan Edy Mulyadi hanyalah sebagai suatu kelucuan politik saja.

Ia mengatakan apa yang dikatakan oleh Edy Mulyadi standar-standar saja, tidak ada yang tersinggung, karena menurutnya isu politik saat ini merupakan isu yang tengah hangat diperbincangkan.

“Isu politik kan jadi isu yang hangat, trending. Apapun ucapan itu bisa diinterpretasi dengan berbagai macam cara.

Saya sebagai akademisi, saya menilai ini itu standar-standar aja dalam bahasa jurnalistik, tidak ada yang tersinggung, biasa-biasa saja,” jelasnya.(RW)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

“GROUNDBREAKING” Sumur Bor dan Bedah Rumah Dilaksanakan Polda Kalsel
TABRAKAN KAPAL: Lima Selamat dan Satu Hilang
KASUS MBG: Besok, Sony Sonjaya Diperiksa Kejagung
PIALA DUNIA 2026: Hasil dan Klasemen Usai Match ke-20
DANREM 101/ANT, Ajak Prajurit Tingkatkan Keimanan dan Profesionalisme di Momentum Tahun Baru Islam
PERTAMINA KALSEL Sanksi Tutup Operasional SPBU “Nakal” Jalan Pramuka, dari Awal Tahun Dilayangkan 15 Surat Peringatan di Lokasi Lain
TERBONGKAR ! SPBU di Jalan Pramuka Diduga Jual Pertalite Bersubsidi Secara Ilegal, Lima Orang Tersangka
DPRD Kalsel Sahkan Raperda Penanaman Modal dan Terima LPJ APBD 2025

Berita Terkait

Rabu, 17 Juni 2026 - 23:08

“GROUNDBREAKING” Sumur Bor dan Bedah Rumah Dilaksanakan Polda Kalsel

Rabu, 17 Juni 2026 - 21:48

TABRAKAN KAPAL: Lima Selamat dan Satu Hilang

Rabu, 17 Juni 2026 - 19:12

PERTAMINA KALSEL Sanksi Tutup Operasional SPBU “Nakal” Jalan Pramuka, dari Awal Tahun Dilayangkan 15 Surat Peringatan di Lokasi Lain

Rabu, 17 Juni 2026 - 15:39

TERBONGKAR ! SPBU di Jalan Pramuka Diduga Jual Pertalite Bersubsidi Secara Ilegal, Lima Orang Tersangka

Rabu, 17 Juni 2026 - 15:29

DPRD Kalsel Sahkan Raperda Penanaman Modal dan Terima LPJ APBD 2025

Rabu, 17 Juni 2026 - 15:07

AJANG LOMBA Madihin dan Hadrah Digelar Polda Kalsel, Salurkan Bakat Seni Personel dan Masyarakat Umum

Rabu, 17 Juni 2026 - 00:37

KOMPAK Lawan Peredaran, Telawang Percontohan Kampung Bebas Narkoba

Selasa, 16 Juni 2026 - 23:31

AKSI PENCURI UANG di Celengan Musala Disergap Warga Sungai Andai

Berita Terbaru

Tim SAR gabungan menyisir perairan di lokasi kecelakaan kapal untuk mencari korban hilang di perairan Desa Labuan Mas, Pulau Laut Selatan, Kabupaten Kotabaru, Kalimantan Selatan, Rabu (17/6/2026). (Foto: Kantor SAR Banjarmasin)

Kalsel

TABRAKAN KAPAL: Lima Selamat dan Satu Hilang

Rabu, 17 Jun 2026 - 21:48

Tersangka dugaan tindak pidana korupsi tata kelola program Makan Bergizi Gratis (MBG) pada Badan Gizi Nasional (BGN) Sony Sonjaya (tengah) berjalan memasuki mobil tahanan di Kejaksaan Agung, Jakarta, Rabu (3/6/2026). (Foto: Antara/M Risyal Hidayat)

Hukum

KASUS MBG: Besok, Sony Sonjaya Diperiksa Kejagung

Rabu, 17 Jun 2026 - 21:41

Kepala Bakom RI Muhammad Qodari (kiri) dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu (17/6/2026). (Foto: Antara/Genta Tenri M)

Nasional

DISIAPKAN Stimulus Tarif Transportasi Semester II 2026

Rabu, 17 Jun 2026 - 21:31

Timnas Argentina di Piala Dunia 2026. (Foto: dpa/picture alliance via Getty I/picture alliance)

Internasional

PIALA DUNIA 2026: Hasil dan Klasemen Usai Match ke-20

Rabu, 17 Jun 2026 - 21:24

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca