AJANG LOMBA Madihin dan Hadrah Digelar Polda Kalsel, Salurkan Bakat Seni Personel dan Masyarakat Umum

- Penulis

Rabu, 17 Juni 2026 - 15:07 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto ilustrasi

Foto ilustrasi

SuarIndonesia -Ajang lomba Madihin dan Hadrah digelar jajaran Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan (Polda Kalsel) untuk salurkan bakat seni bagi personel maupun masyarakat umum.

Pentas seni islami ini dari keterangan, Rabu  (17/6/2026) digelar kaitan dalam rangka HUT Bhayangkara ke-80 Tahun 2026.

“Ya, panitia mengadakan dalam rangka rangkaian kegiatan pembinaan tradisi peringatan Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026,” kata Kabid Humas Polda Kalsel, Kombes Pol Adam Erwindi, SIK, MH.Hal nenada disampaikan pula Ketua Seksi Lomba, Kombes Pol Hery Purnomo, SIK  (Kabid Propam)  dan Kasubbid Provos Bid Propam AKBP Zaenal Arifien, SH, M.Ag.

Gelaran mengusung tema “Polri untuk masyarakat. Junjung kearifan lokal dengan dengan lomba budaya Kalimantan Selatan. Ganda terdepan penjaga citra Polri, Benteng  terahr pencari keadilan”

Disebut untuk tempat penyelenggaraan, yakni Minggu  21 Juni 2026 mulai  pukul : 07.00 di lapangan Murjani, Kota Banjarbaru.

Untuk pelaksanaan pertama lomba Madihin dengan 37 peserta dari Polri 15 personel. Sedangkan peserta dari masyarakat 22.

Lomba Hadrah, total peserta sebanyak 17 grup terdiri dari Polri empat grup dan dari masyarakat  13 grup.

Sedangkan dewan juri berasal dari Akademisi Universitas Lambung Mangkurat,  Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalsel/Kota Banjarbaru, tokoh kesenian masyarakat.

Baca Juga :   APRESIASI Kinerja Polda, Siap Dukung Program Kamtibmas

“Untuk hadiah berupaya piala, piagam penghargaan, uang pembinaan. Peserta diharuskan menggenakan baju Sasirangan dan Topi Banjar Laung,” tambah Kabid Humas Polda Kalsel.

Diketahui Madihin adalah kesenian adat Kalimantan Selatan berupa genre puisi yang biasanya berisi nasihat atau hanya sekedar ke-lucu-an dari suku Banjar.

Madihin adalah seni sastra tutur tradisional dan syair berirama khas suku Banjar di Kalimantan Selatan yang mengandalkan kemahiran berpantun.

Sedangkan Hadrah Banjar adalah seni musik rebana bernapaskan Islam yang memadukan tabuhan alat musik dan vokal puji-pujian atau selawat. Keduanya berfungsi sebagai sarana dakwah, nasihat, dan hiburan masyarakat.

Sejarah lahir kesenian ini seiring masuknya Islam ke Kerajaan Banjar pada 1526. Kesenian ini awalnya adalah hiburan istana yang kemudian berkembang pesat dari daerah Hulu Sungai (seperti Kandangan dan Barabai). (ZI)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

UPDATE 16 Jenazah Kembali Teridentifikasi, Total Korban Meninggal 71 dan 64 Lainnya Proses Pencarian
TIM DVI Polda Kalsel Berhasil Identifikasi 16 korban KMP Virgo Transport 8
DUA Helikopter Dikerahkan Cari 68 Korban KM Virgo di Laut Jawa
DITEMUKAN LAGI Lima Korban KM Virgo Transport 8, Dievakuasi ke Banjarmasin
BKPSDM Balangan Perkuat Pembinaan BerAKHLAK Berbasis Spiritual
WABUP Balangan Minta BPD Aktif Kawal Pemerintahan dan Aspirasi Masyarakat
SEORANG PEREMPUAN Ditemukan Tak Bernyawa Dalam Kamar
API BERKOBAR di Jalan Bali Ludeskan Tiga Rumah dan Dua Anggota BPK Kesetrum

Berita Terkait

Minggu, 27 September 2026 - 16:22

DILAPORKAN KE POLISI Sengketa Warisan dan Sorot Persoalan Administrasi Proses Penerbitan Dokumen

Jumat, 25 September 2026 - 22:28

23.556 HA Hutan Konservasi Tahura Bukit Soeharto Dikuasai Ilegal

Senin, 21 September 2026 - 19:54

15 RUU Kabupaten/Kota di Kalimantan Dibawa ke Paripurna DPR

Jumat, 18 September 2026 - 21:03

KEJAGUNG Kawal Tiga Proyek Jalan IKN

Kamis, 17 September 2026 - 21:50

3 TERSANGKA Karhutla Terancam Bui 10 Tahun

Rabu, 16 September 2026 - 20:59

KUALITAS Udara Samarinda Memburuk Masuk Kategori ‘Sangat tidak Sehat’

Selasa, 15 September 2026 - 21:18

KN SAR Wisanggeni 2 Hari Ikut Pencarian Belum Temukan Korban Kapal Virgo Transport 8

Selasa, 15 September 2026 - 20:52

DIPANTAU Keberadaan Orang Utan di Jalan Poros Sangatta-Rantau Pulung

Berita Terbaru

Penangkapan tersangka kelima dalam perkara dugaan korupsi tata kelola komoditas nikel periode 2017–2020, MTP oleh Tim penyidik Direktorat Penyidikan pada Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus di Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah, Sabtu (26/9/2026).(Foto: HO-Kejagung)

Hukum

KASUS NIKEL: Kejagung Tahan Tersangka Kelima

Senin, 28 Sep 2026 - 21:06

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca