SuarIndonesia – Pemprov Kalsel mulai 3 sampai 7 November menggelar kegiatan turun ke desa (turdes) dengan tajuk pengendalian inflasi.
Turdes dengan jarak tempuh 600 kilometer ini akan masuk rekor MURI.
Turdes yang start di kantor Gubernur Kalsel di Banjarbaru dan finish di Kiram Park, Kabupaten Banjar, ini akan melintasi 10 kabupaten kota.
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kalsel, Faried Fakhmansyah, menjelaskan turdes ini sebagai upaya menyerap aspirasi masyarakat. Lalu untuk melihat sejauh mana pembangunan di desa.
“Melihat sejauh mana kekurangan dan kelebihan agar bagaimana nanti menjadi menentukan kesempurnaan dan kebijakan yang akan datang,” kata Faried, Rabu (2/11/2022).
Selain itu, pemprov juga akan memberikan bantuan langsung berupa sembako, bibit tanaman serta kebutuhan sosial lainnya. Faried berharap seluruh perangkat daerah yang terlibat, mampu menyukseskan kegiatan.
“Jadi, nanti juga akan ada bantuan kebutuhan pendidikan untuk pelajar SMA, lalu ada penanaman pohon, pembagian bibit tanaman, kebutuhan olahraga serta ada pasar rakyat,” imbuhnya.
Lebih jauh dijelaskan Sekdaprov Kalsel, Roy Rizali Anwar, turdes dalam rangka pengendalian inflasi ini selain meyapa masyarakat di tiap-tiap kabupaten.
“Seluruh kepala SKPD wajib ikut dalam kegiatan turdes, dengan tim masing-masing,” ujar Roy.(RW)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















