TIM BIRINMU Serahkan Klarifikasi ke Bawaslu, Usai ‘Bergerak’ Diperkarakan

- Penulis

Minggu, 1 November 2020 - 20:31 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia – Kasus dugaan pelanggaran pemilu yang menyeret pasangan calon (paslon) nomor urut 1 H Sahbirin Noor dan H Muhidin sebagai terlapor kini telah memasuki babak baru.

Kali ini, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) memanggil calon Gubernur Kalimantan Selatan, H Sahbirin Noor itu untuk datang dan dimintai klarifikasi, Minggu (1/11) siang.

Namun surat panggilan Bawaslu tersebut hanya diwakilkan dengan mendatangkan Tim Kuasa Hukum pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Kalsel, Sahbirin-Muhidin (BirinMU).

Koordinator Tim Kuasa Hukum sekaligus Juru Bicara Paslon BirinMu, DR H Saifudin SH MH, mengatakan, kedatangan mereka ini bertujuan guna mengklarifikasi dugaan pelanggaran pilkada yang dilaporkan Tim Kuasa Hukum Denny Indrayana – Difriadi.

“Paman Birin (sapaan akrab Sahbirin Noor) lagi menjalankan kampanye di pelosok desa di tengah masyarakat. Jadi beliau mengutus kami sebagai tim hukum untuk menyampaikan hal tersebut ke Bawaslu,” ucapnya pada awak media.

Pengacara ternama di Kalimantan Selatan ini mengaku, bahwa pihaknya telah menyerahkan dokumen yang berisikan berkas bahan klarifikasi kepada Bawaslu Kalsel soal laporan dugaan pelanggaran Pasal 71 ayat (3) UU Nomor 10 Tahun 2010 Tentang Pilkada yang dialamatkan kepada calon gubernur petahana Sahbirin Noor.

“Komisioner tadi menjelaskan bahwa mereka akan menerima dan mempertimbangkan dokumen yang kami bawa. Kemudian sudah ada tanda terima dan segera dipelajari,” jelasnya.

Untuk diketahui, pasal tersebut berisi peraturan yang mengikat gubernur atau wakil gubernur, bupati atau wakil bupati, dan wali kota atau wakil wali kota dilarang menggunakan kewenangan, program, dan kegiatan yang menguntungkan atau merugikan salah satu paslon baik di daerah sendiri maupun di daerah lain dalam waktu 6 bulan sebelum tanggal penetapan paslon sampai dengan penetapan paslon terpilih.

Baca Juga :   PLN Kerja Tanpa Henti Kembalikan Keadaan Kelistrikan Kalselteng

Terkait hal itu, ia mengaku sudah memahami substansi pelaporan yang dipakai oleh kandidat lawan Paman Birin di Pilgub Kalsel 2020 ini.

Menurutnya, pengunaan kata ‘Bergerak’ pada salah satu program Pemerintah Provinsi Kalsel dipermasalahkan dan diduga memuat unsur politik oleh pihak Denny Indrayana – Difriadi.

“Ada anggapan pemakaian kata ‘Bergerak’ dalam berbagai kegiatan Pemprov Kalimantan Selatan itu memanfaatkan jabatan atau kewenangan beliau untuk kepentingan yang merugikan orang lain,” bebernya.

Ia menegaskan pemakaian jargon ‘Bergerak’ ini tidak semestinya selalu dikaitkan dengan unsur politis. pasalnya siapa pun bisa mengucapkannya Sehingga pelapor harus cermat dalam menentukan duduk permasalahan.

Kendati kata ‘Bergerak’ sendiri melekat dengan sosok calon petahana ini. Namun bagi Saifuddin sendiri hal itu hanya untuk memotivasi dalam rangka perubahan di masyarakat.

“Kalau ada kepala dinas memakai kata bergerak dalam kegiatan, tanya saja dulu pada yang bersangkutan apakah Paman Birin pernah memerintahkan kepala dinas untuk memakai kata itu,” tandasnya. (SU)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

BURUH BANGUNAN TEWAS, Tubuhnya Ditemukan Dalam Air di Bawah Proyek Padel
HUJAN TURUN, Paman Birin Ajak Peserta Pra Kongres KBB ll Sadunia Sujud Syukur
PERSONEL KPL Banjarmasin Mengurai Kepadatan Kendaraan, Keselamatan sebagai Prioritas
UTAMAKAN Tindakan Preemtif dan Preventif pada Operasi Patuh Intan 2026
SUJUD SYUKUR Relawan Karhutla saat Hujan di Martapura
KAPOLDA KALSEL, Gagas Forum Rektor dan “Crisis Center” Atasi Karhutla, Ciptakan Kamtibmas hingga Mendukung Pendidikan Unggul
SINERGI KAMTIBMAS Forkopimda Kalsel bersama Para Pimpinan Perguruan Tinggi, Begini Penekanan Kapolda
KONTEN KREATOR Bobon Santoso, Aksi Sosial “Kuali Merah Putih” untuk Relawan Karhutla di Kalsel dan Salurkan Bantuan Presiden

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 13:25

HUJAN TURUN, Paman Birin Ajak Peserta Pra Kongres KBB ll Sadunia Sujud Syukur

Selasa, 27 Oktober 2026 - 13:13

POLISI Peduli Pendidikan, Tanamkan Keberanian dan Cegah Bullying

Selasa, 27 Oktober 2026 - 13:06

PERSONEL KPL Banjarmasin Mengurai Kepadatan Kendaraan, Keselamatan sebagai Prioritas

Senin, 26 Oktober 2026 - 21:59

UTAMAKAN Tindakan Preemtif dan Preventif pada Operasi Patuh Intan 2026

Senin, 26 Oktober 2026 - 21:46

SUJUD SYUKUR Relawan Karhutla saat Hujan di Martapura

Senin, 26 Oktober 2026 - 19:19

KAPOLDA KALSEL, Gagas Forum Rektor dan “Crisis Center” Atasi Karhutla, Ciptakan Kamtibmas hingga Mendukung Pendidikan Unggul

Senin, 26 Oktober 2026 - 19:04

SINERGI KAMTIBMAS Forkopimda Kalsel bersama Para Pimpinan Perguruan Tinggi, Begini Penekanan Kapolda

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:10

KONTEN KREATOR Bobon Santoso, Aksi Sosial “Kuali Merah Putih” untuk Relawan Karhutla di Kalsel dan Salurkan Bantuan Presiden

Berita Terbaru

Nina (43), perempuan yang tergabung dalam Srikandi BPBD Samarinda. (Foto: dokumentasi pribadi)

Kaltim

NINA, Berjibaku Padamkan Karhutla

Selasa, 27 Okt 2026 - 21:18

Suasana penyaluran bantuan Presiden kepada warga terdampak asap karhutla di Kuala Kurun, Selasa (27/10/2026). (Foto: Antara/Chandra)

Kalteng

BANPRES untuk Warga Gumas Terdampak Karhutla

Selasa, 27 Okt 2026 - 19:49

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti. (Foto: Istimewa)

Nasional

MENDIKDASMEN: Tidak Ada PHK Guru non-ASN

Selasa, 27 Okt 2026 - 19:44

Foto ilustrasi yang menggambarkan suasana persiapan penyaluran BSU 2027 di lingkungan kementerian. (Foto: SI/UT/Gemini.Ai)

Ekonomi

PENYALURAN BSU 2027 Masih Disiapkan

Selasa, 27 Okt 2026 - 19:37

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca